<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-3746622095216415652</id><updated>2012-01-23T22:37:01.248-08:00</updated><category term='.'/><category term='i'/><title type='text'>CATATAN RINGAN TENIS INDONESIA</title><subtitle type='html'>Sayang Tak Dibaca, Dibuangpun Sayang</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://afraturandang.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://afraturandang.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>AFR</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01220833789333873360</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_c_SIwpZEocc/SpDkPpX0atI/AAAAAAAAA6k/YMmKv46V-rU/S220/foto+AFR+di+P+Raya.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>1274</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3746622095216415652.post-2514761704060813628</id><published>2012-01-23T21:37:00.000-08:00</published><updated>2012-01-23T22:37:01.296-08:00</updated><title type='text'>Masuknya SMS selama di Solo</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Solo, 23 Januari 201&lt;/span&gt;2.&lt;span style="font-style:italic;"&gt; Membuat suatu aturan baru belum tentu bisa dipahami oleh masyarakat. Kenapa bisa demikian? Karena sudah merupakan kebiasaan lama sehingga ada keinginan untuk ditawar dulu. &lt;br /&gt;Dalam pelaksanaan Turnamen RemajaTenis yang merupakan gagasan saya selama ini dijalankan oleh tim sendiri, saya sering menerima SMS yang menanyakan ataupun mengusulkan sebagai pendapat pribadinya. Tetapi ada juga yang kurang mau terima aturan yang dibuat tersebut.&lt;br /&gt;Selama ini diturnamen nasional yunior, dilakukan sign-in dan entry fee dibayar saat sign-in, yang biasanya dilakukan sehari sebelumnya.&lt;br /&gt;Perubahan yang saya lakukan di turnamen RemajaTenis, adalah tidak ada sign-in karena pendaftaran melalui email atau SMS. Penutupan pendaftaran sudah dilakukan beberapa hari sebelumnya dan diwajibkan entry fee ditransfer langsung memalui bank.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sewaktu pelaksanaan RemajaTenis Solo-1 tahun 2012 tanggal 20-22 Januari 2012 di lapangan tenis Manahan Solo, saya menerima SMS yang mempertanyakan masalah perubahan tersbut.&lt;br /&gt;Ada yang mengatakan, kalau bisa dengan jalan mulus kenapa musti jalan yang berbelit belit. Dipakailah contoh turnamen yang baru dilaksnakan minggu sebalumnya di Magelang. Dikatakan pesertanya lebih banyak dibandingkan peserta RemajaTenis di Solo.&lt;br /&gt;Sayapun memberikan jawaban dengan baik, yaitu kalau RemajaTenis itu merupakan dibuat agar bisa dipakai sebagai solusi terhadap pelaksanaan turnamen nasional yunior lainnya dimana sering kurang lancar dihari pertama akibat sistemnya tidak dirubah. "Konsep RemajaTenis itu dibuat lebi efisien dan efektip dibandingkan turnamen sebelumnya. Sebagai contoh peserta tidak perlu datang sehari sebelum turnamen, karena akan makan beaya besar seperti akomodasi dan konsumsinya. Kalau RemajaTenis sudah bisa diikuti diinternet melalui www.remajatenis.blogspot.com.". Tapi hebatnya dapat jawaban kalau dia di Solo tidak diperlukan beaya akomodasi karena tingalnya dekat Solo. Sayapun menjawab SMS tersebut dengan menyebutkan kalau saya tidak memikirkan hanya satu orang tetapi seluruh peserta punya kepentingan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada lagi SMS lainnya menyebutkan masalah entry fee Rp. 200.000 tanpa kaos sedangkan turnamen lainnya hanya Rp. 150.000 dan mendapatkan kaos sebagai sovenir. Masalah kaos merupakan pertanyaan menarik yang saya sering terima selama pelaksanaan RemajaTenis. Memang diawal pelaksanaan RemajaTenis sering disediaka kaos untuk peserta dengan tujuan promosi turnamennya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjawab turnamen tersebut saya cukup katakan kalau saya juga heran turnamen dengan Rp. 150.000 plus kaos hanya mampu setahun sekali sedangkan RemajaTenis (entry fee Rp. 200.000 tanpa kaos) mampu selenggarakan 18 kali selama tahun 2011. Setelah itu tidak ada tanggapan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelaksanaan RemajaTenis di Solo diselingi oleh turunnya hujan. Sehingga saya menerima SMS dari orang yang tidak saya kenal karena belum terdaftar dalam tilpon genggam saya. SMSnya itu seharusnya datang dari peserta luar kota tetapi ini kalau melihat nomor flexinya itu nomor kota Solo. Disebutkan kesan dia pelaksana RemajaTenis menunjukkan tidak profesional. Kasian peserta anak2 menunggu terlalu lama, padahal sudah ada order of play yang diumumkan melalui internet, sehingga menurut saya tidak tungu dari pagi sedangkan jadwalnya sore. Kemudian dari nomor yang sama kirim lagi sms yang menyatakan AFR tidak mampu melobi pemili lapangan karena lapangan ternyata masih ada pelanggan sehingga tidak bisa digunakan. Tidak tahu kalau memang RemajaTenis mengajukan permintaan penggunaan lapangan itu mulai pukul 10.00 karena menghindar dari pemakai lapangan.&lt;br /&gt;Anehnya sewaktu saya tanya siapa namanya, tidak dijawabnya padahal saya ingin berkenalan dan menyampaikan soal RemajaTenis dengan konsepnya.&lt;br /&gt;Sayapun langsung menjawab kalau saya memang tidak mampu melobi pengelola lapangan dan minta tolong kalau dia bisa bantu saya.Dan tidak dijawabnya. Begitu juga sewaktu uturun hujan , dia sibuk SMS saya untuk cepat bertindak jangan biarkan atlet menunggu . Padahal saya sudah siapkan lapangan indoor untuk digunakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut saya sendiri kalau hujan tidak perlu panik, karena turnamen masih bisa dilaksanakan dengan penambahan sehari alias ditunda sehari. Inipun disampaikan oleh Referee kepada saya masalah turunnya hujan. Sayapun katakan kita harus jalankan sesuai aturannya. Begitu pula ada orangtua seaktu bertanya masalah penyelesaian pertandingan karena hujan. Jawaban saya cukup katakan ditunda sehari, apalagi hari Senin 23 Januari 2012 hari libur.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3746622095216415652-2514761704060813628?l=afraturandang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://afraturandang.blogspot.com/feeds/2514761704060813628/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3746622095216415652&amp;postID=2514761704060813628' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/2514761704060813628'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/2514761704060813628'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://afraturandang.blogspot.com/2012/01/masuknya-sms-selama-di-solo.html' title='Masuknya SMS selama di Solo'/><author><name>AFR</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01220833789333873360</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_c_SIwpZEocc/SpDkPpX0atI/AAAAAAAAA6k/YMmKv46V-rU/S220/foto+AFR+di+P+Raya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3746622095216415652.post-2929096544486056389</id><published>2012-01-14T23:55:00.000-08:00</published><updated>2012-01-15T00:15:54.549-08:00</updated><title type='text'>Kasus Catut Umur Muncul lagi</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jakarta, 14 Januari 2012.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Saya paling sering terima masukan dari masyarakat tenis yang datang dari berbagai kota. Keluhan itu terhadap kejadian kejadian disekitar turnamen maupun kebijakan Pelti yang kurang mengena dihati mereka.&lt;br /&gt;Tapi yang terbanyak adalah mengenai kejadian kejadian diturnamen. Baik yang mengenai kasus dugaan catut umur sampai yang terakhir ada informasi KTA Pelti yang diperlihatkan itu diragukan keasliannya. Tapi karena saya tidak berada diturnamen tersebut maka saya tidak bisa berbuat apa apa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sewaktu turnamen di Bandung diakhir tahun 2011, ada SMS masuk mengenai salah satu atlet putri asal dari Kudus (RF) yang dari postur tubuhnya tidak bisa dipercaya kalau masih masuk KU 10 tahun. Mulai dari pengakuan asal usulnya berbeda beda katanya.&lt;br /&gt;Kali ini diawal tahun di Magelang saya masih menerima sms dari masyarakat tenis di Jawa Tengah. Masalah KTA Pelti dari 2 atlit yang pernah kena skorsing dari PP Pelti karena terbukti catut umur.&lt;br /&gt;Ternyata atlet tersebut sudah dibuatkan KTA Pelti dimana saat itu belum ketahuan catut umur. Setelah ketahuan, PP Pelti lupa menarik KTA tersebut untuk diganti dengan KTA baru. Dikatakan pula orangtua atlit tersebut menunjukan KTA baru dengan tahun yang diperbaiki tetapi warna KTA tersebut agak berbeda, seperti sudah luntur. Timbul tanda tanya lagi, tapi karena saya tidak melihat bentuk nyatanya maka saya tidak bisa berkomentar.&lt;br /&gt;Kemudian ada lagi masukan terhadap atlet yang sama asal Kudus, dilaporkan yang bersangkutan sampai tidak tahan akhirnya mengundurkan diri, karena kuatir ketahuan, Tapi kalau memang sudah bertanding dan bisa dibuktikan kasus catut umur maka bisa saja kena sangsi seperti tahun 2011 lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah masih ada lagi kasus seperti ini ditahun 2012 ? Sayang ya kalau sampai masih ada. Memang saya katakan walaupun sudah ada KTA tetapi dalam perjalannnya terbuti aktenya palsu maka sangsi tetap akan kena.&lt;br /&gt;Oh ya, sewaktu saya ke Magelang bertemu dengan atlit DKI yang KTAnya sengaja saya simpan tidak dipublikasikan karena sewaktu keluar KTA nya dengan akte yang benar tetapi kemudian sewaktu mau ikut turnamen di Magelang dia menggunakan fotocopy akte baru alias pemutihan dimana dia mau main di KU 16 athun. Karena dia tidak tercatat ada KTA (padahal saya simpan) maka dia harus isi formulir KTA yang saya bawa. Langsung saya katakan kalau kami punya juga fotocopy akte berbeda. "Mana yang betul" tanya saya kepadanya. Diapun mencoba kalau dia itu tidak pernah punya akte yang saya maksud. Karena saya kasihan juga ini anak, maka saya hanya katakan kepadanya sebaiknya ikut KU 18 tahun saja karena umurnya sudah lewat. Kalau tidak tapi main di KU 16 tahun yang sebenarnya dia tidak berhak, maka akan kena hukuman. "Pilih mana?"&lt;br /&gt;Akhirnya dia takut juga dan karena sudah datang jauh jauh dari Jakarta ke Magelang kemudian tidak main maka dia sms saya kalau main di KU 18 tahun. &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3746622095216415652-2929096544486056389?l=afraturandang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://afraturandang.blogspot.com/feeds/2929096544486056389/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3746622095216415652&amp;postID=2929096544486056389' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/2929096544486056389'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/2929096544486056389'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://afraturandang.blogspot.com/2012/01/kasus-catut-umur-muncul-lagi.html' title='Kasus Catut Umur Muncul lagi'/><author><name>AFR</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01220833789333873360</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_c_SIwpZEocc/SpDkPpX0atI/AAAAAAAAA6k/YMmKv46V-rU/S220/foto+AFR+di+P+Raya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3746622095216415652.post-6455822943840867344</id><published>2012-01-10T01:03:00.000-08:00</published><updated>2012-01-10T01:57:31.064-08:00</updated><title type='text'>Awal Tahun Terima ancaman</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jakarta, 9 Januari 2012.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Hari Senin 8 januari 2011 saya terima SMS dari rekan di Bandung. Isinya cukup mengkagetkan karena diluar dugaan. Intinya adalah melarang saya selenggarakan satu penataran pelatih yang sudah 2 tahun saya selenggarakan di Jakarta.&lt;br /&gt;Ini baru kejutan karena tidak sesuai dengan keinginan semua pihak. Tapi karena ini wewenang dari salah satu badan di PP Pelti maka saya bisa terimanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak pihak merasa cara itu tidak benar karena selama ini badan yang dipimpinnya itu tidak lakukan kegiatan penataran pelatih tersebut sedangkan saya setiap tahun sudah selenggarakan penataran tersebut. Pernah juga dua tahu lalu saya melihat mereka lakukan penataran di Jakarta dengan mendapatkan sponsor tetapi yang mengikutinya tidak banyak bahkan setengah dari apa yag saya kerjakan dimana saya bisa menolak pendaftar yang terlambat mendaftar. Bisa dibayangkan bisa menolak pesertanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi yang hebatnya setelah saya balas SMS tesebut dengan menyampaikan kalau sudah saya promosikan dan sudah ada yang mendaftar, maka dijawabnya tidak boleh. Kemudian lebih gila lagi saya terima telpon dimana ada ancaman kepada saya kalau tetap saya laksanakan. Tetapi karena saya ingat ini tahun akhir dari kepengurusan PP Pelti (tepatnya Nopember 2012) maka saya ikuti saja apa keinginan Ketua Umum PP Pelti agar kita tidak ribut ribut. Jadi lebih baik mengalah saja.&lt;br /&gt;Ada beberapa alasan yang diberikan kepada saya dalam percakapan telpon disebutkan saya tidak pernah buat surat permintaan selama ini kalau mau buat penataran tersbut. Waduh, ini kesalahan besar kalau betul saya tidak pernah buat surat. Karena selama inis aya tetap melalui prosedur resmi, mengajukan permintaan penataran tersebut dan bahkan dijawab dengan sebutkan nama Tutornya. Apa perlu dibantah, saya kira tidak perlu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi kalau saya ingat ancaman tersebut hati saya panas juga karena saya tahu banyak kelemahan atau kecurangan dia selama ini. "Biarkan sajalah."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya teringat lagi sewaktu malam apresiasi tenis Indonesia , sempat ketemu dan dia diserang oleh rekan saya yang mengatakan seharusnya dia itu berterima kasih karena saya buat tanpa minta uang sepeserpun dari dia. Kenapa saya diwajibkan harus bayar yang besarnya cukup lumayan yaitu Rp. 3 juta. Dengan alasan beaya fotocopy satu buku terjemahan seharga Rp. 100 ribu. Saya berpikir dia yangbikin fotocopynya dan saya terima beres, ternyata terbalik dimana saya yang gandakan materi tersebut dan saya harus bayar lagi. Ini memang edan. Tapi bergitulah kalau bepikiran selaku PENGUASA...&lt;br /&gt;Ada sedikit atau banyak hardfeeling kepada saya karena saya menungak bayarRp 3 juta kepada nya selama beberapa bulan. Setelah SEA Games baru saya lunasin karena ternyata dia tidak mau keluarkan seritifikat bagi yang lulus karena saya menunggak. Ha ha ha....&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3746622095216415652-6455822943840867344?l=afraturandang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://afraturandang.blogspot.com/feeds/6455822943840867344/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3746622095216415652&amp;postID=6455822943840867344' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/6455822943840867344'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/6455822943840867344'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://afraturandang.blogspot.com/2012/01/awal-tahun-terima-ancaman.html' title='Awal Tahun Terima ancaman'/><author><name>AFR</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01220833789333873360</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_c_SIwpZEocc/SpDkPpX0atI/AAAAAAAAA6k/YMmKv46V-rU/S220/foto+AFR+di+P+Raya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3746622095216415652.post-7876076918772096774</id><published>2012-01-09T01:37:00.000-08:00</published><updated>2012-01-09T02:08:06.147-08:00</updated><title type='text'>Jalan jalan ke Magelang</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jakarta, 9 Januari 2012&lt;/span&gt;. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Ketika berkunjung ke Magelang kemarin (8 /01) atas inisiatip sendiri saya menyempatkan diri melihat suasana persiapan turnamen New Armada di Magelng. Sayapun berniat melihat sendiri kendala kendala yang akan dialami penyelenggara sehubungan dengan keinginan PP Pelti menertibkan penyelenggara Turnamen didalam menjalankan ketentuan TDP yang dibuat sendiri. Salah satu masalah yang sedang hangat adalah masalah Kartu Tanda Anggota (KTA) Pelti yang sudah jelas merupakan persyaratan peserta Turnamen Diakui Pelti. Ketentuan ini sudah lama dberlakukan tetapi dalam perjalanannya tidak diperhatikan oleh pelaksana Turnamen termasuk petugas yang ditunjuk oleh PP Pelti yaitu Referee.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sewaktu berada di Magelang di lapangan indoor New Armada saya menyempatkan diri berbincang dengan Referee masalah KTA yang harus dimiliki oleh peserta Turnamen. Hal ini sebelumnya sudah saya sebar luaskan kepada petugas Referee melalui IT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang saya kaget jawaban dari petugas Referee yang ditunjuk oleh PP Pelti ketika saya beritahukan bahwa PP Pelti tidak main main lagi karena tahun 2012 akan ditertibkan turnamen turnamen yang tidak jalankan ketentuan TDP tersebut. Jawaban yang diberikan kesannya sangat sulit dijalankan. Saya melihat hal ini merupakan kendala aturan bisa berjalan bukan datang dari pihak luar tetapi dari pihak petugas yang ditunjuk oleh PP Pelti sendiri. Ini yang harus diamankan. Langsung saya katakan kepadanya, jika tidak dijalankan maka yang akan ditindak petugas Refereenya. Dengan nada yang agak keras. Tetapi saya harus beri contoh kepada mereka cara memecahkan masalahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sudah siap dengan blanko Formulir Kartu Tanda Anggota Pelti dan juga nomor KTA Pelti sehingga saat itu juga yang belum punya KTA bisa diurus dan boleh ikut pertandingan. Ternyata saya bisa kumpulkan 50 peserta baru untuk buat KTA Pelti.&lt;br /&gt;Padahal persyaratannya cukup ringan yaitu isi formulir KTA dan bawa fotocopy Akte Kelahiran dan pasfoto.&lt;br /&gt;Kebetulan ada satu peserta yang mendaftarkan atau sign-in untuk petenis dari Purwokerto yang belum hadir tetapi sudah membayar. " Ini anaknya masih di Purwokerto Pa. Saya tidak bawa fotocopy Akte Kelahiran dan pasfotonya." ujarnya seolah olah minta kebijaksanaan saya agar bisa ikut serta. Tapi kalau seperti ini dibiarkan maka tidak akan tuntas permasalahannya. Langsung saya sampaikan saat ini bahwa tidak ada halangan masalah komunikasi. " Biarpun dia dari Papua bisa kirim dengan fax fotocopy akte tersebut dan pasfoto kirim dengan email, langsung sampai. Apa masalahnya lagi? Kalau tidak maka tidak bisa ikut walaupun sudah bayar entry fee."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu juga ada yang katakan anaknya ada dhotel, maka sayapun suruh hara dilengkapi persyaratan peserta tersebut. Sayapun sampaikan kepada salah satu panitia masalah ini sudah merupakan keharusan penyelenggara menjalankan aturan yang sudah baku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sendiri datang dari jam 12.00 sampai jam 18.00 duduk membantu masalah KTA tersebut dan setelah itu kembali ke Jogjakarta karena besok pagi2 jam 06.10 sudah kembali ke Jakarta. Banyak juga rekan2 kaget cepat sekali kembali ke Jakarta. Ada yang bertanya, untuk apa saya datang." Untuk jalan jalan saja ke Magelang."&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3746622095216415652-7876076918772096774?l=afraturandang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://afraturandang.blogspot.com/feeds/7876076918772096774/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3746622095216415652&amp;postID=7876076918772096774' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/7876076918772096774'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/7876076918772096774'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://afraturandang.blogspot.com/2012/01/jalan-jalan-ke-magelang.html' title='Jalan jalan ke Magelang'/><author><name>AFR</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01220833789333873360</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_c_SIwpZEocc/SpDkPpX0atI/AAAAAAAAA6k/YMmKv46V-rU/S220/foto+AFR+di+P+Raya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3746622095216415652.post-4539687775293558462</id><published>2012-01-07T06:49:00.000-08:00</published><updated>2012-01-07T07:05:58.305-08:00</updated><title type='text'>"Targetnya ikut seleksi atau prestasi "</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jakarta, 7 Januari 2012&lt;/span&gt;. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Seringkali mendengar ketidak puasan orangtua atas keputusan Pelti dalam memilih atlet yang ikut seleksi nasional yunior. Dan biasanya yang suka ribut adalah orangtua yang anaknya di peringkat diatas 8 besar karena selama ini biasanya dipilih seleksi nasional 8 atau 10 atlet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baru baru ini ada atlet yang anaknya waktu itu di PNP bulan Nopember 2011 di peringkat 5 KU 14 tahun. Karena merasa aman maka turnamen selanjutnya ikut di KU 16 tahun. Dan hasilnya di KU 16 tahun kurang berhasil maka peringkat di KU 16 tahun tidak ada artinya. Dan lucunya sewaktu diumumkan peringkat Desember 2011 anak tersebut turun bukan di nomor 5 lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kalau saya tahu saya mainkan dikelompok 14 tahun saja biar perinkatnya bisa bertahan." ujarnya. Alasannya waktu itu ikut dikelompok umur diatasnya adalah untuk prestasi. &lt;br /&gt;Sayapun sering ditanya orangtua masalah seperti ini. Dan sayapun sering katakan jika kejar prestasi maka matangkan dulu dikelompok umurnya dulu. Jika belum pernah jadi juara jangan dulu naik kekelompok diatasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, kalau targetnya adalah ikut seleksi ditahun berikutnya maka orangtua atau seharusnya pelatih yang lakukan. Maka matangkan dulu dikelompok umurnya sampai jadi nomor satu, baru kedudukan aman. Untuk kejar prestasi bisa diselang seling ikut kelompok umurnya. Tergantung kategori turnamennya. Kalau sudah sanggup juara diturnamen yang kategorinya tinggi maka so pasti peringkatnya anak diatas sekali atau nomor satu Setelah itu baru ikuti kelompok umur diatasnya untuk turnamen yang kelasnya masih rendah. Tetapi yang saya sering dengar orangtua membanggakan kalau anaknya bisa sampai semifinal doang, bukannya seharusnya banggakan keluar sebagai juara. Itu baru juara sejati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sewaktu ada orangtua yang sampaikan masalah itu maka saya berkesimpulan kalau orangtua tersebut belum mempunyai strategi menghadapi targetnya sendiri. Tapi ada juga orangtua yang anaknya dipilih dikelompok umurnya menolak karena sudah menganggap bisa berprestasi dikelompok umur diatasnya, dan ini dibuktikan. Nah seperti ini yang kita cari.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3746622095216415652-4539687775293558462?l=afraturandang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://afraturandang.blogspot.com/feeds/4539687775293558462/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3746622095216415652&amp;postID=4539687775293558462' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/4539687775293558462'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/4539687775293558462'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://afraturandang.blogspot.com/2012/01/targetnya-ikut-seleksi-atau-prestasi.html' title='&quot;Targetnya ikut seleksi atau prestasi &quot;'/><author><name>AFR</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01220833789333873360</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_c_SIwpZEocc/SpDkPpX0atI/AAAAAAAAA6k/YMmKv46V-rU/S220/foto+AFR+di+P+Raya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3746622095216415652.post-4270427720012153198</id><published>2012-01-07T06:22:00.000-08:00</published><updated>2012-01-07T06:49:47.218-08:00</updated><title type='text'>"Kalau mau jadi Nomor Satu"</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jakarta, 7 Januari 2012.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style:italic;"&gt;"Kalau mau terpilih jadilah nomor satu" ujar mantan petenis nomor satu Indonesia Andrian Raturandang ketika mendengar dan melihat ada orangtua petenis yang sedikit bersitegang dengan rekan penangggung jawab seleknas yunior Christian Budiman. Memang pagi itu rekan saya ini mendapat tamu orangtua dan juga pelatih kekantor Pelti di senayan. Melihat suasana agak tegang sayapun langsung mengajak mereka untuk berbincang didalam ruangan rapat karena akan mengganggu kerja karyawan PP Pelti. Padahal pengumuman nominasi seleknas belum diedarkan tetapi entah bagaimana orangtua dan pelatih ini kebetulan datang kesekretariat melihat kesibukan rekan saya dan melihat daftar nama yang mau dipilih ikut seleksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama ini sering terjadi suasana tidak sedap akibat rencana seleksi nasional yunior yang terjadi setiap tahun dibulan Januari. Tetapi semua itu akhirnya tidak berlanjut karena seleksi berjalan seperti biasa. Memang selama ini pengamatan saya yang selalu ribut orangtua dari petenis yang masuk dalam urutan diatas 9. Tetapi tanpa disadari juga kalau nantinya hanya 3 yang dipilih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar apa yang disampaikan oleh Andrian itu sangat betul, karena kalau petenis masih dinomor tiga atau empat dan apalagi diatas nomor 8 maka kemungkinan terpilih sangat kecil. Jadi menjadi nomor satu itu yang paling betul. Tidak pernah terjadi yang peringkat nomor satu tidak terpilih waktu seleknas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayapun teringat apa yang pernah terjadi dengan Andrian Raturandang sewaktu belum masuk tim Davis Cup Indonesia. Waktu itu masa Ketua Umum PB Pelti Tanri Abeng, kebetulan saya duduk sebagai wakil ketua bidang luar negeri PB Pelti, ikut rapat PB Pelti. Hadir semua pengurus harian. Saat itu dibicarakan pemilihan tim nasional untuk dipersiapkan dalam tim Davis Cup Indonesia. Akan dilaksanakan seleksi nasional. Saya hanya mendengar ada yang Pro dan ada juga yang KONTRA. Ini sangat lumrah sekali.&lt;br /&gt;Saat itu saya duduk disamping Ketua Bidang Pembinaan Senior Sujiono Timan.&lt;br /&gt;"Ini ada om nya Andrian." ujarnya sambil menunjuk saya disampingnya. " Menurut you bagaimana ? " ujarnya. Saat itu saya tidak berpihak kepada keponakan sendiri yang seharusnya saya lakukan sebagai pamannya. " Kalau Andrian layak masuk harap diterima tetapi jika dianggap tidak layak jangan diterima." ujar saya didepan pengurus teras Pelti saat itu. &lt;br /&gt;Ketika hal itu saya kemukakan kepada ayahnya Andrian yang juga adik kandung saya, maka adik saya jadi marah. " Kamu tidak tolong saudara sendiri." ujarnya. Tetapi saya dengan enteng katakan kepadanya. " Tunjukkan dulu jadi nomor satu, jangan harapkan fasilitas dari saya." jawaban saya saat itu.&lt;br /&gt;Setelah itu Andrian harus berjuang dengan kekuatan sendiri sehingga bisa masuk tim Davis Cup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian saya mendengar dari orangtua atlet tersebut yang masih bersitegang dengan rekan saya di Pelti. "Saya jamin jika anak saya ikut seleknas bisa nomor tiga. kalau tidak saya mundur dari tenis." ujarnya dengan sedikit emosi karena dia juga berprofesi sebagai pelatih. Mendengar ungkapannya, sayapun dalam hati mengatakan siapa yang bisa menjamin kecuali Tuhan. Nah, kalau gagal maka apa dia konsukuen mundur dari tenis? Tentunya pertenisan kita juga rugi dong. "Kok bangga ya katakan masuk nomor 3, seharusnya katakan nomor satu lah"&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3746622095216415652-4270427720012153198?l=afraturandang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://afraturandang.blogspot.com/feeds/4270427720012153198/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3746622095216415652&amp;postID=4270427720012153198' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/4270427720012153198'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/4270427720012153198'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://afraturandang.blogspot.com/2012/01/kalau-mau-jadi-nomor-satu.html' title='&quot;Kalau mau jadi Nomor Satu&quot;'/><author><name>AFR</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01220833789333873360</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_c_SIwpZEocc/SpDkPpX0atI/AAAAAAAAA6k/YMmKv46V-rU/S220/foto+AFR+di+P+Raya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3746622095216415652.post-856088310137445471</id><published>2012-01-05T21:01:00.001-08:00</published><updated>2012-01-05T21:25:07.857-08:00</updated><title type='text'>Timbul kesan PNP itu Peringkat RemajaTenis</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;RemajaTenis, 5 Januari 2012&lt;/span&gt;. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Keluhan lainnya adalah muncul ada kesan Peringkat Nasional Pelti atau PNP itu adalah peringkatnya RemajaTenis. Ini disampaikan rekan salah satu wakil ketua diinduk organisasi Pelti. Masalah ini sebenarnya sudah lama juga saya terima dari masyarakat yang secara tidak langsung disampaikan kepada saya. Mungkin segan menyampaikannya sehingga ada keseganan memberikan masukan kepada saya langsung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langsung saya katakan, kalau itu wajar wajar saja kesan tersebut muncul. Karena perubahan cara perhitungan PNP dilakukan mulai awal tahun 2011 dibandingkan PNP tahun 2010. Bedanya adalah PNP sebelumnya itu ada 2 macam yaitu PNP Tunggal dan PNP Ganda. Sekarang meniru cara ITF sebagai induk organisasi tenis dunia, hanya ada satu peringkat yaitu hasil kombinasi hasil Tunggal dan Ganda. Tapi perhitungannya diganda tidak 100 % , dihitungnya 25 % saja. Jadi misalnya disuatu TDP dimana sebagai juara dihitung poin 100 maka untuk juara ganda dihitungnya 25. Dan akan ditambah dengan hasil dipertandingan tunggal maka didapatkan angka tersebut yang menentukan angka totalnya.&lt;br /&gt;Dan karena baru dimulai cara baru, maka semua hasil sebelumnya (th 2010) itu dihapus artinya mulai dari NOL. Disinilah masalah tersebut muncul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa bisa terjadi kesan tersebut, bagi saya tidak heran karena jumlah turnamen tahun 2010 kelompok yunior ada 30 TDP sedangkan TDP RemajaTenis ada 18 kali maka tidaklah heran dengan share lebih dari 50 % TDP yang ada maka muncullah kesan tersebut. Bisa dibayangkan setiap bulan ada RemajaTenis, maka akan masuklah hasil turnamen tersebut. Apakah ini jadi masalah sebenarnya ?&lt;br /&gt;Besar kecilnya angka di PNP ditentukan oleh Kategori TDP yang diberikan oleh PP Pelti. Sebagai TDP baru maka kategorinya paling rendah yaitu J-6. Kenaikan kategori itu nantinya setelah tahun berikutnya bisa dilakukan setelah dievaluasi hasilnya dengan melihat kualitas pesertanya. Nah, memang ada petenis yang mau ikut turnamen karena kategorinya lebih tinggi sehingga bisa dapatkan poin PNP lebih besar asal prestasinya bagus. Tapi kalau hanya sebagai 1st round looser akibat kemampuan prestasi masih rendah maka hasilnya juga tidak memadai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3746622095216415652-856088310137445471?l=afraturandang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://afraturandang.blogspot.com/feeds/856088310137445471/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3746622095216415652&amp;postID=856088310137445471' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/856088310137445471'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/856088310137445471'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://afraturandang.blogspot.com/2012/01/timbul-kesan-pnp-itu-peringkat.html' title='Timbul kesan PNP itu Peringkat RemajaTenis'/><author><name>AFR</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01220833789333873360</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_c_SIwpZEocc/SpDkPpX0atI/AAAAAAAAA6k/YMmKv46V-rU/S220/foto+AFR+di+P+Raya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3746622095216415652.post-5089075065374637664</id><published>2012-01-05T20:00:00.000-08:00</published><updated>2012-01-05T20:59:18.932-08:00</updated><title type='text'>Pro Kontra RemajaTenis diawal tahun 2012</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-EUqEu7_5_is/TwZ_iC1yd2I/AAAAAAAABRs/OzeS5T_fOKY/s1600/foto%2Bafr%2Bclosed%2Bup%2Bnatal%2B2009.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 133px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-EUqEu7_5_is/TwZ_iC1yd2I/AAAAAAAABRs/OzeS5T_fOKY/s200/foto%2Bafr%2Bclosed%2Bup%2Bnatal%2B2009.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5694379001711327074" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jakarta, 5 Januari 2012&lt;/span&gt;. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Pro dan kontra keberadaan turnamen RemajaTenis sudah bukan barang langka lagi bagi saya. Tetapi yang pro keberadaan RemajaTenis masih lebih banyak karena turnamen adalah salah satu kebutuhan petenis umumnya. Bagi yang kontra menurut saya hanya didasari oleh kecemburuan saja. Tapi dampak lain adalah kecemburuan terhadap tim RemajaTenis juga sudah mulai terlihat. Bisa dibayangkan saja tahun 2011 RemajaTenis bisa diselenggarakan 18 kali dan ditambah 2 turnamen diawaki oleh tim RemajaTenis. Mulai dari perwasitan termasuk referee nya sekalian.&lt;br /&gt;Memang tim RemajaTenis di bentuk agar bisa kompak dan sesuai dengan visi dan misi RemajaTenis sendiri. Kalau setiap pelaksana gonta ganti awaknya maka tentunya tidak bisa mengikuti visi dan misi RemajaTenis yang diciptakan seefisien dan se efektip mungkin. Ini yang perlu diketahui.&lt;br /&gt;Saya pernah mengeluh betapa capeknya mendidik tim RemajaTenis yang masih belum sepenuhnya bisa mengikuti pola saya yang saya pakai berdasarkan pengamatan saya disetiap pelaksanaan turnamen khususnya yunior. Kemudian disambut dengan ungkapan sebaiknya saya mencoba gunakan juga rekan lainnya sehingga bisa membedakan mana yang lebih bagus. Idea ini betul juga tetapi karena saya berkeinginan tim yang ada ini dibenahi dulu kemudian kita gunakan tenaga lainnya disuatu saat dimana saya masih berkeinginan diwaktu yang sama bisa selenggarakan di 2-3 tempat atau kota berbeda.&lt;br /&gt;Kenapa sulit mendidik mereka karena sepengetahuan saya mereka ini sudah cukup berpengalaman. Justru berpengalaman nini susah diuabh pola pikirnya. Merubaha kebiasaan lama sangat membutuhkan waktu, tetapi tekad saya tetap harus bisa walaupun harus sedikit keras atau sedikit tekanan agar mereka mengerti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini saya bertemu salah satu rekan di PP Pelti, disampaikan masalah keberadaan RemajaTenis yang dikatakan bertabrakan dengan turnamen New Armada. Sebenarnya dikatakan bertabrakan juga tidak karena RemajaTenis tanggal 6-8 Januari 2012 sedangkan New Armada di Magelang 9-15 Januari 2012. Hal ini dikatakan berdasarkan masukan dari masyarakat tenis yang kecewa dengan RemajaTenis yang dikatakan dibentrokan dengan New Armada. Ya, karena ini anggapan orang lain, maka bagi saya bukan masalah karena tujuan saya buat turnamen untuk beri kesempatan kepada petenis yang mau ikut. Nah, disini suatu saat atlet harus memilih sesuai kemampuan dan targetnya. &lt;br /&gt;Bahkan disampaikan seharusnya PP Pelti bisa mengatur jadwal turnamen sebaiknya dan jangan dibentrokkan dengan turnamen lainnya, apalagi saya selaku satu petinggi Pelti.&lt;br /&gt;Bagi saya jika memang Pelti tidak setuju dan mau menerima prinsip tersebut bagi saya bukan masalah. Karena saya punya pikiran disuatu saat dalam minggu yang sama akan bisa terjadi beberapa turnamen dengan tempat yang berbeda. Apalagi Indonesia ini ada 33 provinsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika buat turnamen disuatu kota, tujuan awalnya untuk petenis kota tersebut. Itu prioritasnya. Andaikan ada petenis luar kota tersebut yang mau ikut ya bisa saja , namanya Open Tournament atau Turnamen Diakui Pelti. Begitulah pandangan saya terhadap permasalahan turnamen. Justru saya sangat aktip promosikan disetiap kota adakan turnamen sehingga banyak keuntungan bagi petenis kota tersebut. Daripada keluar kota berapa beaya yang akan dikeluarkan. Jadi bisa lebih irit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harus saya akui tidak semua pihak bisa menerima pandangan seperti itu karena memakai kaca mata berbeda. Termasuk didalam kepengurusan Pelti baik tingkat pusat sekalipun.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3746622095216415652-5089075065374637664?l=afraturandang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://afraturandang.blogspot.com/feeds/5089075065374637664/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3746622095216415652&amp;postID=5089075065374637664' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/5089075065374637664'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/5089075065374637664'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://afraturandang.blogspot.com/2012/01/pro-kontra-remajatenis-diawal-tahun.html' title='Pro Kontra RemajaTenis diawal tahun 2012'/><author><name>AFR</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01220833789333873360</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_c_SIwpZEocc/SpDkPpX0atI/AAAAAAAAA6k/YMmKv46V-rU/S220/foto+AFR+di+P+Raya.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-EUqEu7_5_is/TwZ_iC1yd2I/AAAAAAAABRs/OzeS5T_fOKY/s72-c/foto%2Bafr%2Bclosed%2Bup%2Bnatal%2B2009.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3746622095216415652.post-275033603857523768</id><published>2012-01-02T08:53:00.000-08:00</published><updated>2012-01-02T09:17:57.061-08:00</updated><title type='text'>Masalah KTA Pelti di TDP Nasional</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jakarta, 2 Januari 2012&lt;/span&gt;. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Ada satu masalah yang sudah lama saya ketahui, yaitu masalah Kartu Tanda Anggota Pelti yang sudah dibuat aturannya disetiap turnamen nasional (TDP) pesertanya harus memiliki KTA Pelti. Ketentuan ini sudah lama ada, tetapi dalam pelaksanaannya sendiri belum selancar seperti yang dikehendaki PP Pelti.&lt;br /&gt;Saya menyadari sekali boleh dikatakan tidak semua pelaksana TDP maupun penanggung jawab TDP (Referee) yang peduli masalah ini. Bukan berati mereka tidak tahu ketentuan ini, tetapi terus terang cukup merepotkan kalau mau mencek setiap pendaftar. Kalau melihat turnamen internasional begitu mudahnya Referee memeriksa IPIN setiap peserta. Karena jumlah peserta TDP Internasional lebih sedikit dibandingkan dengan TDP Nasional yang memiliki Kelompok Umur mulai dari 10 tahun, 12 tahun, 14 tahun, 16 tahun dan 18 tahun.&lt;br /&gt;Awalnya saya sendiri mencoba di turnamen RemajaTenis mulai dari pendaftaran di tik dalam form tersenndiri kemudian cek KTAnya. Satu dua turnamen bisa dijalankan tetapi selanjutnya capek.&lt;br /&gt;Saya melihat atau mengamati dari pelaksana TDP RemajaTenis paling banyak menjaring atlet memiliki KTA Pelti, mulai dari sediakan formulirnya disebar luaskan ke setiap turnamen mulai dari Medan, Palembang, Pontianak, Banjarmasin, Palu, Manado, Suranaya, Solo, Bandung dan Jakarta.&lt;br /&gt;Perkiraan saya dari 4.000 KTA yang ada sekitar seribuan hasil jaringan RemajaTenis.&lt;br /&gt;Untuk 2012, sudah disepakati oleh PP Pelti agar mengontrol hasil kerja Referee untuk menjalankan aturan KTA Pelti. Jika tidak punya maka tidak berhak ikut TDP Nasional.&lt;br /&gt;Sayapun membantu dengan edarkan SMS baik ke masyarakat tenis maupun pelaku pelaku turnamen. Memang keluhan selama ini, banyak yang sudah mengisi formulir KTA tetapi belum ada kabar beritanya.&lt;br /&gt;Nah, sekarang tidak ada alasan tidak ada karena disitus Pelti (www.pelti.or.d) sudah dipublikasikan daftar pemilik KTA Pelti, dan formulir bisa dikirimkan dengan email.&lt;br /&gt;Nah, ada keluhan yang mengatakan namanya tidak ada dalam daftar tersebut. Sayapun sudah pelajari masalah tersebut. Kenapa sampai tidak ada atau tidak diproses.&lt;br /&gt;Yang pertama ada yang tidak menyertakan fotocopy akte kelahiran atau pasfotonya. Tetapi ada juga yang berikan alamat tidak lengkap, yaitu menyebutkan alamat rumah tetapi mengosongkan nama kotanya. Ada juga yang tanpa tanda tangan petenisnya.&lt;br /&gt;Begitulah keadaan yang terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan berikut adalah bagaimana kalau anak yang baru pertama kali ikut TDP so pasti belum punya KTA Pelti. Sebenarnya masalah ini bukan masalah serius sekali. Penyelenggara masih berikan kesempatan asal membawa fotocopy akte kelahiran dan pasfoto dan langsung mengisi formulir (disediakan panpel). Tapi harus dicek dulu apakah sudah dilengkapi semua ketentuan tersebut. Disini kerja ekstra untuk mencek. Disini ada kelemahan manusia yang suka lupa membawa kelengkapan dari KTA tersebut maka mengharapkan bisa ikut bertanding tetapi ditolak. Maka dari itu jauh jauh hari segera mengurusnya, karena sekarang dalam sehari sudah dapat nomor KTAnya dulu, baru KTA Pelti secara fisik didapatkan menyusul.&lt;br /&gt;Saya sendiri dalam persiapan pelaksanaan TDP Nas RemajaTenis tanggal 6-8 Januari 2012 di Kemayoran sudah mengedarkan SMS kepada masyarakat tenis tentang ketentuan ini. Banyak juga yang aktip mengurusnya dengan segera. Dampak lainnya juga terasa yaitu peserta berkurang karena sedikit malas mengurus KTA tersebut. Tapi tugas tetap tugas yang harus dijalankan semua pelaksana TDP. Dan untungnya PP Pelti akan kontrol kerja pelaksana TDP tersbut. Dan juga hasil kerja Referee jika tidak menjalankan tugasnya dengan baik maka akan kena sangsi oleh PP Pelti.   Semoga sukses dan dapat dukungan dari masyarakat tenis.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3746622095216415652-275033603857523768?l=afraturandang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://afraturandang.blogspot.com/feeds/275033603857523768/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3746622095216415652&amp;postID=275033603857523768' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/275033603857523768'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/275033603857523768'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://afraturandang.blogspot.com/2012/01/masalah-kta-pelti-di-tdp-nasional.html' title='Masalah KTA Pelti di TDP Nasional'/><author><name>AFR</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01220833789333873360</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_c_SIwpZEocc/SpDkPpX0atI/AAAAAAAAA6k/YMmKv46V-rU/S220/foto+AFR+di+P+Raya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3746622095216415652.post-3383240067721600190</id><published>2012-01-02T08:06:00.000-08:00</published><updated>2012-01-02T08:51:57.532-08:00</updated><title type='text'>Bisa selamatkan Pra PON</title><content type='html'>Jakarta, 2 Januari 2012. Kalau saya ingat ingat kejadian di Palembang yang bagi saya cukup berkesan dari menyakitkan sampai menyenangkan juga ada. Sewaktu dipercayakan memegang Pra PON, saya dibantu juga rekan lainnya.&lt;br /&gt;Saya tidak lupa kejadian sewaktu diadakan Technical Meeting sebelum pelaksanaan Pra PON, kalau tidak salah 2 Desember 2011. &lt;br /&gt;Kejadian pertama adalah mendapatkan protes dari daerah (hanya 2 daerah) waktu itu. Yaitu masalah ketentuan Pra PON yang belum diterima oleh peserta asal Sulawesi Selatan dan juga didukung oleh Lampung.&lt;br /&gt;Sayapun tidak mau kalah sewaktu muncul masalah ini. Saya sampaikan kalau ketentuannya sudah dikirimkan oleh PP Pelti kesetiap Pengprov Pelti. Dan yang datang ke Palembang untuk Pra PON so pasti hanyalah pelatih dan bukan key position disetiap Pengprov Pelti. Tapi saya tahu ada yang wakil sekretaris Pengprov. Tapi sepengetahuan saya masalah surat menyurat merupakan kelemahan Pelti didaerah karena ditujukan ke Sekretaris atau Ketuanya sehingga belum sempat atau tidak didistribusikan ke komite pembinaannya.&lt;br /&gt;Ketika saya berikan contoh ketentuan yang saya pegang ternyata wakil Sulsel cukup jeli mengatakan tidak ada tanda tangan Ketua Umum PP pelti, artinya tidak sah. Waduh cilaka karena saya tidak bawa ketentuan yg sudah ada tanda tangan Ketua Umum PP Pelti. Saya sampaikan kalau saya sendiri kirim ketentuan tersebut melalui email.&lt;br /&gt;Untung utusan dari Bali, Chandra Widhiarta memegang ketentuan tersebut yang sudah ada tanda tangan Ketua Umum PP Pelti. Lega hati saya waktu itu. " Robek saja yang belum ada tanda tangan Ketua Umum PP Pelti." ujar saya makin keras.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kejadian kedua atau masalah kedua, sewaktu utusan dari Sulawesi Selatan minta kesepakatan agar setiap peserta Pra PON menunjukkan Kartu Tanda Anggota Pelti yang merupakan persyaratan peserta dalam ketentuan TDP Nasional.&lt;br /&gt;Hal ini didukung juga oleh Lampung dimana kedua daerah tersebut menyatakan membawa KTA Peltinya. Melihat hal ini saya harus selamatkan Pra PON agar keinginan kedua daerah tersebut yang bisa membatalkan Pra PON tidak dipenuhi. Kenapa bisa saya katakan batal, karena saya yakin sekali tidak semua atlet membawa Kartu Tanda Anggota Pelti tersebut. Saya sendiri tidak bawa. Tapi saya hafal nomor KTA Pelti saya yaitu No. 003/08. Bahkan dikatakan saya jangan otoriter karena keberadaan PP Pelti karena ada Pengprov Pelti. Apa urusannya seperti ini, karena ini hanya masalah ketentuan pertandingan kok sudah ngelantur. Tapi tidak saya layani, karena bisa debat kusir saja.&lt;br /&gt;Saya coba alihkan perhatian mereka yang kurang menguasai tentang ketentuan pertandingan sesuai keyakinan saya , karena walaupun melibatkan diri di pertenisan baik itu pelatih apalagi pengurus belum tentu mereka menguasai peraturan tenis. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada yang berpendapat harus membawa atau membuktikan KTA Pelti disetiap pertandingan, termasuk rekan pengurus sendiri berpendapat demikian, Disini saya beda pendapat. Karena sepengetahuan saya diturnamen ITF sendiri memang diwajibkan memiliki IPIN (International Players Identification Number) yang semacam dengan KTA tersebut. Tetapi tidak perlu menunjukkan kartunya , cukup sebutkan nomornya saja. Begitu juga di KTA Pelti.&lt;br /&gt;Karena dalam technical meeting kedua daerah ini ngotot minta disepakati oleh forum rapat agar setiap peserta harus bisa menunjukkan KTAnya. &lt;br /&gt;Saya langsung ambil alih selaku pimpinan rapat, dengan minta kepada mereka untuk kembali kepada aturan. Karena setiap turnamen mempunyai aturan yang bisa berbeda.Dan sayapun minta mereka mencari klausul dari ketentuan Pra PON tersebut yang menyatakan harus membawa KTA Pelti. Memang tidak ada, sehingga saya anggap tidak perlu diperlihatkan. Merekapun terdiam dan mengakui tidak ada klausul demikian.&lt;br /&gt;Waduh , kalau saya ikuti kemauan mereka maka saya yakin banyak peserta tidak membawa KTAnya sendiri, maka apa jadinya..&lt;br /&gt;Akhir pertemuan selesai dari adu argumentasi dan saya minta diteruskan dengan undian yang dilakukan oleh Referee. Sayapun melihat muka dari rekan yang kalah dalam adu argumentasi tersebut. Memang tidak simpatik , karena tidak mau akui kekalahan adu argumentasi tersebut. Bahkan ada yang keluar sejenak tidak mau mendengar Referee yang sedang melakukan tugas mengundi.&lt;br /&gt;Saya sendiri bukan ahli dalam adu argumentasi, tetapi saya punya kelebihan menguasai peraturan peraturan pertandingan sehingga bisa mengatasi permasalahan tersebut.&lt;br /&gt;Pengalaman saya disetiap technical meeting dalam kejuaraan beregu selalu muncul permasalahan khususnya di tingkat nasional apalagi tingkat daerah. Baik di PON maupun PORDA selalu ada permasalahan. Khususnya status peserta. Lebih ramai lagi nanti di Pekan Olahraga Nasional XVII bulan September 2012 di Riau.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3746622095216415652-3383240067721600190?l=afraturandang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://afraturandang.blogspot.com/feeds/3383240067721600190/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3746622095216415652&amp;postID=3383240067721600190' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/3383240067721600190'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/3383240067721600190'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://afraturandang.blogspot.com/2012/01/bisa-selamatkan-pra-pon.html' title='Bisa selamatkan Pra PON'/><author><name>AFR</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01220833789333873360</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_c_SIwpZEocc/SpDkPpX0atI/AAAAAAAAA6k/YMmKv46V-rU/S220/foto+AFR+di+P+Raya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3746622095216415652.post-3620690131465003742</id><published>2011-12-31T20:46:00.000-08:00</published><updated>2012-01-02T08:06:23.143-08:00</updated><title type='text'>Susun action plan 2012</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jakarta, 31 Desember 2011&lt;/span&gt;. Menjelang akhir tahun dimana kita menyadari waktu yang lalu harus diingat saja dan harus puas melihat prospek kedepan untuk tenis sebaiknya harus dibuat sedemikian agar tetap meriah sambil mengisisi kekosongan waktu luang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masa depan yang sebenarnya adalah "perwakilan" dari waktu saja. Bisa dianggap sebagai suatu yang belum jelas dan bahkan tidak ada garansinya. tetapi sebagai umat Tuhan kita harus optimis menghadapinya.&lt;br /&gt;Ditahun 2011, saya secara pribadi beranikan diri selenggarakan suatu kegiatan bukan turnamen yaitu pelatihan pelatih (ITF Level-1 coaches course) yang merupakan salah satu program ITF maupun PP Pelti. Sewaktu malam apresiasi tenis Indonesia dihotel Menara peninsula, saya bertemu dengan rekan Atet Wijono selaku Ketua BP3 (Badan Pengelola Pelti Pelti). Oleh rekan Christian Budiman langsung ditembaknya Atet karena saya tahun 2011 selenggarakan ITF Level-1 Coaches Course di Jakarta. "Kalau orang bikin kepelatihan pelatih seharusnya BP3 beri bantuan dong, bukan sebaliknya." ujarnya didengar juga oleh Alfred Henry Raturandang selaku sekretaris BP3. Sayapun senyum senyum saja karena saya dikenakan beaya Rp. 100.000 per peserta. Memang seminggu yang lalu saya melunasi kewajiban saya ini, karena saya menganggap apa yang diminta BP3 itu tidak wajar. Kenapa, karena BP3 tidak membuat kepelatihan tersebut sedangkan saya ditahun 2011 sudah buat 2 kali. Selama ini BP3 kalau buat kepelatihan ini tunggu dapat sponsor dulu sedangkan saya tidak perlu cari sponsor baru bisa adakan kepelatiahn tersebut. Saya sebenarnya sanggup bikin 3 kali setahun karena keinginan peningkatan pelatih itu datang dari pelatih sendiri yang sering disampaikan langsung. Disinipun Atet tidak banyak bicara karena saya tahu dia itu koncudu sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menghadapi tahun 2012 sayapun akan melebarkan aksi saya selain adakan turnamen RemajaTenis, sayapun akan membantu induk organisasi yang cukup banyak programnya tapi belum dijalankan dengan baik oleh bidang bidangnya. Tetapi so pasti akan menuai kritik juga datang dari rekan sendiri. Bayangkan saja bikin RemajaTenis saya masih diteror alias tidak disenangi oleh rekan lainnya. Tapi karena tujuannya positip , untungnya masih didukung oleh Ketua Umum PP Pelti. Apa saja sih yang mau dijalankan, tunggu saja tahun 2012.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Selamat Tahun Baru 2012&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3746622095216415652-3620690131465003742?l=afraturandang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://afraturandang.blogspot.com/feeds/3620690131465003742/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3746622095216415652&amp;postID=3620690131465003742' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/3620690131465003742'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/3620690131465003742'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://afraturandang.blogspot.com/2011/12/susun-action-plan-2012.html' title='Susun action plan 2012'/><author><name>AFR</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01220833789333873360</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_c_SIwpZEocc/SpDkPpX0atI/AAAAAAAAA6k/YMmKv46V-rU/S220/foto+AFR+di+P+Raya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3746622095216415652.post-7079798010079451207</id><published>2011-12-29T20:07:00.000-08:00</published><updated>2011-12-29T20:28:23.122-08:00</updated><title type='text'>Lolos Ke PON, what next ?</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jakarta, 29 Desember 2011&lt;/span&gt;. Setelah selesai pelaksanaan PRA-PON di Palembang dimana telah lolos 4 provinsi baik putra dan putri. Yaitu Kalimantan Barat, Aceh, Papua Barat dan Bali untuk putra. Sedangkan Bali, D.I.Y, Kalimantan Selatan dan Lampung untuk putri.&lt;br /&gt;Nah setelah lolos apakah cukup puas dengan kondisi seperti ini. Saya teringat dengan beberapa daerah diawal tahun 2011 dimana saya hanya bisa berikan nasehat agar mereka bisa ikut Pekan Olahraga Nasional. Ini karena perubahan ketentuan peserta dimana ditekankan usia 21 tahun sehingga membuka peluang bagi daerah daerah bisa ikut PON. Banyak daerah belum pernah ikuti PON sehingga peluang terbuka disaat ada perubahan ketentuan berdasarkan hasil Rakernas PELTI di Jakarta. Dan daerah tersebut berhasil lolos langsung karena atletnya memiliki Peringkat Nasional Pelti (PNP).&lt;br /&gt;Nah jikalau daerah tidak mempunyai rencana menghadapi PON maka akan alami kesulitan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayapun mencoba menyadarkan setiap daerah untuk lakukan sesuatu atau "do something" agar di PON nantinya tidak alami kesulitan dan bisa masuk 4 besar alias medali perunggupun bisa didapat.&lt;br /&gt;Caranya, ya ikuti saja sebanyak turnamen nasional. Tapi jangan lupa Turnamen nasional untuk kelompok umum itu ssngat minim di Indonesia. &lt;br /&gt;Jadi, sebaiknya buat saja turnamen nasional sendiri di kotanya dengan sediakan prize money serendah mungkin. Selama ini kalau daerah saya tawarkan adakan turnamen maka selalu membuat dengan prize money ratusan juta. Memang untuk menarik petenis nasional datang, itu betul. Tapi akibatnya petenis tuan rumah hanya muncul di babak kualifikasi saja atau pemain wild card dan babak pertama tumbang.&lt;br /&gt;Agar tidak menarik atlet nasional kekotanya maka sediakan saja prize money serendah mungkin, misalnya Rp. 10 juta saja, maka petenis nasioanl sekelas Christopher Rungkat tidak akan datang. Tetapi yang pasti petenis yang ikut PON akan berdatangan untuk menaikkan PNP mereka.&lt;br /&gt;Dengan budget yang kecil maka atletnya sendiri bisa menikmatinya. Yang jadi masalah sekarang kalau daerah buat Turnamen tenis selalu budgetnya sampai ratusan juta rupian. Disinilah masalahnya. Kenapa harus habiskan dana sebesar itu, ya karena mereka menurut pendapat saya kurang memahami. Mau irit bisa saja.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3746622095216415652-7079798010079451207?l=afraturandang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://afraturandang.blogspot.com/feeds/7079798010079451207/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3746622095216415652&amp;postID=7079798010079451207' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/7079798010079451207'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/7079798010079451207'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://afraturandang.blogspot.com/2011/12/lolos-ke-pon-what-next.html' title='Lolos Ke PON, what next ?'/><author><name>AFR</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01220833789333873360</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_c_SIwpZEocc/SpDkPpX0atI/AAAAAAAAA6k/YMmKv46V-rU/S220/foto+AFR+di+P+Raya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3746622095216415652.post-6859634121083827584</id><published>2011-12-29T19:51:00.000-08:00</published><updated>2011-12-29T20:47:24.566-08:00</updated><title type='text'>Kapan istrahatnya</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jakarta, 29 Desember 2011&lt;/span&gt;.&lt;span style="font-style:italic;"&gt; Sekembali dari Solo setelah jalankan tugas sebagai Ketua Panpel Tenis Asean Paragames 201, terasa badan sangat capek sekali, bisa dilihat dari turunnya berat badan saya sampai 6 kg. "Saya baru sadar setelah menimbang sendiri dirumah. Belum lagi kadar gula dalam darah juga meningkat. Ini yang menyebabkan badan suka lemas dan nafsu makan meningkat". Tapi yang paling penting dan saya sadari adalah kurang tidur. Bisa dibayangkan saja kesibukan saya dimulai September 2011 sampai pertengahan Desember 2011. Mulai dari pelaksana invitasi Garuda Indonesia Soft Tennis 2011 di hotel Sultan Jakarta kemudian Garuda Indonesia Champs di Jakarta dan Palembang dilanjutkan ke Piala Gubernur Sumsel sebagai test event baik untuk tenis maupun soft tennis di Palembang. Dilanjutkan lagi ke BII Wheelchair Indonesia Open diakhir Oktober dikota Solo. Istrahat beberapa hari sudah kembali lagi ke Palembang untuk SEA Games 2011. Sekembali dari SEA Games istrahat seminggu dan kembali lagi ke Palembang awal Desember 2011 untuk Pra-PON. Selesai Pra PON istrahat sehari di Jakarta dan sudah berangkat lagi ke Solo untuk Asean Paragames 2011. Dalam 2-3 bulan ini, saya bolak balik Jakarta ke Palembang, kemudian ke Solo dan balik lagi ke Palembang dstnya. &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;Saya mencoba dihari Natal mematikan semua handphone saya karena ingin istrahat dari kegiatan rutin saya, walaupun saya tahu so pasti selama saya mematikan handphone saya akan banyak pihak yang mencarinya. Jadi saya pergi ke Bandung bersama keluarga dan kedua cucu. Tepatnya tanggal 28 Desember 2011, pagi pagi sudah ditilpon rekan Christian Budiman untuk bermain tenis. Maka berangkatlah saya kelapangan tenis Senayan untuk latihan tenis. Dilapanganpun Soebronto Laras bertanya kemana aja dua hari tilponnya off. " Ke Bandung." &lt;br /&gt;Saya dicari karena tanggal 29 Desember sedang persiapkan acara Malam Apresiasi Tenis Indonesia di Hotel Menara Peninsula Jakarta.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3746622095216415652-6859634121083827584?l=afraturandang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://afraturandang.blogspot.com/feeds/6859634121083827584/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3746622095216415652&amp;postID=6859634121083827584' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/6859634121083827584'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/6859634121083827584'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://afraturandang.blogspot.com/2011/12/kapan-istrahatnya.html' title='Kapan istrahatnya'/><author><name>AFR</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01220833789333873360</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_c_SIwpZEocc/SpDkPpX0atI/AAAAAAAAA6k/YMmKv46V-rU/S220/foto+AFR+di+P+Raya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3746622095216415652.post-1512966634515251829</id><published>2011-12-21T02:10:00.000-08:00</published><updated>2011-12-21T02:20:20.234-08:00</updated><title type='text'>"Saya akan tanya langsung ke INASPOC"</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jakarta, 21 Desember 2011&lt;/span&gt;. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Ada satu protes dilakukan kepada saya selaku ketua Panpel Wheelchair Tennis di Asean Paragames 2011 dikota Solo. Yang protes adalah salah satu anggota Panpel yang saya dari awal belum kenal betul orangnya, bahkan sejak saya tiba di Solo tidak pernah yang bersangkutan melapor kehadirannya tetapi tetap ada dan saya tidak melihat dia itu bekerja. Ini dihari terakhir pertandingan tetapnya disaat mau terima honornya. "Saya ini dalam SK yang diterbitkan kepanitiaannya ada sebagai koordinator. Tetapi kenapa honor saya sama dengan anggota saya." Waduh ini dia, memang sebelumnya saya juga menerima keluhan dari anggotanya yang sangat sibuk sedangkan koordinatornya ongkang ongkang kaki begitu. Jadi pertanyaan yang sama dari anak buahnya bertanya kenapa juga honornya sama tapi tidak kerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sewaktu saya sampaikan dan tunjukkan budget yang saya buat,saya kemukakan kalau sewaktu budget dibuat dan sudah disetujui SK tersebut belum keluar. Artinya budget keluar sebelum SK keluar. Dan ketika saya sebutkan dalam budget itu panitia inti hanya 6 orang dimana nama dia tidak termasuk dalamnya diapun masih belum puas.&lt;br /&gt;"Saya akan tanyakan langsung ke INASPOC." ujarnya karena banyak temannya duduk dalam kepanitiaan INASPOC tersbut. Memang kalau dilihat dengan cabang olahraga lainnya saya satu satunya ketua Penpel yang berasal dari luar kota Solo yaitu Jakarta.&lt;br /&gt;"Silahkan saja Anda bertanya. Hanya saya sayangkan kenapa baru sekarang Anda berkomunikasi dengan saya. Sebelumnya tidk." ujar saya kepadanya. Saya perhatikan dia itu setiap pagi kalau saya briefing tidak pernah hadir&lt;/span&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3746622095216415652-1512966634515251829?l=afraturandang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://afraturandang.blogspot.com/feeds/1512966634515251829/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3746622095216415652&amp;postID=1512966634515251829' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/1512966634515251829'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/1512966634515251829'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://afraturandang.blogspot.com/2011/12/saya-akan-tanya-langsung-ke-inaspoc.html' title='&quot;Saya akan tanya langsung ke INASPOC&quot;'/><author><name>AFR</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01220833789333873360</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_c_SIwpZEocc/SpDkPpX0atI/AAAAAAAAA6k/YMmKv46V-rU/S220/foto+AFR+di+P+Raya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3746622095216415652.post-1153283948801667492</id><published>2011-12-21T01:36:00.000-08:00</published><updated>2011-12-21T01:58:03.605-08:00</updated><title type='text'>Pandangan Picik Petinggi setempat</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jakarta, 21 Desember 2011&lt;/span&gt;. Ada satu kejadian dipertenisan daerah dimana pola pikir rekan di induk organisasi khususnya daerah sangatlah tidak mendukung pertenisan Indonesia. Ini salah satu hambatan kemajuan tenis daerah. Disalh satu daerah atau provinsi ada ketidak cocokan antara petinggi induk organisasi tenis denga pelaku tenis. Saya sendiri mendapat masukan dari kedua belah pihak. Awalnya sewaktu berada di Palembang saya dihubungi oleh petinggi tersebut. Disampaikan agar tidak menerima keinginan salah satu pelaku tenis didaerah tersebut untuk selenggarakan turnamen tenis. Ini trada aneh menurut saya sendiri tetapi saya tidak mau berdebat karena rekan satu ini mantan salah satu petinggi salah satu instansi.&lt;br /&gt;Dikatakan kalau pelaku tersebut bertujuan politik untu mencari massa didalam Pilkada. Padahal saya dengar juga dari rekan lainnya kalau mereka ini telah mendapatkan sponsor untuk pelaksanaan turnamen tenis. Kemudian sayapun diberi masukan kalau pelaku tenis ini ditolak oleh petinggi Pelti setempat. &lt;br /&gt;Aneh karena menurut aturan Pelti sendiri yang dicantumkan dalam Ketentuan TDP (Turnamen Diakui Pelti) kalau siapapun bisa selenggarakan TDP tersebut mulai dari perorangan, klub atau instansi dan Pelti sendiri. "Jadi tidak ada alasan untuk melarangnya."&lt;br /&gt;Inilah salah satu kendalan didaerah jika ada petinggi Peltinya berpandangan seperti ini, akibatnya sulit bisa mendapatkan turnamen tenis didaerah tersebut.&lt;br /&gt;Sayapu diminta untuk selenggarakan turnamen (non TDP) dikota tersebut. Sayapun punya alasan menolaknya, karena tahu akan watak dari petinggi Peltis etempat yang cukup arogan. Kemudian sayapun mencari tahu kenapa sampai terjadi hal seperti ini. Dapat masukan kalau petinggi Pelti ini berkeinginan selenggarakan turnamen tersebut artinya dana sponsor itu dserahkan kepada Pelti sehingga bisa jalankan turnamen. Disinilah masalah tersebut muncul. Karena sepengetahuan saya banyak sponsor yang kecewa dengan aturan seperti ini.&lt;br /&gt;Sayapun justru menganjurkan agar pihak non Peltilah yang lebih baik selenggarakan turnamen sendiri sebanyak mungkin. Dengan begini maka seharusnya Pelti berterima kasih ada pihak non Pelti yang mau menjalankan salah satu program Pelti. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sewaktu saya berada di Solo dalam rangka Asean Paragames 2011, saya menrima telpon dari petinggi Pelti daerah tersebut yang menanyakan keberadaan salah satu karywan Pelti disana. Saya langsung katakan kalau turnamen tersebut bukan TDP Nasional artinya tidak ada surat penunjukkan pegawai Pelti tersebut. Artinya keberadaan tersebut sebagai pribadi. Langsung ditanggapi kalau pengurus Pelti provinsi tersebut sangat tersinggung karena dianggap keberadaan karyawan Pelti tersbut menupakan utusan PP Pelti. Inilah yang saya sayangkan kalau petinggi Pelti sendiri berpikiran demikian. Kapan bisa memajukan daerah tersebut yang sampai saat ini daerah tersebut belum pernah ada TDP Nasional..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3746622095216415652-1153283948801667492?l=afraturandang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://afraturandang.blogspot.com/feeds/1153283948801667492/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3746622095216415652&amp;postID=1153283948801667492' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/1153283948801667492'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/1153283948801667492'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://afraturandang.blogspot.com/2011/12/pandangan-picik-petinggi-setempat.html' title='Pandangan Picik Petinggi setempat'/><author><name>AFR</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01220833789333873360</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_c_SIwpZEocc/SpDkPpX0atI/AAAAAAAAA6k/YMmKv46V-rU/S220/foto+AFR+di+P+Raya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3746622095216415652.post-9082417404676286047</id><published>2011-12-21T01:25:00.000-08:00</published><updated>2011-12-21T01:33:42.764-08:00</updated><title type='text'>Acara Tarian sebelum Acara penyerahan medali</title><content type='html'>Jakarta, 20 Desember 2011. Mengemas suatu pertandingan baik nasional maupun internasional sebenarnya beda beda tipis. Tetapi mengemas pertandingan SEA Games 2011 ada beberapa catatan kecil selama ini di Jakabaring. Sedemikian rapinya dibuat perencanaannya tetapi ada saja hal hal yang bisa merubah secepatnya sehingga kadang kala menjengkelkan. Tetapi karena menginat akan kekompakan dalam satu tim maka sayapun tidak banyak koemntar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam saya menangani kegiatan tersebut , sayapun mendelagasikan pengaturan acara UPP (Upacara Penghormatan Pemanang ) sayapun serahkan kepada rekan saya sendiri yaitu Christian Budiman  agar bisa mengatur acara tersebut. Sayapun mempercayakan sepenuhnya walaupun kadang kala didalam pembicaraan ada saja yang ikut mengganggunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sewaktu di Solo dalam mengemas acara Asean Paragames, saya mendapatkan idea agar diselipkan acara kesenian. Langsung sewaktu mendapatkan kawan yang bisa mencarikan, maka sayapun langsung melemparkan inisiatip ini.&lt;br /&gt;Maka diaturlah waktunya t\yang tepat. Setelah mendapatkannya maka acara UPP Asean Paragames Wheelchair Tennis langsung saya gunakan sebelum penyerahan medali diselingi dengan tarian Bali. Hal ini mendapatkan kritik pula tetapi tidak langsung dilontarkan kepada saya. Setelah itu sayapu menjadi puas juga karena acara UPP berjalan lancar, kecuali ada acara penaikan bendera Thailand sebagai juga macet ditengah. Pelajaran yang saya dapatkan di Solo dibandingkan Palembang. Di Solo petugas UPP ternyata belum berpengalaman tidak seperti di Palembang.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3746622095216415652-9082417404676286047?l=afraturandang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://afraturandang.blogspot.com/feeds/9082417404676286047/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3746622095216415652&amp;postID=9082417404676286047' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/9082417404676286047'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/9082417404676286047'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://afraturandang.blogspot.com/2011/12/acara-tarian-sebelum-acara-penyerahan.html' title='Acara Tarian sebelum Acara penyerahan medali'/><author><name>AFR</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01220833789333873360</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_c_SIwpZEocc/SpDkPpX0atI/AAAAAAAAA6k/YMmKv46V-rU/S220/foto+AFR+di+P+Raya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3746622095216415652.post-2402543338063017627</id><published>2011-12-20T23:59:00.000-08:00</published><updated>2011-12-21T01:24:16.148-08:00</updated><title type='text'>Beda aturan Multi event dengan Single event</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jakarta, 20 Desember 2011&lt;/span&gt;. Ada perbedaan besar dalam menangani pertandingan tenis dan pertandingan tenis kursi roda diajang multi event SEA Games. Jika unuk single event yang sudah pernah saya laksanakan di Jakarta maupun Solo, masih mirip dengan pertandingan tenis (able body) biasa. Saya mulai melihat perbedaannya seaktu saya mendapatkan kepercayaan menjadi Ketua Panitia Pelaksana Wheelchair Tennis (Tenis Kursi Roda). Perbedaan muncul khusus untuk multi event sepetri SEA Games dan untuk disable body disebut ASEAN Paragames yang baru selesai di kota Solo Jawa Tengah. Tepatnya tanggal 15-19 Desember 2011.&lt;br /&gt;Keduanya tetap mengacu kepada Rules of Tennis dan Rules of Whelchair Tennis yang tidak banyak perbedaannya yang jelas didlam hal pantulannya saja. Yaitu untuk wheelchair tennis bola boleh dua kali mantul dimana pantulan pertama harus didalam lapangan permainan.&lt;br /&gt;Untuk Asean Paragames ada ketentuan lain yaitu mengacu kepada aturan yang dibuat oleh APSF (Asean Para Sport Federation) yang merupakan asosiasi olah raga cacat se Asean. Dalam acuannya disebutkan semua peserta harus diperiksa dulu tingkat kevavatannya oleh classifier yang sudah ditunjuk oleh APSF. Khususnya kelas QUAD oleh aturan ITF disebutkan harus ada sertifikat Quad yang dikeluarkan oleh ITF. Seluruh pertandingan internasional yang mempertandingkan kelas Quad pesertanya harus memiliki sertifikat Quad dari ITF.&lt;br /&gt;Salah satu atelt tuan rumah hampir tidak dibolehkan ikut pertandingan Quad menurut kacamata classifier tersebut. Tetapi akhirnya bisa juga setelah melalui perdebatan kecil.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3746622095216415652-2402543338063017627?l=afraturandang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://afraturandang.blogspot.com/feeds/2402543338063017627/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3746622095216415652&amp;postID=2402543338063017627' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/2402543338063017627'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/2402543338063017627'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://afraturandang.blogspot.com/2011/12/beda-aturan-multi-event-dengan-single.html' title='Beda aturan Multi event dengan Single event'/><author><name>AFR</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01220833789333873360</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_c_SIwpZEocc/SpDkPpX0atI/AAAAAAAAA6k/YMmKv46V-rU/S220/foto+AFR+di+P+Raya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3746622095216415652.post-4176593491335950696</id><published>2011-11-06T07:09:00.001-08:00</published><updated>2011-11-06T07:25:27.236-08:00</updated><title type='text'>Tugas kemana mana, Solo , Jakarta, Palembang</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jakarta, 6 Nopember 2011&lt;/span&gt;. Jika dilihat akhir akhir ini kesibukan saya cukup melelahkan sekali. Dimulai dari minggu awal Oktober di Palembang harus hadir sebagai wakil direktur turnamen Garuda Indonesia Champs 2011 yang merupakan kombinasi Men's Futures ($ 15,000) dan Women's Circuit ($ 25,000), kemudian dilanjutkan dengan Kejurans Piala Gubernur Sumsel 2011 yang berakhir tanggal 16 Oktober 2011. Kembali ke Jakarta sudah menghadapi International Junior champs yang dipercayakan kepada tim saya yaitu RemajaTenis sebagai pelaksana. Yang berakhir 24 Oktober 2011. Setelah itu saya harus ke Solo untuk melaksanakan BII Indonesia Open Wheelchair Tennis Champs 2011 yang berlangsung 28-30 Oktober 2011. Ini event cukup penting bagi pertenisan kursi roda Indonesia karena turnamen internasional tenis kursi roda yang pertama dilaksanakan di Indonesia. Pilihannya kota Solo karena pelatnas Tenis Kursi Roda yang dipersiapkan menghadapi Asean ParaGames 2011 ( SEA Gamesnya penyandang cacat) yang akan berlangsung 14-22 Desember 2011 di Solo.&lt;br /&gt;Setelah Solo, saya harus ke Manado untuk turnamen nasional yunior yang berlangsung 1-6 Nopember 2011. Tapi saya selama selenggarakan BII Indonesia Open ini mengalami peristiwa yang tidak bisa dilupakan adalah tidak tidur selama 2 malam, dana tidak merasa lelah. Dan disini muncul kekuatiran saya sehingga saya tidak berani menreuskan perjalanan ke Manado. Istrahat dulu di Jakarta.&lt;br /&gt;Setelah itu 4-5 Nopember 2011 saya harus hadir di CDM Meeting sebagai persiapan Asean ParaGames di Solo. Berangkat 3 sore dan kembali 6 Nopember 2011.&lt;br /&gt;setelah itu sudah harus terbang lagi ke Palembang untuk persiapan SEA Games 2011, karena selain sebagai Ketua Panpel SOFT Tennis saya juga diminta ikut membantu Panpel Tenis yang dipegang Aga Soemarno. Ini berarti mulai 7 Nopember 2011 sampai 22 Nopember 2011 saya harus berada di Palembang.&lt;br /&gt;Awal minggu Nopember ini selain kedua kegiatan diatas saya sebenarnya diundang ke Bali karena ada event akbar WTA Commonwealth Classic berlangsung mulai 3-6 Nopember 2011. Rasanya kaki hanya dua tetapi kegiatan dalam minggu yang sama ada 3.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3746622095216415652-4176593491335950696?l=afraturandang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://afraturandang.blogspot.com/feeds/4176593491335950696/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3746622095216415652&amp;postID=4176593491335950696' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/4176593491335950696'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/4176593491335950696'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://afraturandang.blogspot.com/2011/11/tugas-kemana-mana-solo-jakarta.html' title='Tugas kemana mana, Solo , Jakarta, Palembang'/><author><name>AFR</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01220833789333873360</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_c_SIwpZEocc/SpDkPpX0atI/AAAAAAAAA6k/YMmKv46V-rU/S220/foto+AFR+di+P+Raya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3746622095216415652.post-2173766369833260157</id><published>2011-11-05T00:37:00.000-07:00</published><updated>2011-11-05T00:55:38.607-07:00</updated><title type='text'>Akibat dipijat badan nyaman terus</title><content type='html'>Solo, 4 Nopember 2011. Saat ini berada di Solo dalam rangka CDM Meeting untuk kegiatan Asean Paragames 2011 yang merupakan SEA Games dari penyandang cacat. Kebetulan saya dipercayakan sebagai Ketua Panpel.Acaranya sendiri mulai 3-5 Nopember 2011 di Hotel Sunan Solo.&lt;br /&gt;Saya teringat ada satu peristiwa di Solo yaitu saat sebagai penyelenggara BII Indonesia Open Wheelchair Tennis Champs dilapanga tenis GOR Manahan Solo.&lt;br /&gt;Waktu itu tepatnya tanggal 28-30 Oktober 2011. Saya keteu dengan salah satu rekan yang menawarkan diri sebagai tenaga pelatih fisik. Dia ingin agar bisa menjadi pelatih fisik tim nasional PSSI. Disebutkan kalau dia bisa melatih sebelum bertanding pesepakbola itu staminannya bisa bertahan selama 2 x 45 menit dilapangan. Begitulah ocehan promosinya dimana saya tidak serius mendengarnya.&lt;br /&gt;Kemudian oleh dr. Bobby Syahrudin  dianjurkan saya dipijit sama dia. Memang saat itu saya ada masalah dengan leher saya dimana kalau melihat kesamping harus dengan seluruh badan. langsung ditangani dengan bail. Mulai dari kali diinjak telapak kaki. Dia sendiri kaget kok tidak sakit. "Artinya masih bagu." begitulah komentar sipemijit.&lt;br /&gt;Setelah itu saya duduk dilantai dengan kedua tangan ditarik kebelang kemudian badan saya diinjak injak sepeti totok kebadan tertentu. Setelah itu kepundak untuk perbaiki leher saya yang sudah kaku. Badan terasa nyaman, dan leher sudah ada perubahan.&lt;br /&gt;Keesokan harinya baru terasa ada yang aneh. Yaitu semalam saya idak bisa tidur karen tidak ngantuk. Saya pikir karena makan malam sampai kenyang. Begitu juga esok harinya saya sepanjang hari biasanya kaki suka pegal pegal karena banyak jalan dengan keliling lapangan untuk mengontrol keadaan pertandingan. Kenapa tidak capek dan tidak ngantu. Pulang hotel sedikti ngantuk disore harinya tetapi begitu tidur ternyata tidak ngantu sampai besok paginya. Waduh, kok bisa begini. Dan selama dua hari juga saya tidak bisa tidur dan tidak ngantuk sama sekali.&lt;br /&gt;Ngantuknya baru muncu di hari Minggu 30 Oktober 2011 ketika pulang ke Jakarta sampai rumah jam 23.00. Akhirnya bisa tidur  karena ngantuknya berat sekali...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3746622095216415652-2173766369833260157?l=afraturandang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://afraturandang.blogspot.com/feeds/2173766369833260157/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3746622095216415652&amp;postID=2173766369833260157' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/2173766369833260157'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/2173766369833260157'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://afraturandang.blogspot.com/2011/11/akibat-dipijat-badan-nyaman-terus.html' title='Akibat dipijat badan nyaman terus'/><author><name>AFR</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01220833789333873360</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_c_SIwpZEocc/SpDkPpX0atI/AAAAAAAAA6k/YMmKv46V-rU/S220/foto+AFR+di+P+Raya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3746622095216415652.post-366241236374446400</id><published>2011-11-03T22:56:00.000-07:00</published><updated>2011-11-03T23:14:43.893-07:00</updated><title type='text'>The show must go on</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Solo, 3 Nopember 2011&lt;/span&gt;. Minggu lalu saya berhasil selenggarakan turnamen internasional Wheelchair Tennis atau tenis kursi roda. Tepatnya 28-30 Oktober 2011 di lapangan tenis GOR Manahsn Solo.Saya cukup bangga karena tercata dalam sejarah pertenisan Indonesia diselenggarakan turnamen internasional Indonesia Open seperti yang dikehendaki rekan rekan petenis kursi roda selama ini memimpikan diadakannya Indonesia Open di Indonesia. Wacana ini sudah lama muncul, tetapi saya tidak bisa berbuat banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun ini sebenarnya tahun keberuntungan menurut saya. Dua bulan sebelumnya saya dihubungi oleh rekan dari Bank Internasional Indonesia atau BII. Yang menghendaki kegiatan turnamen tenis kursi roda internasional di Indonesia. Langsung saya tangkap peluang ini. "Kapan lagi, disaat sulit sponsor ada yang datang. Ini tidak boleh disia siakan."&lt;br /&gt;Sebelumnya BII sudah menghubungi NPC (National Paralympic Committee atau ex BPOC+ Badan Pembina Olahraga cacat di Solo). Entah bagaimana ceritanya BII hubungi juga Pelti. Karena diminta agar cepat action dengan memberikan anggaran, maka langsung sekejap saya kirimkan anggaran yang diminta. Karena saya tidak mau kecewakan BII (yag sudah kecewa tahun lalu dengan rekan penyandang cacat) maka saya kemukakan saya anggarkan dibawah Rp. 100 juta.&lt;br /&gt;Sambil mempersiapkan maka saya sampaikan sebaiknya dilakukan di Solo sebagai persiapan menghadapi Asean Para Games 2011 yang kebetulan saya sebagai Ketua Panpel Wheelchair Tennis. Sebagai uji coba atlet Pelatnas dan juga penyelenggara sendiri. Sayaun kontak ke ITF wheelchair Tennis. Memang kalau tidak mudah adalam 2 bulan bisa disetujui. Kemungkinan paling besar adalah ditolak karena aturannya setahun sebelumnya. Tetapi saya tidak mau peluang ini hilang. Sayapun berkomunikasi dengan ITF. Problem kedua sebelum disetuju adalah sponsornya finacial company (Bank) karena di ITF baik untuk abe body maupun disable body sudah ada sponsor internasional yaitu BNP Paribas. Sama seperti dengan Davis Cup maupun Fed Cup. Untungnya untuk wheelchair itu baru tahun ini. Disini saya melihat ada peluang disetujui.&lt;br /&gt;Sayapun berusaha agar lolos semua ini. Satu setengah bulan sebelumnya dapat persetujuan. Karena sewaktu ditanya apa saja yang saya berikan kepada BII, langsung saya jawab semua ini. Dan ternyata bisa berhasil. Puji Tuhan.&lt;br /&gt;Kemudian setelah itu masih banyak liku likunya. Saya undang rekan dari Komite Tenis Kursi Roda PP Pelti yaitu Dr. H.Syahruddin (Bobby), Henny Santoso dan juga rekan dari Pusrehab Dep Han RI dan juga tim manajer tim Para Games Indonesia Yansin Onasie yang mantan atlet Paralympic Athena. Hanya dr. Bobby yang berhalangan hadir.&lt;br /&gt;Waduh, ternyata bukannya optimis tetapi pesimis yang diberikan dengan alasan terlalu mepet waktunya. Saya tetap bersikeras kalau soal peserta saya minta semua ikut aktip kontak langsung keluar negeri maupun dalam negeri. Sayapun setelah disetujui ITF langsung sebarkan informasi keluar negeri melalui Facbook dan Email setiap minggu. Dan sms kepada rekan2 petenis kursi roda di Indonesia.&lt;br /&gt;Langsung say naik darah mendegar mereka pesimis. " Tolong beritahu apakah kalian mau mndukung pelaksanaan Indonesia Open ini? " iutu pertanyaan akhir saya keada mereka. Dan jawabannya mau. Bersyukurlah saya masalah ini. Setelah itu saya berkomunikasi dengan dr Bobby Syahruddin, ternyata satu visid engan saya mengahadapi masalah ini. "The show must go on."&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3746622095216415652-366241236374446400?l=afraturandang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://afraturandang.blogspot.com/feeds/366241236374446400/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3746622095216415652&amp;postID=366241236374446400' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/366241236374446400'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/366241236374446400'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://afraturandang.blogspot.com/2011/11/show-must-go-on.html' title='The show must go on'/><author><name>AFR</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01220833789333873360</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_c_SIwpZEocc/SpDkPpX0atI/AAAAAAAAA6k/YMmKv46V-rU/S220/foto+AFR+di+P+Raya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3746622095216415652.post-2638279092649547492</id><published>2011-11-03T22:45:00.000-07:00</published><updated>2011-11-03T22:55:58.734-07:00</updated><title type='text'>Beasiswa ke LN</title><content type='html'>Jakarta, 3 Nopember 2011. Ada satu pertanyaan lagi keluar dari rekan tenis asal Bandung. "Bagaimana caranya bisa dapat beasiswa keluar negeri untuk anaknya." Ini pertanyaan sudah pernah saya ulas beberapa tahun lalu.&lt;br /&gt;Karena melihat ada petenis Bandung bisa dapatkan beasiswa keluar negeri sedangkan prestasinya didalam negeri masih belum apa apa.&lt;br /&gt;Saya terinagt kalau sering terima email dari pelatih asing di Universitas Amerika Serikat, mencari petenis Indonesia untuk masuk Universitas tersebut dan bisa ikut tim tenis Universitas disetiap kompetisi nasional mereka. Ini kelebihan di negera Paman Sam, kompetisi sangat maju. Banyak atlet dunia asal USA munculnya karena ikut kompetisi di Universitasnya. Bukan hanya tenis saja, tetapi cabang olahraga lainnya juga.&lt;br /&gt;Dan permintaan banyak ke petenis putri dibandingkan putra. Sepengetahuan saya yang diminta adalah petenis berprestasi minimal punya Peringkat di negara sendiri dulu. Tetapi ini juga tidak mutlak, karena ada juga yang belum berprestasi tapi bisa dapat Beasiswa. Kok bisa? Tentunya bisa. Kemungkinannya adalah petenis tersebut mencari sendiri melalui internet. Atau hasil pembicaraan petenis Indonesia yang sudah atau sedang dapat Beasiswa memberikan informasi atau rekomendasi langsung ke pelatih Universitas tersebut. &lt;br /&gt;Setelah itu apa yang harus dipersiapkan sebelum ke USA. Yang pasti kuasai bahasa Inggris dan perbaiki nilai TOEFL. Makin bagus kalau nilainya bagus juga. Setelah itu sepengetahuan saya atlet tersebut diminta kirimkan video bermain tenisnya. Saat ini bukan masalah kirimkan video keluar negeri, karena ada internet.&lt;br /&gt;Tentunya kalau dianggap bagus maka akan dipanggil ke USA.&lt;br /&gt;Ya, silahkan mencoba siapa tahu nasibnya beruntung.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3746622095216415652-2638279092649547492?l=afraturandang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://afraturandang.blogspot.com/feeds/2638279092649547492/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3746622095216415652&amp;postID=2638279092649547492' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/2638279092649547492'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/2638279092649547492'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://afraturandang.blogspot.com/2011/11/beasiswa-ke-ln.html' title='Beasiswa ke LN'/><author><name>AFR</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01220833789333873360</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_c_SIwpZEocc/SpDkPpX0atI/AAAAAAAAA6k/YMmKv46V-rU/S220/foto+AFR+di+P+Raya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3746622095216415652.post-7121446501161416305</id><published>2011-11-03T22:23:00.001-07:00</published><updated>2011-11-03T22:41:31.149-07:00</updated><title type='text'>Pengertian fasilitator , beda persepsi</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jakarta, 3 Nopember 2011&lt;/span&gt;.&lt;span style="font-style:italic;"&gt; Ada satu percakapan saya beberapa hari lalu mengenai istilah fasilitator sebagai petinggi induk organisasi olahraga tenis di Indonesia. Memang duduk sebagai anggota pengurus olahraga itu tidak enak karena mendapatkan sorotan negatip selalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, percakapan ini menyangkut hal mutasi atlet yang selalu terjadi menjelang Pekan Olahraga Nasional (PON) yang tidak bisa dihindari. Kali ini dibuat aturan pembatasan usia dengan harapan setiap daerah bisa membina atletnya sendiri mengikuti PON tersebut. Tetapi atuarn sudah dibuat dengan tujuan cukup mulia tetapi dalam pelaksanaannya selalu tetap terjadi juga baik dilakukan oleh tuan rumah maupun lainnya. Tuan rumah berharap sukses pelaksanaan juga sukses pretasi. Nah pengertian sukses prestasi ini sering bermacam ragam.&lt;br /&gt;Penyakit lama dilakukan pembina dari tuan rumah PON selalu mencari atlet daerah lain agar bisa sukss prestasi. Memamng cara ini " murah " dalam beaya dibandingkan membina atlet sendiri yang belum pasti jadi. Ini karena pembina tersebut bukanlah pembina sejati. Hanya karena duduk dalam kepengurusan olahraga. Dengan dalih telah menggunakan dana pemerintah daerah maka wajib hukumnya sukses prestasi. Menurut saya ini cara pintas dalam membina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pun menyampaikan kepada rekan saya tersebut masalah memfasilitasi keinginan tuan rumah untuk sukses prestasi. Tetapi bukannya terjun langsung mencari atlet daerah lain dalam transaski jual beli.&lt;br /&gt;Saya tekankan sewaktu PON 2004 dan 2008 di Palembang dan Kaltim dimana saya waktu itu sebagai Technical Delegate ( Kaltim saya duganti sewaktu PON saja).&lt;br /&gt;Saya tidak lupa waktu diminta di PON 2004, oleh dua daerah. Saya kemudian berikan nasehat atau petunjuk caranya berprestasi baik mulai periapan Pra PON sampai PON. Yaitu aktip ikut turnamen turnamen sebanyak mungkin. Dan waktu itu kedua daerah itu tanpa gunakan atlet daerah lain bisa lolos ke PON tanpa ikuti Pra PON.&lt;br /&gt;Sewaktu PON Kaltim, saya diminta rekan dari Kaltim. Apa yang saya lakukan adalah beri data atlet yunior yang berpotensi kedepan, karena saya tahu mereka itu tidsk faham terhadap peta kekuatan pertenisan nasional. Setelah itu saya serahkan mereka negosiasi langsung kepada atlet yang diminati. Jadi saya tidak ikut ikutan bernegosiasi dengan atletnya.&lt;br /&gt;Sebagai contoh PON Kaltim, saya usulkan saja ke Pelti Sumut untuk menghbunngi 2 atlet dari Bandung yaitu Grace Sari Ysidore dan Tito Huthuruk. " Kenapa kalian harus cari alet lain sedangkan ada atlet berdarah Sumut di Bandung (waktu itu masih yunior) berpotensi." ujar saya kepada rekan rekan Pelti Sumut. Setelah itu saya tidak tahu kelanjutannya dalam mereka bernegosiasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sempat pula berdebat dengan orangtua atlet yang bernafsu mencari daerah yang butuh atlet. Tetapi saya tetap mengingatkan mereka cara pandang di dunia aturan PON yang berbeda dengan ketentuan lainnya. Beda pendapat ini bisa terjadi juga dengan rekan rekan di kepengurusan induk organsisasi olahraga. Saya tetap mengacu kepada ketentuan PON yang dibuat oleh KONI.&lt;br /&gt;Bahkan ada rekan saya yang mengatakan menurut pengacaranya kalau sudah habis kontrak maka atlet bebas pindah daerah lain. Pandangan ini sama dengan pandangan orangtua yang anaknya setelah PON beralhir berlomba lomba minta pindah mumpun masih jauh PON nya. Lucunya pindahnya tidak sebutkan pindah kedaerah tertentu. "Yang penting saya bebas dulu baru mencari provinsi yang mau bayar lebih tinggi." Ini jelas saya tentang sekali.  &lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3746622095216415652-7121446501161416305?l=afraturandang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://afraturandang.blogspot.com/feeds/7121446501161416305/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3746622095216415652&amp;postID=7121446501161416305' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/7121446501161416305'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/7121446501161416305'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://afraturandang.blogspot.com/2011/11/pengertian-fasilitator-beda-persepsi.html' title='Pengertian fasilitator , beda persepsi'/><author><name>AFR</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01220833789333873360</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_c_SIwpZEocc/SpDkPpX0atI/AAAAAAAAA6k/YMmKv46V-rU/S220/foto+AFR+di+P+Raya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3746622095216415652.post-9129953485004029000</id><published>2011-10-20T08:56:00.000-07:00</published><updated>2011-10-20T09:38:00.310-07:00</updated><title type='text'>Tidak tahu diri</title><content type='html'>Jakarta, 20 Oktober 2011. Pengalaman baru di Palembang sewaktu jalankan tugas sebagai wakil direktur turnamen Garuda Indonesia Champs yang merupakan gabungan turnamen Men's Futures($ 15,000) dan Women's Circuit ($ 25,000).&lt;br /&gt;Sebelumnya setiap rapat INASOC (Indonesia SEA Games Organizing Committee) saya selalu membanggakan kalau Stadion Tenis Jakabaring yang pertama kali selesai dibangun dibandingkan venue cabang olahraga lainnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah berkali kali berkunjung ke Palembang baik sendiri sendiri maupun bersama Ketua Umum dan Sekjen PP Pelti, pengarahan langsung ke rekan Pelti Sumsel yang ikut mendampingi, dilakukan baik oleh Ketua Umum dan Sekjen, saya berharap semua itu sudah dilakukan atau dilaksanakan pada kunjungan berikutnya. Tetapi ternata tidak ada action. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba hari Jumat 23 September 2011 siang dimana saat itu Ketua Panpel Tenis Aga Soemarno tiba lebih awal karena saya alami kesulitan booking pesawat terbang pagi. Saya kaget setengah mati melihat kondisi lapangan tenis Jakabaring, karena seluruh toilet dalam kondisi sangat kotor dan tidak ada air sehingga banyak atelt khususnya putri dari manca negara sudah latihan tetapi ingin kebelakang tidak bisa karena belum ada air. Ini masalah besar. Belum lagi lapangan tidak ada backdropnya yang sudah lama diberitahukan harus ada karena bola bisa pecahkan kaca kaca disana kalau tidak ditutup. Ketika ditanyaan selalu dapat jawaban sebentar lagi.Referee pun sudah katakan kenapa memilih tempat ini unuk pertandingan internasional. "Ini belum siap." diapun tidak mengerti kenapa dibuat di Jakabaring. Dan saya tidak mau terangkan karena melihat Referee sudah marah marah, menurut saya lebih baik didiamkan.Dan saya tidak bisa berbuat apa apa walaupun sudah mengeluh dengan rekan di Palembang. Bantuan Firdaus salah satu rekan di Palembang cukup banyak karena saya arus persiapkan kebutuhan turnamen yang masih nol besar sepertiperalatan pertandingan yaitu Ice cooler, stringer . Terpaksa keluar kocek sendiri berbelanja di Carrefour Palembang beli 5 ice cooler seadanya. Masalah stringer yang merupakan salah satu persyaratan turnamen belum tersdia. Saya hanya dijanjikan oleh salah satu rekan di Palembang. Bahkan turnamen sudah mulai dimana Referee sudah marah marah melihat amburadulnya fasilitas di Jakabaring, saya kejar petugas yang janjikan adanya stringer tersebut, tetai selalu dapat jawabannya, nanti nanti terus. Akhirnya senin pagi saya bersama Firdaus keluar sendiri ke toko Sport Seth di Palembang, bertemu dengan pemilik yang dikenal dengan nama Bitu. Surat yang dibutuhkan langsung saya kontak Jakarta agar dikirimkan surat dari PP Pelti. Dalam waktu 15 menit surat sudah masuk. Uusanpun bisa selesai karen dikirimkannya besok harinya. Saya pun mempunyai idea agar Referee Nitin tidak ngamuk terus dengan perkenalkan dengan Bitu karena sama sama dari India. Lancar sudah kemarahan Refere bisa diredam.&lt;br /&gt;Kebetulan saya harus berangkat ke Jakarta Selasa 27 September 2011 karena ada rapat INASOC. Masalah pagi Senin 26 Sptember adalah tetap air yang belum nisa mengalir. Karena belum ada Koordinasi antara PDAM dan PLN. Air sudah ada di tangki darurat. Dalam dua hari ini setiap pagi selalu ada masalah khususnya belum lancarnya air mengalir, dan Refereepun tidak mau jalankan turnamen jika air belum lancar. Ya, saya katakan tunggu saja.&lt;br /&gt;Sewaktu saya kembali ke Jakarta, Ketua Umum dan Sekjen ke Palembang dan bertemu di bandara Sultan Mahmud II.Langsung meninjau lapangan dimana ditemukan masalah yang sama yaitu air belum mengalir.&lt;br /&gt;Besoknya saya kembali ke Palembang, dan dapt laporan kalau rekan saya dari Palembang menyampaikan laporan yang memojokkan saya atau menjelek jelekan saya. Dikatakan hanya jalan jalan, padahal semua informasi semua dia yang pegang dan tidak pernah diteruskan ke rekan rekan lainnya. Ya begitulah nasib jika sudah berusaha untuk kebaikan Palembang ternyata justru diputar balikkan. Lebih sedih lagi sewaktu saya berikan kaos panpel Garuda Indonesia, rekan ini minta kaos untuk ketua Pengprov Pelti Pelti dan saya berikan semua 4 pcs. Tetapi ternyata tidak satupun diberikan sama Ketua Pengprov Pelti Sumsel.  &lt;br /&gt;Memang tidak tahu diri..ini biangnya sehingga kemerosotan tenis Sumsel berada ditangannya yang selaku manis didepan saya tetapi akhirnya saya tahu siapa dia sebenarnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3746622095216415652-9129953485004029000?l=afraturandang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://afraturandang.blogspot.com/feeds/9129953485004029000/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3746622095216415652&amp;postID=9129953485004029000' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/9129953485004029000'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/9129953485004029000'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://afraturandang.blogspot.com/2011/10/tidak-tahu-diri.html' title='Tidak tahu diri'/><author><name>AFR</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01220833789333873360</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_c_SIwpZEocc/SpDkPpX0atI/AAAAAAAAA6k/YMmKv46V-rU/S220/foto+AFR+di+P+Raya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3746622095216415652.post-3109331678258735681</id><published>2011-10-20T08:42:00.000-07:00</published><updated>2011-10-20T08:56:29.505-07:00</updated><title type='text'>Muncul idea RemajaTenis di Palembang</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jakarta, 20 Oktober 2011&lt;/span&gt;. Setelah kembali dari Palembang sebagai persiapan SEA Games 2011, saya teringat kembali mengisis blogger ini sebagai pengalaman di Palembang. Sejak ditunjuk sebagai Ketua Panpel SOFT TENNIS SEA Games 2011 di Palembang, saya sering bolak balik ke Palembang mulai dari pengecekan stadion tenis Jakabaring sampai pengarahan terhadap rekan rekan di Palembang.&lt;br /&gt;Sejak beberapa hari ini Palembang saya teringat beberapa tahu silam selenggarakan turnamen Persami di Palembang. Melihat megahnya stadio tenis Jakabaring semangat sayapun timbul untuk kembali bangkitkan pertenisan di Palembang. Kenapa kita tidak memanfaatkan fasilitas yang sudah ada dan termegah di Sumatra. Langsung teringat kalau di Jakbaring akan diselenggarakan turnamen internaional dan nasional. Langsung saya memanfatkan momen ini karena selama 2 minggu saya berada di Palembang.&lt;br /&gt;Langsung saya coba atur dengan rekan di Palembang Tarmudji yang juga anggota Pelti Sumatra Selatan. Ternyata mendapatkan sambutan sehingga diaturnya lapangan di tiga lokasi. Waduh ini masalah baru lagi, tabah repot karena letaknya tidak berdekatan.&lt;br /&gt;Akhirnya seaktu saya lemparkan inisiatif ini ke Facebook, ternyata dapat sambutan dari rekan rekan tenis. Muncullah penawaran di lapangan Pusri ada 6 lapangan . Saya teringat pula Pekan Olahraga Nasional 2004 sewaktu itu saya sebagai Technical Delegate dan tahun lalu di POPWIL.&lt;br /&gt;Dengan modal niat , tekad dan juga nekat maka saya beranikan selenggarakan RemajaTenis di Palembang.&lt;br /&gt;Puji Tuhan, ternyata mendapatkan sambutan peserta datang dari Sumatra Barat, Lampung, Bengkulu, Jambi Bangka Belitung bahkan jakarta, Manado, Banjarmasin Bandung mulai muncul dipendaftarannya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3746622095216415652-3109331678258735681?l=afraturandang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://afraturandang.blogspot.com/feeds/3109331678258735681/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3746622095216415652&amp;postID=3109331678258735681' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/3109331678258735681'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/3109331678258735681'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://afraturandang.blogspot.com/2011/10/muncul-idea-remajatenis-di-palembang.html' title='Muncul idea RemajaTenis di Palembang'/><author><name>AFR</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01220833789333873360</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_c_SIwpZEocc/SpDkPpX0atI/AAAAAAAAA6k/YMmKv46V-rU/S220/foto+AFR+di+P+Raya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3746622095216415652.post-7231713101744315422</id><published>2011-09-27T04:17:00.000-07:00</published><updated>2011-09-27T04:29:25.987-07:00</updated><title type='text'>Wani Piro ?</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jakarta, 27 September 2011&lt;/span&gt;. Ada kejadian menarik dalam pelaksanaan RemajaTenis dikota Surabaya. Dalam minggu yang sama bisa digelar RemajaTenis di dua kota berbeda yaitu olo dan Surabaya. Memang hall ini sudah pernah dilakukan tetapi yang belum pernah berhasiljika 3 kota bersamaan karena kekurangan tenaga pelaksana. Dalam satu pertemuan dengan rekan rekan wasit nasional , saya kemukakan agar belajar komputer jika ingin maju kariernya. Karena induk organisasi Pelti tidak membuat penataran Referee. Jika sudah banyak tenaga Referee maka saya akn terpacu selenggarakan turnamen RemajaTenis sebanyak mungkin. Saat ini ada 2 tenaga Referee yangsaya bina agar bisa jalankan turnamen RemajaTenis. Perlu ketabahan mendidik mereka yang sedikit dipaksakan agar bisa menjalankan RemajaTenis.&lt;br /&gt;Kemudian saya ceritakan bagaimana sampai Eko Supriyatna asal Bandung bisa jadi Referee RemajaTenis. Mulai dari Medan diakhir tahun 2019 sewaktu digelar RemajaTenis di Medan dan sampai sekarang sudah berlangsung di tahun 2011.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikala RemajaTenis digelar di Surabaya saya menggunakan Referee setempat yang termasuk wasit White Badge. Saya mengamati sudah lama atas cara kerja Referee tersebut. Sewaktu saya di Solo saya mendapatkan laporan kalau Referee dihari pertama baru datang jam 12.00 sedangkan pertandingan sudah mulai jam 09.00. Saya langsung kirim SMS ke Refere tersebut dan dapat jawaban yang sedikit aneh. "Yang penting lancar, dan sudah ada asisten yang ditunjuk dia dan dibayar olehnya." begitulah jawabannya. Tapi ada buntut diakhir SMS tersbur yatu Wani piro. Karena saya tidak mau ribut saya hanya katakan kalau komitmen awal sudah disetujui maka harus konsukuen. Bahkan diapun bertanya ada masalah apa sebenarnya. Dan saya hanya sampaikan ada keluhan dari orangtua yang mau bertemu Referee taoi tidak ditempat.&lt;br /&gt;Rupanya Referee ini sudah dikenal konditenya tidak baik karena suka datang  terlambat. Sayapun teringat sewaktu diundang panpel UFO di Surabaya dihari pertama saya ingin ketemu Refereenya tapi tidak ada, tapi masih ditutupi oleh asistennya kalau ada padahal belum datang.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3746622095216415652-7231713101744315422?l=afraturandang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://afraturandang.blogspot.com/feeds/7231713101744315422/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3746622095216415652&amp;postID=7231713101744315422' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/7231713101744315422'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/7231713101744315422'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://afraturandang.blogspot.com/2011/09/wani-piro.html' title='Wani Piro ?'/><author><name>AFR</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01220833789333873360</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_c_SIwpZEocc/SpDkPpX0atI/AAAAAAAAA6k/YMmKv46V-rU/S220/foto+AFR+di+P+Raya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3746622095216415652.post-8930076483131313556</id><published>2011-09-27T03:53:00.000-07:00</published><updated>2011-09-27T04:13:40.637-07:00</updated><title type='text'>RemajaTenis Masuk Solo</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jakarta, 26 September 2011&lt;/span&gt;. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Selama tiga hari berada dikota Solo dengan dua kegiatan bersamaan yaitu Rapat Koordinasi Asean Para Games 2011 di Hotel Lor-Inn dan turnamen RemajaTenis dilapangan Manahan Solo. Memang nasib cukup bagus karena dengan dua kegiatan itu saya bisa melihat animo masyarakat Jawa Tengah ikut Turnamen RemajaTenis. Sambutan cukup bagus sekali karena tanpa diduga pesertanya cukup baik. Tahun lalu disaat diadakan di Solo peserta tidak mencapai 100 peserta tetapi kali ini sewaktu terima pendaftaran mencapai 156 peserta tetapi setelah hari pelaksanaan hanya 142 peserta karen aada yang batal tanpa beritahu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada yang menarik disini karena RemajaTenis mencoba membuat cara baru didalam pendaftarannya yaitu tidak ada sign-in yang merupakan kebiasaan selama ini di Turnamen Diakui Pelti.RemajaTenis lakukan adalah daftar dan entry fee ditransfer ke rekening bank. Ada satu pertanyaan dari salah satu orangtua yang mengatakan kalau kebiasan\aannya adalah bayar ditempat, ddan saya beritahukan kalau aturanRemajaTenis adalh trnasfer. Akhirnya dia mau ikuti karena dijelaskan kenapa dilakukan transfer entry fee yang diluar kebiasaan. Saya langsung sampaikan kalau bayar ditempat disaat yang sama misalnya ada 100 peserta maka berapa menit waktu terbuang hanya melayani pendaftaran kembali. Jika dilakuka sign-in sehari sebelumnya, juga merugikan peserta dari luar kota yang harus menginap semalam. Kalau di Solo bisa ditempuh bagi peserta dari Jawa Tengah dihari pertama langsung dari kotanya berangkat. Berarti ada penghematan waktu dan dana. Akhirnya mereka mau mengerti juga atas itikad baik RemajaTenis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayapun dihari Sabtu sempat bertemu dengan Wakil Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo dilapangan tenis Manahan, karena dia aktif juga latihan tenis. Berbincang pertama kali saya singgung masalah sepakboal karena dia itu Ketua Persis Solo.&lt;br /&gt;Sambutan rekan Pelti Solo cukup baik termasuk Pengelola GOR Manahan. Setelah dijelaskan masalah maksud dan tujuan selenggarakan RemajaTenis utnuk meriahkan kota Solo yang memiliki 9 lapangan dalam satu lokasi tapi sepi kegiatan, maka merekapun setuju memberikan kesempatan RemajaTenis digelar  di GOR Manahan.&lt;br /&gt;Sayapun berjanji kalau akan memriahkan lapangan Manahan dengan kegiatan tenis. Setelah RemajaTenis, saya akan bawa BII Indonesia Open Wheelchair Tennis Champs yang untuk pertamakali di Indonesia karena merupakan turnamen ITF Futures untuk wheelchair tennis. Setelah itu langsung saya sampaikan kalau sudah direncanakan 4-6 Nopember 2011RemajaTenis kembali ke Solo.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3746622095216415652-8930076483131313556?l=afraturandang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://afraturandang.blogspot.com/feeds/8930076483131313556/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3746622095216415652&amp;postID=8930076483131313556' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/8930076483131313556'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/8930076483131313556'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://afraturandang.blogspot.com/2011/09/remajatenis-masuk-solo.html' title='RemajaTenis Masuk Solo'/><author><name>AFR</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01220833789333873360</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_c_SIwpZEocc/SpDkPpX0atI/AAAAAAAAA6k/YMmKv46V-rU/S220/foto+AFR+di+P+Raya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3746622095216415652.post-3109377959648376112</id><published>2011-09-02T02:46:00.000-07:00</published><updated>2011-09-02T02:58:37.469-07:00</updated><title type='text'>Pesimis membuat kepala jadi Pusing</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jakarta, 2 September 2011&lt;/span&gt;. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Semangat begitu kencang tetapi akhirnya jadi lemes sendiri begitu mendapatkan masukan dengan rekan rekan tenis kursi roda yang hadir dalam pertemuan tersebut. Yang hadir Henny Santoso dari Komite Tenis Kursi Roda, Drg Hesti dari Pusrehabcat Kemhan dan Yasin Onasie dmanajer tim pelatnas Asean Para Games.&lt;br /&gt;Awalnya saya ceritakan kepada mereka kalau mimpi kita semua ada turnamen internasional Indonesia Open sudah bisa direaliser. Tetapi kemudian mereka menyampaikan kekuatiran atas waktu yang singkat ini bisa menjalankan misi ini. Waduh, inilah dia saya coba sampaikan bahwa jangan lepaskan momen ini karena kalau lepas saya kuatir akan hilang. &lt;br /&gt;Tetapi keinginan mereka berbeda karena Henny dan Yasin itu atlet tenis kursi roda dan sudah pernah aktip ikuti turnamen Malaysian Open. Mereka ceritakan pula bagaimana Malaysia bisa selenggarakan Malaysian Open dengan menghadirkan istri PM Mahatir. Waduh, saya terus terang belum sanggup kalau mau datangkan Pimpinan Pemerintahan, kecuali Walikota Solo yang kita coba sampaikan.&lt;br /&gt;Sayapun sampaikan ada keuntungan bagi atlet kita kalau petenis luar negeri tidak datang karena saya maklumi juga waktu singkat ini, berrati atlet kita akan mendpatkan ITF point. Ini salah satu keuntungannya. Mereka kemukakan kepada saya kalau waktu pelaksanaan 28-30 Oktober dengan Asean Para Games tgl 14-20 Des 2011 itu sangat dekat sehingga mereka tidak akan datang.&lt;br /&gt;Disinilah perbedan pendapat dengan merka tetapi saya tetap tidak mau kalah karena bagi saya persiapkan turnamen internasional sudah bukan barang baru. Walauun ada perbedaan dengan tenis kursi roda.&lt;br /&gt;Akhirnya saya sampaikan kalau saya paling suka dengan tantangan. disamping itu pula langsung saya minta kepada mereka yang pesimis apakah mau mendukung apa tidak. Merekapun sampaikan kalau akan mendukung. Sayapun minta semua harus kerja keras, karena waktu saya juga sangat sempit selama 3-4 bulan ini, tetapi saya masih mau berikan waktu untuk tenis kursi roda.&lt;br /&gt;Sayapun sampaikan sorenya saya akan kirimkan formulir pendaftaran ke ITF Wheelchair Tennis. Langkah awal adalah membentukan kepanitiaan yang akan melibatkan unsur Pelti, NPC (National Paralympic Committee = BPOC) dan BII. Dan esok harinya saya bertemu dengan Dr. Bob Syahrudin dari Komite Tenis Kursi Rada&lt;br /&gt;  &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3746622095216415652-3109377959648376112?l=afraturandang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://afraturandang.blogspot.com/feeds/3109377959648376112/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3746622095216415652&amp;postID=3109377959648376112' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/3109377959648376112'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/3109377959648376112'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://afraturandang.blogspot.com/2011/09/pesimis-membuat-kepala-jadi-pusing.html' title='Pesimis membuat kepala jadi Pusing'/><author><name>AFR</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01220833789333873360</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_c_SIwpZEocc/SpDkPpX0atI/AAAAAAAAA6k/YMmKv46V-rU/S220/foto+AFR+di+P+Raya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3746622095216415652.post-2676165153107453118</id><published>2011-09-02T02:22:00.000-07:00</published><updated>2011-09-02T02:45:27.716-07:00</updated><title type='text'>Kedatangan Sponsor Turnamen Tenis Kursi Roda</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jakarta, 1 September 2011&lt;/span&gt;. Beberapa hari lalu saya terima tilpon datang dari salah satu rekan dari BII yang saya kenal tahun lalu sewaktu menjalankan turnamen tenis kursi roda. Yudi, mantan wartawan yang sekarang bertugas di BII di Jakarta. Muncul keinginan mau sponsor turnamen tenis kursi roda. Keinginan ini saya tampung dan berusaha niat baik ini jangan dilepas. Keinginannya agar tiap tahun masih bisa eksis di turnamen tenis kursi roda. &lt;br /&gt;Agar tidak lepas maka saya usahakan agar beaya tidak besar. " Saya usahakan dibawah Rp. 100 juta untuk beaya pelaksanaannya." janji saya kepadanya ditengah tengah kesibukan mempersiapkan SEA Games 2011 di Palembang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayapun melihat ada satu momen sejak saya ditunjuk selaku Ketua Panpel Cabang olahraga Tenis Asean Para Games 2011 di Solo. Kenapa tidak dibuat internasional saja sesuai juga dengan mimpi petenis kursi roda agar di Indonesia juga ada turnamen Indonesia Open yang kelas Futures dari ITF.&lt;br /&gt;Begitu juga keinginan agar diselenggarakan di Solo yang juga digunakan sebagai tempat Asean Para Games 2011 bulan Desember mendatang.&lt;br /&gt;Kemudian saya kemukakan kepada Pak Yudi (Pramono Yudi) idea saya agar ditingkatkan menjadi event internasional dengan konsukuensi budget akan meningkat. Oleh karena itu saya coba kontak rekan dari ITF Wheelchair melalui Facebook yaitu Mark Bullock, dan kemudian saya terima email dari Valentina C dari ITF Whelchair Tennis. Saya minta formulir pendafataran turnamen. Saya tahu tidaklah mudah karena waktu yang saya sepakati yaitu 28-30 Oktober 2011 di Solo. Mana mungkin dalam waktu 2 bulan ITF mau terima. Tapi tekad saya cukup besar dimana kepentingan atlet pelatnas Asean Para Games bisa bertanding dan juga mendapatkan ITF point untuk peringkat dunianya, maka niat ini harus berhasil.&lt;br /&gt;Saya sadari ada kendala yang akan muncul baik keluar maupun kedalam, tetapi saya prioritaskan dulu yang keluar artinya ke ITF dulu adakah bisa diterima. Begitu baca formulir pendaftaran ITF maka tercantum soal sponsor yang tidak berhubungan dengan financial artinya BII sudah tertutup sebagai sponsor. Waduh, ini yang mengahmabt keinginan tersebut. Apakah dibuat turnamen nasional saja agar BII tidak kecewa.?&lt;br /&gt;Mulailah saya negosiasi dengan ITF. Ini makan waktu sekitar 1 minggu. Saya diminta soal nama sponsornya. Sayapun kemukakan kalau ini adalah bank yang jelas jelas bertentangan dengan aturan diatas, karena ITF ada sponsor BNP Paribas. Pengalaman saya di Davis up maupun Fed Cup yang juga disponsori BNP paribas, tentuany ITF sangat ketat soal in. Kemudian ada celah dari komunikasi saya dengan Valentina dari ITF Wheelchair. Ditanyakan juga apa saja yang saya berikan kepada BII selaku sponsor utama. Nah inilah yang akhirnya saya kemukakan kalau BII akan mendapatkan judul turnamen yaitu BII Indonesia Open atau Indonesia Open by BII, kemudian saya sebutkan pemasangan spanduk, umbul umbul dan stand promosi juga yang saya janjikan.&lt;br /&gt;Akhirnya, ITF berikan jawaban keesokkan harinya. Lega sudah, dan saya komunikasikan dengan BII masalah ijin ini. Waktu itu saya bertemu dengan Pak Pramono Yudi di Resto Bakmi Gajah Mada di samping Sarinah Thamrin. Langsung saya sampaikan kalau BII sudah OK, saya akan kirimkan formulir pendaftarannya ke ITF. Ternyata diberitahu, jangan dulu karena dia mau lapor dulu ke atasannya. Waduh lemes lagi, bakalan gagal lagi.&lt;br /&gt;Tetapi sorenya saya langsung dapat SMS yang beri kepastian. Langsung sore itu saya siapkan formulir pendaftarannya. tetapi karena ada yang kurang jelas terpaksa saya tunda dulu, karena mau konsultasi dengan rekan rekan dari Komite Tenis Kusi Roda yat rekan Dr. Bob Syahrudin dan Henny Santoso maupu rekan Yasin Onasie Manajer tim Pelatnas Asean Para Games 2011. Sayapun undang mereka besoknya rapat untuk berikan masukan. Maka saypu undang mereka ditambah dari Pusrehabcat Kemhan RI.&lt;br /&gt;ITF pu kirim email menanyakan formulir yang harus segera diterima, tetapi saya katakan berikan satu hari karena saya mau ketemu dulu dengan rekan rekan ini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3746622095216415652-2676165153107453118?l=afraturandang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://afraturandang.blogspot.com/feeds/2676165153107453118/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3746622095216415652&amp;postID=2676165153107453118' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/2676165153107453118'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/2676165153107453118'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://afraturandang.blogspot.com/2011/09/kedatangan-sponsor-turnamen-tenis-kursi.html' title='Kedatangan Sponsor Turnamen Tenis Kursi Roda'/><author><name>AFR</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01220833789333873360</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_c_SIwpZEocc/SpDkPpX0atI/AAAAAAAAA6k/YMmKv46V-rU/S220/foto+AFR+di+P+Raya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3746622095216415652.post-2956485069203459349</id><published>2011-08-31T01:44:00.000-07:00</published><updated>2011-09-02T02:22:20.108-07:00</updated><title type='text'>Pra-PON  tgl 2-12 Desember 2011</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;RemajaTenis, 31 Agustus 2011&lt;/span&gt;.&lt;span style="font-style:italic;"&gt; Saya ini paling suka kirim SMS melalui Ponsel kemasyarakat tenis untuk berikan informasi dengan cepat dibandingkan surat. Karena pengalaman selama ini sering kirim surat ke Pengprov Pelti diseluruh Indonesia yang alamatnya berbeda beda sehingga mayoritas banyak pengurus yang tidak tahu. Bahkan dikirimkan kealamatnya saja juga suka tidak tahu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bulan ini saya kirimkan SMS tentang Pra PON (Pekan Olahraga Nasional) yang telah dikeluarkan surat pemberitahuan ke Pengprov Pelti diseluruh 33 provinsi. Untk percapat sayapun minta no fax nya sehingga bisa dikirim langsung.&lt;br /&gt;Saya mengemukakan masalah ini karena tidak semua masyarakat tenis mengerti atas istilah dipertenisan ini. Buktinya baik itu pelatih ataupun orangtua belum mengerti dengan istilah entry by number dan entry by name. Kedua istilah ini belum diketahui mulai terungkap sewaktu saya ditanyakan kembali masalah tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua istilah ini tidak ada di single event, tetapi berlaku di multi event. Disini muli event seperti POPNAS, POMNAS, PON, SEA Games, Asian Games, Olimpiade.&lt;br /&gt;Nah, dimaksud dengan enry by number adalah pendaftaran ikut serta tanpa menyebutkan nama pemainnya. Disini ditekankan kalau daerah tersebut mau ikut even tersebut.&lt;br /&gt;Dan Entry by name, artinya pendaftaran peserta dengan menyebutkan nama pemainya.&lt;br /&gt;Nah, kapan digunakan PNP untuk kegiatan tersebut. Nah, kalau untuk PRA-PON maka PNP digunakan setelah Entry by Name , baru digunakan PNP terbaru. Kalau sudah ada ditentukan provinsi mana yang langsung masuk babak utama PON ( ada 8 provinsi termasuk tuan rumah). Dasarnya adalah peringkat tertinggi 2 petenis disetiap provinsi.&lt;br /&gt;Nah , kalau undian Pra-PON untuk undian maka digunakan PNP terbaru. Jika Pra-PON tanggal 2 - 12 Desember 2011 maka PNP digunakan per tgl 1 Desember 2011&lt;/span&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3746622095216415652-2956485069203459349?l=afraturandang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://afraturandang.blogspot.com/feeds/2956485069203459349/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3746622095216415652&amp;postID=2956485069203459349' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/2956485069203459349'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/2956485069203459349'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://afraturandang.blogspot.com/2011/08/prapon-tgl-2-12-desember-2011.html' title='Pra-PON  tgl 2-12 Desember 2011'/><author><name>AFR</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01220833789333873360</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_c_SIwpZEocc/SpDkPpX0atI/AAAAAAAAA6k/YMmKv46V-rU/S220/foto+AFR+di+P+Raya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3746622095216415652.post-8684711390261069870</id><published>2011-08-31T01:09:00.000-07:00</published><updated>2011-08-31T01:43:14.702-07:00</updated><title type='text'>Like and Dislike RemajaTenis</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jakarta, 31 Agustus 2011&lt;/span&gt;. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Disuasana Ramadhan yang fitri saya mulai mendapatkan masukan soal like and dislike terhadap apa yang saya lakukan selama ini didalam membantu pertenisan yang tercinta. Memang sebelumnya saya sudah menduga dan melihat, mendengar sendiri komentar miring terhadap apa yang saya sudah maupun sedang lakukan selama ini.&lt;br /&gt;Memang salah satu hobi saya ini adalah selenggarakan turnamen tenis mulai dari turnamen terendah yaitu Persami ( Piala Ferry Raturandang ) yang jumlahnya hampir mencapai 300 turnamen karena sejak tahun 1996.&lt;br /&gt;Selama ini saya cuek saja karena yang penting tujuan saya adalah membantu dengan memberikan sarana turnamen bagi petenis yunior mulai dari tingkat pemula maupun prestasi. Bahkan ada pelatih yang mencemohkan turnamen tersebut tetapi karena saya cuek dan secara rutin tetap saya jalankan setiap bulannya (bahkan Puasapun tetap diselenggarakan), akhirnya pelatih tersebut tetap kirimkan juga atletnya. Karena sudah sadar kalau turnamen itu adalah kebutuhan atlet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak tahun 2009, saya mulai tingkatkan turnamen dari Persami ke RemajaTenis sehingga Persami terhenti dengan label Piala Ferry Raturandang telah mencapai ke 67 sebagai pengganti nama Persami, dan  dengan label Persami sudah 200 an.&lt;br /&gt;Hal yang sama ada yang suka dan tidak suka terhadap RemajaTenis. Kalau Persami ketidak sukaan datang dari rekan rekan tenis diluar induk organisasi Pelti. Tetapi kalau RemajaTenis terbalik , hambatan datang dari internal organisasi. Ini tentunya buat saya kaget dan sempat shock juga , karena datang dari rekan sendiri. Sayapun hanya bisa berdoa agar rekan saya itu sadar apa yang saya lakukan untuk pertenisan kita.&lt;br /&gt;Tetapi karena saya tetap cuek dan konsisten dengan komitmen awal maka rekan rekan internal mulai menyadari kalau langkah saya lakukan itu sudah betul. Karena saya sendiri dalam menjalankan RemajaTenis melalui satu tim tetap mengacu kepada Ketentuan TDP Nasional yang dibuat PP Pelti. Yang lebuh hebat lagi sewaktu saya diberikan tugas untuk selenggarakan TDP Nasional diberikan komentar asal tidak menyalahi ketentuan TDP. Waktu saya baca memo tersebut saya tertawa sendiri. Artinya dipikir kalau saya jalankan RemajaTenis telah melanggar aturan atau ketentuan TDP Nasiboal.&lt;br /&gt;Kalau rekan rekan eksternal yang kurang senang dan sempat dilontarkan kepada rekan saya akibat ketidak tahuan atau karena solidaritas saja terhadap rekan saya yang kurang sepaham dengan saya.Setelah dijelaskan sebagai pelatih apakah tidak butuh turnamen maka jawabannya "perlu sekali". Nah, setelah dibalikkan oleh rekan saya itu kalau saya buat turnamen itu tidak salah dan dibutuhkan sekali oleh petenis yunior, baru pelatih tersebut sadar. Tapi masih ada pelati lain akibat solidaritas saja sehingga masih berpola pikir yang keliru. Bagi saya bukan masalah, karena saya tahu pelatih tersebut berpihak kepada solidaritas saja. Hebatnya pelatih ini pernah memberikan sponsor dana sebesar Rp 3 juta kepada RemajaTenis karena mau membantu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah suka dukanya dipertenisan Indonesia. Tetapi bagi saya yang penting tujuannya baik sekali dan saya tidak melanggar ketentuan TDP Nasional. Saya pernah ditegur sama teman lainnya yang simpati kepada saya. "Apakah tidak kuatir?" Kenapa muncul pertanyaan ini. Akibat suasana saat itu ada kecendrungan kalau RemajaTenis tidak didukung petinggi Pelti. Dan itu saya lihat dan dengar sendiri. Dan saya langsung jawab. "Selama tidak melanggar ketentuan TDP Nasional, kenapa takut?"&lt;br /&gt;Begitulah sedikit suka dukanya selaku penggagas turnamen RemajaTenis yang sudah dijalankan sejak th 2009 ( 5 turnamen ), tahun 2010  12 Turnamen) dan tahun 2011 sudah mencapai 12 turnamen, dan target saya 20 turnamen.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3746622095216415652-8684711390261069870?l=afraturandang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://afraturandang.blogspot.com/feeds/8684711390261069870/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3746622095216415652&amp;postID=8684711390261069870' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/8684711390261069870'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/8684711390261069870'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://afraturandang.blogspot.com/2011/08/like-and-dislike-remajatenis.html' title='Like and Dislike RemajaTenis'/><author><name>AFR</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01220833789333873360</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_c_SIwpZEocc/SpDkPpX0atI/AAAAAAAAA6k/YMmKv46V-rU/S220/foto+AFR+di+P+Raya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3746622095216415652.post-3037312032273388746</id><published>2011-08-29T04:01:00.000-07:00</published><updated>2011-08-29T06:00:56.493-07:00</updated><title type='text'>Target RemajaTenis di tahun ini hanya 20 turnamen</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jakarta, 29 September 2011&lt;/span&gt;. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Ada satu keinginan besar dalam diri saya yang mungkin bagi orang lain itu hanyalah mimpi. Tetapi karena saya beranggapan kita harus mulai dengan mimpi baru bisa terealiser keinginan tersebut. Mau tahun mimpi saya. Tidak lain adalah bikin turnamen nasional yunior dengan label RemajaTenis selama tahun 2011 adalah 20 turnamen. Karena tahun lalu sudah mencapai 12 turnamen di berbagai kota seperti Mataram, sumbawa Besar, Solo, Palu, Bandung,Pontianak, Banjarmasin dan Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin atau tidak mungkin tergantung dari mana kita melihat. Karena sejak Januari 2011 ternyata sudah mencapai angka 12 turnamen terdiri dari 11 turnamen dengan label RemajaTenis sedangkan 1 lagi sebagai pelaksana saja yatu Piala Bupati Bogor. Mencapai angka 20 sedangkan sekarang sudah memasuki bulan Agustus dan bahkan sebentar lagi sudah ke September. Berarti mencari 8 kali lagi. Secara matematika masih mungkin disisa waktu 4 bulan masing masing 2 turnamen setiap bulannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana mengatasinya semua itu. Saat ini sudah dibenak saya pelaksanaan di Jakarta ( 15-18 Sept), Solo dan Surabaya tanggal 23-25 September 2011. Ini sudah pasti berarti mencapai angka 15 turnamen. Tetapi akan ada lagi yaitu di Palembang tanggal 7-9 Oktober 2011. Tunggu kepastian lapangan yang akan digunakan yaitu lapangan Pemkot atau Pusri. Yang pasti bukan lapangan Bukit Asam Jakabaring ynng masih baru alias anyar. Masih tunggu konfirmasi dari rekan rekan di Palembang yang mau membantunya.Setelah itu akan membantu mengambil alih turnamen Detec Internasional yang batal dilaksanakan oleh club Detec seperti athun lalu dan sudah dikembalikan ke PP Pelti. Ternyata PP Pelti melalui Komite Pertandingan yaitu Aga Soemarno serahkan kepada saya untuk selenggarakan KU 10 th, 12 th dan 14 tahun. Aga akan jalankan KU 18 tahun dan 16 tahun di Senayan.&lt;br /&gt;Yang jadi pertanyaan adalah bulan Nopember 2011 mulai tanggal 11-22 Nopember 2011 kegiatan saya maupun rekan2 wasit berada di Palembang sehingga saya kehilangan armada pelaksana. Tetapi akan saya isi ditanggal 3-6 Nop 2011 di Jakarta dan  24-28 Nopember 2011 di Surabaya atau dan  Solo. Kendalanya, kekurangan tenaga pelaksana saja. Keluhan ini sudah lama saya sampaikan kepada rekan di Pelti juga beberapa tahun silam, mengingat mimpiku cukup mendasar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keyakinan saya cukup tinggi akan terealiser target 20 turnamen ditahun ini ahkan bisa lebih. Niat baik tentunya akan didukung semua pihak. Mudah mudahan saja ya!&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3746622095216415652-3037312032273388746?l=afraturandang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://afraturandang.blogspot.com/feeds/3037312032273388746/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3746622095216415652&amp;postID=3037312032273388746' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/3037312032273388746'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/3037312032273388746'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://afraturandang.blogspot.com/2011/08/taret-remajatenis-di-tahun-ini-hanya-20.html' title='Target RemajaTenis di tahun ini hanya 20 turnamen'/><author><name>AFR</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01220833789333873360</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_c_SIwpZEocc/SpDkPpX0atI/AAAAAAAAA6k/YMmKv46V-rU/S220/foto+AFR+di+P+Raya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3746622095216415652.post-2911433914148182910</id><published>2011-08-21T21:53:00.000-07:00</published><updated>2011-08-29T04:01:52.996-07:00</updated><title type='text'>Lupakan Tenis sejenak</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jakarta, 21 Agustus 2011&lt;/span&gt;. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Saya mencoba melupakan soal tenis yang selama ini selalu ada dalam pikiran saya. Ada saja idea saya terhadap tenis, dan saya mencoa selama 2 hari ini yaitu Sabtu 20 Agustus 2011 sore dan Minggu 21 Agustus 2011 saya bebas dari tenis setelah saya mematikan ponsel saya, karena saya paling sering terima telpon ataupun SMS dari rekan rekan tenis. Setiap saya mengingat atau mau bicara soal tenis langsung saya alihkan pembicaraan ataupun pikiran tentang tenis. Dan sayapun bersyukur kalau bisa menghilangkan sejenak masalah tenis yang cukuppadat bagi saya. Masih banyak tugas yang harus dilakukan, mulai dari persiapan turnamen internasional dibulan September dan Oktober baik di Jakarta maupun Palembang. Bukan hanya tenis tetapi juga persiapan soft tenis untuk SEA Games. Soft Tennis yang dihantui batal akibat peraturan yang berlaku di SEA Games yaitu minimal peserta 4 negara. Memang setelah entry by Nymber ditutup ternyata Soft tennis yang daftar untuk putra sdh memenuhi persyaratan ada 4 negara yaitu Thailand, Filipina, Indonesia dan Laos. Tetapi masalah muncuk di putri dimana Laos tidak mau mengirimnya. Waduh, soal ini saya lemparkan ke Sekjen Soft Tenis Asean di Manila yaitu Giovani Mamawal untuk memecahkan permasalahannya dan cari solusi terbaik agar soft tennis tidak gagal. Memang momen penting bagi Soft Tennis karena untuk SEA Games untuk pertama kali diselenggarakan Soft Tennis. Jika gagal maka yang agagal adalah  Soft tennis sendiri di Asean.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3746622095216415652-2911433914148182910?l=afraturandang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://afraturandang.blogspot.com/feeds/2911433914148182910/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3746622095216415652&amp;postID=2911433914148182910' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/2911433914148182910'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/2911433914148182910'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://afraturandang.blogspot.com/2011/08/lupaka-tenis-sejenak.html' title='Lupakan Tenis sejenak'/><author><name>AFR</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01220833789333873360</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_c_SIwpZEocc/SpDkPpX0atI/AAAAAAAAA6k/YMmKv46V-rU/S220/foto+AFR+di+P+Raya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3746622095216415652.post-7195635546467470782</id><published>2011-08-21T21:36:00.000-07:00</published><updated>2011-08-21T21:52:50.611-07:00</updated><title type='text'>Padat dengan acara keluar kota</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jakarta, 21 Agustus 2011&lt;/span&gt;. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Kegiatan saya cukup padat dibulan Puasa ini, dan tidak saya sangka sangka. Banyak terbang keluar kota yang frekuensinya cukup meningkat.&lt;br /&gt;Tepatnya tanggal 6-10 Agustus 2011 saya sudah berada di Manado. Kemudian 11 Agustus 2011 kembali ke Jakarta. Hanya satu hari di Jakarta, saya terima undangan harus ke Solo, tepatnya tanggal 13-14 Agustus 2011. Menghadiri rapat koordinasi pelaksana The 6th Asean Para Games 2011. Padahal saya baru ditunjuk seminggu yang lalu sebagai Ketua Panpel Tenis untuk the 6th Asean Para Games yaitu SEA Games untuk penyandang cacat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu kembali ke Jakarta 15 Agustus pagi, ternyata saya diundang kembali ke Palembang bersama Chef de Mission peserta SEA Games 2011. Berangkat ke Palembang tanggal 17 Agustus 2011 dan kembali ke Jakarta 18 Agustus 201 dan ikuti Welcome Dinner 18 Agustus di hotel Sultan Jakarta. esoknya 19 Agustus 2011 undangan rapat Chef de Mission Seminar di hotel yang sama mulai pagi sampai sore dan sorenya ada acara buka bersama di hotel Menara Peninsula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi dari perjalanan ke Palembang tanggal 17 Agustus lalu, disaat acara kunjungan venue dipimpin oleh Gubernur Sumsel Alex Nurdin ada beberapa kejadian lucu. Yang pertama disaat kunjungan ke stadion utama Jakabaring saya sempat berdiri dibelakan Chef de Mission dari Filipina dan satu LO yang menemani mereka. " What's name of your Governor ? " . Ini pertanyaan muncul karena terlihat dukungan petinggi daerah cukup besar terhadap SEA Games menarik perhatian Chef de Mission lainnya. Saya melihat LO yang tinggi badannya cukup cantik bertanya kepada rekan LO lainnya sambil berbisik. Setelah mendapat nama tersbut baru LO tersebut menyampaikan nama tersebut kepada yang bertanya. Saya persisi berdiri dibelakan keduanya, sehingga menarik perhatian saya. Setelah itu saya tepuk pundaknya LO yang cantik itu dari belakang. " Dari mana ?" Ternyata dapat jawaban kalau dia dari Jakarta, bukan dari Palembang. Rupanya Panpel (INASOC) merekrut LO bukan hanya dari Palembang saja tetapi dari Jakarta juga.  Kok aneh yang mendidik yang salah atau LOnya yang salah.&lt;br /&gt;Peristiwa kedua, sewaktu meninjau Wisma Atlet yang cukup populer dipemberitaan nasional akibat peristiwa Nazarudin akhir akhirnya, wisma tersebut cukup populer didunia jurnalis. Saya keluar dari dalam kamar yang disiapkan bertemu Gubernur Sumsle dengan topi dikepalanya. Langsung saya ditanya beliau. " What's you comment?" Langsung saya pikir , dia kira saya dari Luar Negeri, sedangkan saya jelas jelas gunakan T-shirt RemajaTenis yang cukup besar.&lt;br /&gt;Setelah itu saya mulai berguyon dengan rekan2 lainnya, kalau Wisma Atle itu belum ganti nama. " Apa namanya bang? " Begitulah pertanyaannya. Langsung saya sebutkan Wisma Nazarudin, biar dia sumbangkan dananya ke pembangunan wisma atlet tersebut, karena panitia INASOC Palembang belum terima dana sepeserpun dari Pemerintah seperti dikemukakan oleh Katua Umum KONI Sumsel.&lt;br /&gt;  &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3746622095216415652-7195635546467470782?l=afraturandang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://afraturandang.blogspot.com/feeds/7195635546467470782/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3746622095216415652&amp;postID=7195635546467470782' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/7195635546467470782'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/7195635546467470782'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://afraturandang.blogspot.com/2011/08/padat-dengan-acara-keluar-kota.html' title='Padat dengan acara keluar kota'/><author><name>AFR</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01220833789333873360</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_c_SIwpZEocc/SpDkPpX0atI/AAAAAAAAA6k/YMmKv46V-rU/S220/foto+AFR+di+P+Raya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3746622095216415652.post-3116597126955788165</id><published>2011-08-21T21:08:00.000-07:00</published><updated>2011-08-21T21:35:34.604-07:00</updated><title type='text'>Pelanggaran terjadi di Turnamen Yunior</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jakarta, 20 Agustus 2011&lt;/span&gt;. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Ada satu kekeliruan yang dilakukan oleh pelaksana turnamen nasional yunior selama ini karena sudah menyimpang dari ketentuan yang sudah baku baik di kelompok umum dan khususnya yunior yang paling sering terjadi. Tepatnya kekeliruan itu dilakukan oleh petugas REFEREE.&lt;br /&gt;Ada kejadian di final turnamen nasional di Jogja bulan lalu, dimana pemain dilarang menggunakan baju kaos yang ada tulisan nama sekolah atau klubnya berlatih. Yang melarang adalah wasit dan setelah dibawa ke Referee ternyata diperbolehkan. Atlet tersebut sudah &lt;br /&gt;Disini masalah sebenarnya yang mengacu kepada aturan yang telah dikeluarkan oleh ITF maupun Pelti. Ada pembatasan ukuran sponsor yang diletakkan dipakaian pemain yaitu tidak boleh lebih dari 13 cm2 baik di T-shirt dan juga di celana. Penempatannya pula juga diatur bukan semaunya. Bahkan logo pabrik pembuat kaos juga ada pembatasannya yaitu seperti Adidas, Reebeok, Nike, Fila dll itu ukurannya tidak lebih dari 18 cm2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernah kejadian diturnamen internasional yunior, tim Indonesia waktu itu menggunakan jaket Adidas yang terkenal dengan 3 garisnya itu memanjang dari atas kelengannya. Dilarang atau disuruh diganti karena sudah melanggar aturannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, ini sangat penting bagi orangtua, adanya ketentuan ini agar dilain kesempatan sudah harus menyiapkan pakaian yang memenuhi ketentuan tersebut, jangan sampai sudah tidak ada persediaan pakaian akan mengganggu konsentrasi atletnya. Hal yang sama juga bagi T-shirt yang diberikan oleh Turnamen turnamen lainnya sebagai sovenir. Ini jelas juga sudah melanggar. Ketentuan ini berlaku jika digunakan sewaktu didalam lapangan waktu mau bertanding saja, dan jika diluar pertandingan menggunakannya masih diperkenankan.&lt;br /&gt;Ini sebagai masukan kepada masyarakat tenis yang terbiasa dengan pelaksana turnamen yang kurang teliti (Referee) bisa berdampak lebih besar disaat ketemu petugas yang benar benar menjalankan aturan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu juga harapan saya kepada petugas Referee agar menjalankan tugas dengan menertibkan aturan aturan yang sudah baku ini. Karena turnamen yunior adalah turnamen pembinaan. Turnamen merupakan esensi penting untuk mendapatkan peningkatan kemampuan teknis dan mental. Karena akibat pelanggaran akan mempengaruhi  mental atlet.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3746622095216415652-3116597126955788165?l=afraturandang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://afraturandang.blogspot.com/feeds/3116597126955788165/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3746622095216415652&amp;postID=3116597126955788165' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/3116597126955788165'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/3116597126955788165'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://afraturandang.blogspot.com/2011/08/pelanggaran-terjadi-di-turnamen-yunior.html' title='Pelanggaran terjadi di Turnamen Yunior'/><author><name>AFR</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01220833789333873360</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_c_SIwpZEocc/SpDkPpX0atI/AAAAAAAAA6k/YMmKv46V-rU/S220/foto+AFR+di+P+Raya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3746622095216415652.post-8289811570255798117</id><published>2011-08-16T20:46:00.000-07:00</published><updated>2011-08-16T20:57:11.945-07:00</updated><title type='text'>Dibilang  PNP RemajaTenis</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jakarta, 16 Agustus 2011&lt;/span&gt;. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Beberapa kali saya terima SMS ataupun email dari masyarakat tenis mengenai Peringkat Nasional Pelti atau PNP yang terbaru. Yang saya anggap lucu ada yang bertanya PNP atau PNP RemajaTenis. Jadi dianggap PNP yang dikeluarkan oleh RemajaTenis. Memang selama ini ada keinginan buat peringkat nasional RemajaTenis berdasarkan hasil dari turnamen RemajaTenis, tetapi saya tidak mau bikin ribet karena ada 2 macam Peringkat nasional. Yang satau versi Pelti dan satu lagi versi RemajaTenis. Ini tidak mau saya lakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PP Pelti bulan Mei keluarkan PNP Kelompok Yunior, dimana dari hasil 9 turnamen nasional itu 7 adalah hasil RemajaTenis. Maka dari itu suka disebut ini PNP RemajaTenis. Bangga tapi sedih karena nada yang keluar rada sinis sehingga saya prihatin. Belum lagi ocehan ocehan dari teman teman pelaku tenis daerah, seolah olah PNP itu milik pribadi saja. Dari sistem baru PNP yang dikeluarkan PP Pelti ada perubahan yaitu dulu ada PNP single dan ganda, tetapi sekarang digabung jadi satau. Caranya hasil pertandingan Tunggal di jumlah dengan hasil ganda dimana nilai ganda itu hanya 25 % saja. Dan aturan baru mulai 1 Januari 2011 semua hasil tahun 2010 dihapus. Artinya mulai dari nol, dan juga kalau dulu jika ikuti minimal 2 TDP maka hasilnya PNP baru kelihatan, tetapi sekarang 1 TDPpun bisa keluar hasilnya. Maka dari itu terlihat petenis yang memiliki PNP cukup banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi saya kekeliruanpun yang dari rekan pembuat PNP saya minta dikoreksi karena ada 1 turnamen New Armada belum dimasukkan. Maka dari itu saya mintakan jangan dulu keluarkan PNP Kelompo Yunior sebelum data tersebut itu tepat. Waktu dikeluarkan PNP itu sampai dengan 21 Mei.&lt;br /&gt;Menjelang Puasa sayapun minta segera semua Turnamen nasional yunior diedit hasilnya dan bulan September sudah selesai. Kecuali ada turnamen yang belum kirimkan hasilnya. Ternyata memang ada, sehingga sayapun katakan coba tegur Refereenya kenapa sampai terlambat.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3746622095216415652-8289811570255798117?l=afraturandang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://afraturandang.blogspot.com/feeds/8289811570255798117/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3746622095216415652&amp;postID=8289811570255798117' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/8289811570255798117'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/8289811570255798117'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://afraturandang.blogspot.com/2011/08/dibilang-pnp-remajatenis.html' title='Dibilang  PNP RemajaTenis'/><author><name>AFR</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01220833789333873360</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_c_SIwpZEocc/SpDkPpX0atI/AAAAAAAAA6k/YMmKv46V-rU/S220/foto+AFR+di+P+Raya.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3746622095216415652.post-602705951922145787</id><published>2011-08-16T20:37:00.000-07:00</published><updated>2011-08-16T20:44:44.302-07:00</updated><title type='text'>Selesaikan Technical Handbook di Solo</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Solo, 14 Agustus 2011&lt;/span&gt;. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Ikuti acara rapat koordinasi Panpel The 6th Asean Para Games 2011 di hotel Sunan , ada perbedaan antara panitia SEA Games Palembang dengan SEA Games penyandang cacat. Kalau saya bandingkan antara kedua event ini dimana saya ikuti, maka terlihat kalau di INASPOC (Panpel Para Games) yang belum siap adalah Ketua Panpel dari masing masing cabang olahraga sedangkan di INASOC yang tidak siap adalah INASOCnya sendiri karena beberapa kali saya ikuti rapat ada perubahan personalianya yang sedikit membingungkan ketua panpel. Sering kali diminta data yang sudah pernah dikirimkan sebelumnya, ternyata ada pergantian persoanalia sehingga datanya tidak ada. Aneh juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langsung saya ajukan konsep Technical Handbook setelah menerima data datanya, dan malam inpun saya kirimkan dengan email dari laptop saya ke panpelnya. Kalau di INASOC keperluan perlengkapan sudah ditenderkan oleh Kantor Kemengpora sedangkan kami belum ajukan, tetapi di INASPOC saya ajukan kebutuhannya tetapi tidak menyebutkan harga satuannya, sehingga saat itu juga diminta untuk membuat harga satuannya. Pusing juga. &lt;br /&gt;Bisa dibayangkan kebutuhan meja dan kursi harus cek harganya dulu.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3746622095216415652-602705951922145787?l=afraturandang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://afraturandang.blogspot.com/feeds/602705951922145787/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3746622095216415652&amp;postID=602705951922145787' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/602705951922145787'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/602705951922145787'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://afraturandang.blogspot.com/2011/08/selesaikan-technical-handbook-di-solo.html' title='Selesaikan Technical Handbook di Solo'/><author><name>AFR</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01220833789333873360</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_c_SIwpZEocc/SpDkPpX0atI/AAAAAAAAA6k/YMmKv46V-rU/S220/foto+AFR+di+P+Raya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3746622095216415652.post-6739322514112385576</id><published>2011-08-16T20:20:00.000-07:00</published><updated>2011-08-16T20:30:18.787-07:00</updated><title type='text'>Jalan jalan ke Manahan, Solo</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Solo, 13 Agustus 2011&lt;/span&gt;. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Tiba di Solo langsung menuju ke Hotel Sunan tempat istrahat selama di Solo. Karena acara rapatnya setelah buka puasa maka saya menyempatkan diri langsung ke lapangan tenis Manahan. Melihat lapangan Manahan sayapun teringat akan beberapa tahun lalu diadakan event Davis Cup antara Indonesia melawan Kuwait dimana saya terlibat langsung sebagai pelaksana. Begitu juga tahun lalu saya adakan turnamen nasional RemajaTenis dilapangan tersebut.&lt;br /&gt;Kendala yang muncul datang dari rekan sendiri diinduk organisasi tenis Solo, tetapi semua bisa diselesaiakan dengan baik&lt;br /&gt;Sayapun ketemu rekan Freddy Pakaya yang sudah saya kenal selama ini sebagai pelatih dan orangtua salah satu petenis yunior. Memang nama Pakaya itu saya kenal datang dari Gorontalo. Tetapi kalau mendengar cara bicaranya sangat medok Jawa, maka sayapun selama ini tidak mau singgung masalah asal usulnya.&lt;br /&gt;Sewaktu bertemu dilapangan Manahan setelah saya coba telpon dan dia mau datang bersama putrinya petenis Jesica Pakaya, dalam perbincangan tersebut terungkap dari dirinya kalau ayahnya itu Polisi asal dari Gorontalo. Benar juga dugaan saya, dan dia mengaku belum pernah ke Gorontalo.&lt;br /&gt;Setelah itu ketemu juga dengan Bu Wahyuning orangtua dari salah satu petenis yunior Solo. Sayapun minta bantuan keduanya ikut serta dalam kepanitiaan Asean Para Games 2011 di Solo. Ternyata mendapatkan sambutan baik dari keduanya.&lt;br /&gt;Sayapun ungkapkan kalau saya berkeinginan adakan turnamen Remaja Tenia karena saya lihat lapangan Manahan cukup banyak ada 9 lapangan merupakan kompleks terbesar setelah Jakarta. Idea ini disambut oleh keduanya dan terungkap sekali kalau minat petenis yunior di Solo sudah menurun karena tidak ada turnamen tersbut.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3746622095216415652-6739322514112385576?l=afraturandang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://afraturandang.blogspot.com/feeds/6739322514112385576/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3746622095216415652&amp;postID=6739322514112385576' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/6739322514112385576'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/6739322514112385576'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://afraturandang.blogspot.com/2011/08/jalan-jalan-ke-manahan-solo.html' title='Jalan jalan ke Manahan, Solo'/><author><name>AFR</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01220833789333873360</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_c_SIwpZEocc/SpDkPpX0atI/AAAAAAAAA6k/YMmKv46V-rU/S220/foto+AFR+di+P+Raya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3746622095216415652.post-1799214883275139134</id><published>2011-08-16T19:55:00.000-07:00</published><updated>2011-08-16T20:17:59.226-07:00</updated><title type='text'>Ditunjuk sebagai Ketua Panpel  Asean Para Games 2011</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jakarta, 12 Agustus 2011&lt;/span&gt;. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Kembali ke Jakarta dari Manado tanggal 11 Agustus 2011, sayapun membaca surat dari National Paralympic Committee ex BPOC yang meminta saya sebagai Ketua Panpel Tenis Kursi Roda The 6th Asean Para Games 2011 yang akan berlangsung 12-20 Desember 2011 di Solo. &lt;br /&gt;Sebenarnya persiapan sudah dilakukan sejak Maret 2011 tetapi saya belum dilibatkan karena saya sudah mengerti cara kerja dari BPOC selama ini. NPC atau BPOC sudah meminta ke Pengurus Cabang Pelti Solo untuk menjadi Ketua Panpel. Saya sendiri cukup heran dengan cara demikian karena event ini adalah event SEA Games penye\andang cacat maka sebaiknya dikoordinasikan dengan induk organisasi cabang olahraga tersebut di tingkat Pusat sepeeti dilakukan oleh Komite Olimpiade Indonesia untuk SEA games di Palembang. Saya sendiri dilibatkan di SEA Games tetapi sebagai Ketua anpel Soft Tennis cabang olahraga yang pertama kali diselenggarakan di SEA Games.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini saya mencoba kontak ke BPOC atau NPC tersebut dan sempat berbicara dengan Sejkjen BPC yaitu Pribadi yang juga sudah saya kenal selama ini. Tujuannya hanya meminta Technical Handbook yang sudah dibuat, kaena sebagai Ketua anpel agak aneh kalau tidak membaca dulu Technical Handbook tersebut. Sebenarnya Technical Handbook itu dibuat oleh Ketua Panpel seperti yang sudah saya lakukan dengan SEA Games di Palembang untuk Soft Tennis. Kemudian konsep Technical Handbook diminta persetujua dari Technical Delegate yang ditunjuk dari luar negeri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika itu juga saya diminta hadir dalam rapat koordinasi panitia di Solo untuk tanggal 13-14 Agustus 2011. Wow, belum strahat di Jakarta sudah harus keluar kota lagi. Setelah itu saya terima dengan email Technical Handbook yang sudah dibuat. Ternyata yang saya terima masih kosong, artinya belum dikerjakan dengan sempurna. Ya, dapat kerjaan lagi. Ya, sayapun harus baca dulu laporan Technical Delegate dari Malaysia karena sudah sempat datang meninjau lapangan Manahan. Bahan2 tersebut saya tidak punya, dengan harapan ketika ke Solo sudah bisa didapatkan.&lt;br /&gt;Ketika saya bertanya kenapa diganti Ketua Panpelnya, ternyata dapat jawaban yaitu rekan yang telah ditunjuk kesan mereka tidak mengerti jobnya, sehingga panitia kebingunagan juga. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3746622095216415652-1799214883275139134?l=afraturandang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://afraturandang.blogspot.com/feeds/1799214883275139134/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3746622095216415652&amp;postID=1799214883275139134' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/1799214883275139134'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/1799214883275139134'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://afraturandang.blogspot.com/2011/08/ditunjuk-sebagai-ketua-panpel-asean.html' title='Ditunjuk sebagai Ketua Panpel  Asean Para Games 2011'/><author><name>AFR</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01220833789333873360</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_c_SIwpZEocc/SpDkPpX0atI/AAAAAAAAA6k/YMmKv46V-rU/S220/foto+AFR+di+P+Raya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3746622095216415652.post-1287356106691551079</id><published>2011-08-16T19:47:00.000-07:00</published><updated>2011-08-16T19:55:03.474-07:00</updated><title type='text'>Bertemu teman lama di Tondano</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jakarta, 11 Agustus 2011&lt;/span&gt;. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Sewaktu berkunjung ke Tondano, saya menyempatkan diri bertemu dengan rekan sewaktu bersekolah di Singaraja Bali. Pertemuan yang cukup mengesankan karena saya sudah lama tidak berjumpa dengan rekan satu ini yaitu Robby Senduk sekarang pensiunan perwira TNI Angkatan Laut yang mau kembali ke tanah leluhurnya di Tondano. Menempati rumah diatas tanah seluas 1 hetar, dia mau pindah dari kota besar ketempat yang sunyi. &lt;br /&gt;Letaknya tidka jauh dari sekolah tenis di Sasaran. Diantar oleh rekan Eddy Baculu sayapun kerumah Robby Senduk yang beberapa hari lalu telah kehilangan salah satu kakaknya Henny Senduk. Dihalaman masih banyak saya lihat karangan bunga beduka cita.&lt;br /&gt;Setelah bercerita ngalur ngidul mulai dari pertemuan terakhir di Jakarta setelah dia menamatkan penddikan di Akademi Angkatan Laut. Cerita tentang rekan di Sekolah Rakyat Singaraja yaitu Hendrik Pangemanan yang terakhir kali bersama Robby bertemu saya di Jakarta. Sayapun tidak ketemu lagi dengan Hendrik Pangemanan yang kerja di Teh SOSRO Jakarta.&lt;br /&gt;Sayapun diminta menunggu kakaknya Tutje Senduk (tinggal di Bandung) dan Vonny Senduk yang ada di Tondano. Akhirnya tunggu juga. Puas ngobrol sayapun pamit kembali ke Manado, tetapi diminta ketemu juga dengan Jeanne Katoppo yang juga ada di Tondano. Dan kamipun berangkat kerumah Jeanne Katoppo-Mambu.&lt;br /&gt;  &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3746622095216415652-1287356106691551079?l=afraturandang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://afraturandang.blogspot.com/feeds/1287356106691551079/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3746622095216415652&amp;postID=1287356106691551079' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/1287356106691551079'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/1287356106691551079'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://afraturandang.blogspot.com/2011/08/bertemu-teman-lama-di-tondano.html' title='Bertemu teman lama di Tondano'/><author><name>AFR</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01220833789333873360</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_c_SIwpZEocc/SpDkPpX0atI/AAAAAAAAA6k/YMmKv46V-rU/S220/foto+AFR+di+P+Raya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3746622095216415652.post-1234144925353777709</id><published>2011-08-11T22:09:00.000-07:00</published><updated>2011-08-11T22:19:42.180-07:00</updated><title type='text'>Kunjungan ke Sekolah Tenis Tumou Tou di Tondano</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jakarta, 11 Agustus 2011&lt;/span&gt;. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Kunjungan ke Tondano tanggal 8 Agustus 2011 dengan tujuan melihat langsung klub tenis Tumou Tou di Sasaran Tondano dilakukan hari ini pukul 13.00 dari Manado. Perjalanan cukup lancar sambil melihat lihat Gunung Lokon ditepi kota Tomohon Pergi berdua dengan Sinyo Mosal, sayapun menyetir sendiri kendaraan ke Tondano.&lt;br /&gt;Tiba di Tondano masih terlalu pagi karena latihan anak anak mulai opkl. 15.00, sayapun mencari warung kopi untuk merasakan kopi susu Tondano yang cukup dingi udaranya.&lt;br /&gt;Sayapun iseng SMS ke Eddy Baculu dan Rexy Raturandang.Keduanya lagi tunggu kedatangan saya di Tondano. Untuk mempercepat sayapun sms. Waktu ditanya kembali sama Eddy, saya sama siapa datangnya, sayapun katakan sama wewene (cewek). Maksudnya supaya mereka cepat datang. Kemudian ditanya juga cewek mana, langsung saya katakan keke Tondano biar tambah penasaran. Betul juga setelah itu lima menit kemudian keduanya muncul diwarung Esa Mokan Tondano.&lt;br /&gt;" Kena deh." dipikirnya cewek beneran bersama saya.&lt;br /&gt;Setelah itu langsung ke Sasaran melihat anak anak berlatih. Begitu tioba saya liha sedang latihan pemanasan dan hadir pelatih Eddy Pandelaki yang sudah lama saya kenal di Jakarta.&lt;br /&gt;Ternyata ada 20 petenis cilik. dan sayapun sempat bertanya kepada mereka satu persatu. So berapa lama ngana main tenis." begitulah pertanyaan saya kepada mereka. Ada yang baru 1 bulan dan lainnya 1,5 tahun sesuai dengan berdirinya sekolah tenis ini. Ada 3 petenis yang pernah ikuti Turnamen RemajaTenis di Palu tahun 2010.&lt;br /&gt;Sewaktu saya bertanyakepada mereka apa lagi yang dibutuhkan setelah ada 2 lapangan indoor, pelatih dan bola, maka jawaban yang saya terima adalah TURNAMEN. Inilah kebutuhan atlet yang sangat diharapkan dimana mana. Di Sulawesi Utara praktis tidak ada turnamen nasional. Sayapun minta kepada Eddy Baculu dan Eddy Pandelaki agar buat saja Persami.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3746622095216415652-1234144925353777709?l=afraturandang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://afraturandang.blogspot.com/feeds/1234144925353777709/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3746622095216415652&amp;postID=1234144925353777709' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/1234144925353777709'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/1234144925353777709'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://afraturandang.blogspot.com/2011/08/kunjungan-ke-sekolah-tenis-tumou-tou-di.html' title='Kunjungan ke Sekolah Tenis Tumou Tou di Tondano'/><author><name>AFR</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01220833789333873360</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_c_SIwpZEocc/SpDkPpX0atI/AAAAAAAAA6k/YMmKv46V-rU/S220/foto+AFR+di+P+Raya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3746622095216415652.post-7627994191211811572</id><published>2011-08-11T22:00:00.000-07:00</published><updated>2011-08-11T22:09:18.686-07:00</updated><title type='text'>Ulang tahun disaat Berduka di Manado</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jakarta, 10 Agustus 2011&lt;/span&gt;.&lt;span style="font-style:italic;"&gt; Berada di Manado disaat ulangtahun merupakan peristiwa keempat kalinya dalam kehidupan saya. Tanggal 7 Agustus 2011 saya berada di Manado dalam rangak meninggalnya mertua perempuan. Jadi untuk kali ini untuk pertamakalinya disaat berduka saya berulang tahun.&lt;br /&gt;Tiba di Manado Sabtu malam 6 Agustus 2011, sebagaimana kebiasaan di Manado disaat menunggu jenazah pemuda pemuda dikota tersbut berkumpul sambil menyanyi dan bermain kartu. Ya, biasanya ada yang mulai mabuk kecil kecilan. Sayapun tidak bisa tidur, dan saya paksakan masuk tempat tidur jam 04.00 pagi. Kemudian sudah bangun pkl 07.00.&lt;br /&gt;Waduh ini saya kuatirkan sekali yaitu kurang tidur diusia senja ini. Tetapi ap boleh buat harus menerima kenyataan, padahal kalau mau enak bisa saja saya pulang kerumah sendiri di Manado tetapi tidak saya lakukan.&lt;br /&gt;Menginat banyak juga teman teman yang mau datang melayat maka hari Minggu 7 Agustus 2011 saya tidak keluar rumah.&lt;br /&gt;Sore hari datanglah teman lama Ken Baculu yang dulu sewaktu berada di Manado membentuk club tenis dengan nama Manado Youth Tennis Club dibawah asuhan Panglima Kodam Merdeka Brigjen Widjojo Soejono (sekarang Purnawirawan Jendral TNI) Dan akhirnya datang juga rekan Eddy Baculu dari Tondano.Dalam pembicaraan diundang untuk keTondano melihat klub tenis asuhannya di Sasaran Tondano. Keinginan memenuhi undangan besar sekali dengan tujuan berikan motivasi kepada petenis yunior jika dikunjungi petinggi Pelti Pusat.&lt;br /&gt;Malam hari ada kebaktian penghiburan dilakukan oleh Gereja GMIMPerka Sorong Manado sampai jam 22.00 dan setelah itu dilanjutkan juga dengan acara pemuda pemuda setempat menyanyi sambil main kartu. Sayapun paksakan diri tidur jam 01.00, dan esok harinya sayapun baru bangun pukul 07.00&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3746622095216415652-7627994191211811572?l=afraturandang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://afraturandang.blogspot.com/feeds/7627994191211811572/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3746622095216415652&amp;postID=7627994191211811572' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/7627994191211811572'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/7627994191211811572'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://afraturandang.blogspot.com/2011/08/ulang-tahun-disaat-berduka-di-manado.html' title='Ulang tahun disaat Berduka di Manado'/><author><name>AFR</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01220833789333873360</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_c_SIwpZEocc/SpDkPpX0atI/AAAAAAAAA6k/YMmKv46V-rU/S220/foto+AFR+di+P+Raya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3746622095216415652.post-3196831552253854104</id><published>2011-08-11T21:49:00.001-07:00</published><updated>2011-08-11T22:00:18.060-07:00</updated><title type='text'>Berangkat ke Manado</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jakarta, 10 Agustus 2011&lt;/span&gt;. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Beberapa hari lalu, tetapyna Santu 6 Agustus 2011 terima berita dari Manado kalau mertua perempuan baru meninggal, dan langsung saya  pesan tiket pesawat untuk istri ke Manado. Waktu itu belum ada pikiran mau ke Manado  bersama sama. Tetapi akhirnya saya memutuskan ikut serta karena sewaktu mertua laki meninggal beberapa tahun silam saya tidak ikut ke Manado. Jadi kesimpulan saya waktu itu harus ikut juga ke Manado.&lt;br /&gt;Ternyata mendapatkan pesawat sore hari dengan Batavia Air. Yang berangkatnya juga tertunda dari jam 15.30 diundur 45 menit kemudian. &lt;br /&gt;Sewaktu check-in masih ada waktu 2 jam, dan saya mencoba buka laptop untuk internet connection dengan modem IM2. Periksa tas laptop ternyata modemnya ketinggalan. Lihat jam masih ada waktu maka saya nekat kembali ke Jakarta untuk spesial ambil modem tersebut.&lt;br /&gt;Karena selama ini saya harus selalu mengikuti perkembangan melalui internet dan mengirimkan email2 yang masuk begitu banyak. Jadi sangat ketergantunga dengan internet membuat saya haru membawa laptop dan modemnya.&lt;br /&gt;Ternyata cukup waktu untuk kembali kebandara. Tiba di Manado cukup larust malam pkl. 21.30 dan bersamaan pula kakak ipar dari Surabaya juga tiba lebih awal.&lt;br /&gt;Ada kejadian lucu, sewaktu ambil bagasi kakak ipar saya ini masih menunggu bagasinya belum ketemu, sedangkan bagasi saya sudah lebih dulu. Sampai semua bagasi pesawat Lion yang digunakan sudah habis, maka saya anjurkan pergi ke bagian lost and found Lion Air saja. Petugas sangat ertbatas, maka waktu habis menunggu. Tetapi sayapun minta dia lihat koper yang ada disana.Dia katakan tidak ada.&lt;br /&gt;Saat petugasnya datang diapun tunjukkan resi bagasi maka diketemukan tas itu. Dia katakan bukan miliknya sedangkan nomer resinya sama. Akhirnya petugasnya bingung juga maka dilihat nama penumpanya didapatlah namanya tetapi diapun katakan bukan miliknya. Akhirnya dibukalah tas tersebut baru dia sadar kalau itu tasnya.." Memang so tua ngana sayang."&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3746622095216415652-3196831552253854104?l=afraturandang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://afraturandang.blogspot.com/feeds/3196831552253854104/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3746622095216415652&amp;postID=3196831552253854104' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/3196831552253854104'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/3196831552253854104'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://afraturandang.blogspot.com/2011/08/berangkat-ke-manado.html' title='Berangkat ke Manado'/><author><name>AFR</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01220833789333873360</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_c_SIwpZEocc/SpDkPpX0atI/AAAAAAAAA6k/YMmKv46V-rU/S220/foto+AFR+di+P+Raya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3746622095216415652.post-6550162041381210623</id><published>2011-08-04T21:50:00.000-07:00</published><updated>2011-08-04T21:58:31.752-07:00</updated><title type='text'>Remaja Sumut bangkit dibuka Gubernur Sumut</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jakarta, 4 Agustus 2011&lt;/span&gt;. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Kegiatan dibulan Juli 2011 ditambah dengan pelaksanaan turnamen nasional RemajaTenis di kota Medan, tepatnya tanggal 22-24 Juli 2011 dengan label Remaja Sumut Bangkit. Yang saya tidak duga adalah acara pembukaan turnamen bisa dilakukan oleh Plt Gubernur Sumut. Kepastian Gubernur Sumut bisa hadir ternyata baru disampaikan malam harinya, tetapi dikatakan Gubernur akan main tenis 22 Juli 2011 pagi.&lt;br /&gt;Karena sistem kali ini tanpa sign-in maka pembagian kaos peserta baru dilakukan 22 Juli 2011 pagi.&lt;br /&gt;Bisa dibayangkan Gubernur sudah selesai main dilapangan yang akan digunakan sebagai acara pembukaan, maka saat itu peserta yang datang belum banyak. &lt;br /&gt;Karena sudah ada Gubernur maka dipaksakan siapa yang sudah hadir untuk masuk kedalam lapangan untuk upacara.&lt;br /&gt;Selama ini turnamen Remaja Tenis dibuka oleh pejabat setempat seperti di Jogja (2009) oleh Ketua Pengprov Pelti DIY, di Mataram NTB ( 2010) dibuka oleh Ketua Umum KONI NTB, di Sumbawa Besar (2010) dibuka oleh Bupati Sumbawa Besar, di Palu ( 2010) dibuka oleh Gubernur Sulteng, di Pontianak (2010) dibuka oleh Ketua Pengprov Pelti Kalbar (2010), di Banjarmasin (2010) dibuka oleh Ketua Umum KONI Provinsi Kalsel.&lt;br /&gt;Bertambahnya pejabat negara setempat membuka turnamen RemajaTenis merupakan salah satu kebanggaan kami dan juga penerimaan daerah atas keberadan RemajaTenis.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3746622095216415652-6550162041381210623?l=afraturandang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://afraturandang.blogspot.com/feeds/6550162041381210623/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3746622095216415652&amp;postID=6550162041381210623' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/6550162041381210623'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/6550162041381210623'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://afraturandang.blogspot.com/2011/08/remaja-sumut-bangkit-dibuka-gubernur.html' title='Remaja Sumut bangkit dibuka Gubernur Sumut'/><author><name>AFR</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01220833789333873360</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_c_SIwpZEocc/SpDkPpX0atI/AAAAAAAAA6k/YMmKv46V-rU/S220/foto+AFR+di+P+Raya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3746622095216415652.post-7001634108986096560</id><published>2011-08-04T21:40:00.000-07:00</published><updated>2011-08-04T21:49:49.268-07:00</updated><title type='text'>Terlambat check-in</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jakarta, 4 Agustus 2011&lt;/span&gt;. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Ada satu kejadian yang tidak bisa dilupakan saat berangkat ke Medan , tepatnya tanggal 21 Juli 2011 sebagai persiapan pelaksanaan Turnamen Remaja Sumut Bangkit di lapangan tenis Kebon Bunga Medan.&lt;br /&gt;Memang sebelumnya saya diingatkan agar berangkat dari rumah pukul 04.30 karena kuatir macet, sedangkan pesawat Lion jadwalnya pukul 07.00. Karena saya pikir pagi pagi tidak macet sayapun baru bangun pukul 04.30 dan siap berangkat pukul 05.15. Tiba di bandara pukul 06.00, dan karena barang yang dibawa cukup banyak ada 90 kg isinya bola, spanduk2 untuk turnamen. Ternyata dibandara salah turun dari kendaraan , seharusnya di terminal 1 B , saya turun di terminal 1 A. Bertiga kami jalan pindah ke terminal 1 B.&lt;br /&gt;Di counter cukup ramai sekali, dan kamipun antre seperti biasanya. Begitu sudah dekat counter, baru dibilang sama penumpang lainnya kalau counter ini untuk yang tanpa bagasi. Maka pindahlah kecounter lainnya yang juga cukup ramai sekali. Antre kembali, dan begitu tiba didepan counter sudah tinggal 5 menit lagi boarding. Dipindah kecounter ujung. Ikutlah pindah dan sampai dicounter, dikatakn sudah tutup. Bisa dibayangkan dengan bagasi 90 kg terpaksa batal berangkat karena dianggap terlambat. Apapun argumentasinya tetap penumpang salah. Tiket dianggap hangus atau dinilai hanya 10 % saja. Artinya harus beli tiket baru lagi, dengan harga Rp. 1.400.000 perorang. Sedangkan kami bertiga. Karena harus berangkat juga , maka sayapun menerima penawaran ke jam 09.00 karena yang jam 08.00 sudah penuh. Ya, nasib harus bisa menerima, yang penting harus berangkat ke Medan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3746622095216415652-7001634108986096560?l=afraturandang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://afraturandang.blogspot.com/feeds/7001634108986096560/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3746622095216415652&amp;postID=7001634108986096560' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/7001634108986096560'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/7001634108986096560'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://afraturandang.blogspot.com/2011/08/terlambat-check-in.html' title='Terlambat check-in'/><author><name>AFR</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01220833789333873360</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_c_SIwpZEocc/SpDkPpX0atI/AAAAAAAAA6k/YMmKv46V-rU/S220/foto+AFR+di+P+Raya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3746622095216415652.post-5557533220159598390</id><published>2011-08-04T20:38:00.001-07:00</published><updated>2011-08-04T20:49:19.796-07:00</updated><title type='text'>New Armada mau dipindah waktunya</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jakarta, 4 Agustus 2011&lt;/span&gt;.&lt;span style="font-style:italic;"&gt; Beberapa hari lalu saya terima telpon dari rekan di Magelang. Ada keinginan untuk memindahkan jadwal turnamen New Armada yang semula diawal tahun ,ingin diakhir tahun. Tetapi keinginan itu dijawab sendiri, artinya tahun 2011 jika dipenuhi akan diselenggarakan dua kali yaitu awal Januari dan akhir Desember 2011.&lt;br /&gt;Saya sendiri mengatakan bukan masalah mau selenggarakan beberapa kali turnamen justru akan membantu pertenisan kita.&lt;br /&gt;Dikatakan pula keinginan ini setelah berkonsultasi dengan rekan pelatih FIKS dari Bandung, sehingga dikatakan jika diselenggarakan setelah pelaksanaan FIKS Bandung, karena musim liburan sekolah. Jadi idea ini muncul setelah berkonsultasi dengan rekan dari Bandung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi saya bertanya kembali, tentang jumlah pesertanya awal tahun 2011, karena jika pesertanya sangat minim maka alasan diubah jadwalnya dari anuari ke Desember masuk akal alasannya karena liburan sekolah. Ketika dijaab mencapai angka 300 pesertanya maka saya katakan sekarang petenis yunior itu tidak mengenal waktu liburan atau sekolah. Bahkan sering minta ijin bolos sekolah.&lt;br /&gt;Saya katakan pula, masyarakat tenis sudah mengenal Piala New Armada itu diawal tahun sehingga petenis yunior sudah dijadwalkan ikut pertandingan diawal Januari setiap tahunnya.&lt;br /&gt;Jadi kesimpulan saya waktu itu tidak perlu dipindahkan keakhir tahun karena sudah populer diawal tahun&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3746622095216415652-5557533220159598390?l=afraturandang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://afraturandang.blogspot.com/feeds/5557533220159598390/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3746622095216415652&amp;postID=5557533220159598390' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/5557533220159598390'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/5557533220159598390'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://afraturandang.blogspot.com/2011/08/new-armada-mau-dipindah-waktunya.html' title='New Armada mau dipindah waktunya'/><author><name>AFR</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01220833789333873360</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_c_SIwpZEocc/SpDkPpX0atI/AAAAAAAAA6k/YMmKv46V-rU/S220/foto+AFR+di+P+Raya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3746622095216415652.post-4269201040927501754</id><published>2011-07-27T21:57:00.000-07:00</published><updated>2011-07-27T22:51:05.119-07:00</updated><title type='text'>Ditemukan prize money di turnamen yunior</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jakarta, 14 Juli 2011&lt;/span&gt;. Hari ini saya terima SMS dari salah satu orangtua yangputranya cukup aktip ikuti turnamen tenis yunior. Isinya sangat mengagetkan sekali karena selama ini saya menganggap turnamentersebut sudah mengerti mana yang boleh dan mana yang tidak boleh dilakukan khususnya turnamen yunior. Bunyi SMS tersebut sebagai berikut. " Pak..kejuaraan B kok dapat uang ya pak." begitulah SMS tersebut datang dari Jogja yang sedang berlangsung saat itu. Sayapun langsung kirimkan SMS kepada penyelenggara. " Mohon kepada pemenang B Jogja tdk diberikan peize money sesuai ketentuan TDP tdk diperkenankan beri hadiah uang. Mhn jgn dilanggar." Tetapi SMS saya ini tidak dijawab. Karena ingin tahu lebih detail sayapun kirimkan SMS kepada orangtua yang melaporkan masalah ini. Dan juga kepada orangtua lainnya sebagai peserta. Ada jawabannya . Mmgpak juara dpt uang dan HP, quarter dpt baju celana. Tetapi ada juga orangtua yang beri jawabannya agak lucu. Setahu saya dari dulu turnamen B ini selalu berikan uang.  Dan karena saya minta diberikan buktinya maka saya terima jawabannya.&lt;br /&gt;Amplop d ambil...sbgai bukti pengambilan uang. dan uangnya d ambil oleh pemenangnya. Penasaran juga maka saya kirim SMS ke refeee yang bertugas dan penanggung jawab wasit di PP Pelti. Dapat jawaban dari penanggung jawab wasit Didapatka data dari referee yang bertugas kalau penyelenggara berikanberpacu ke voucher. Karena saya tetap mencari tahu maka saya kemukakan kepada penanggung jawab wasit bukti laporan dari orangtua pemenang menyatakan ada uang cash. Maka saya terima balasan dari penanggung jawab wasit yaitu. " Menurut keterangan yg sy dpt orangtua pemain yg ambil." Ini berkembang terus dan karena saya tetap ngotot kirim sms kepada referee yangtidak menanggapinya, maka tiba tiba saya terima jawabannya esok hari ." Sepngetahuan saya, pemain dapat piagama, Piala dan hadiah bola." Tetapi karena saya masih kurang yakin jawabannya ini maka saya krimkan sms lagi sebagai tanggapan. Kemungkinan setelah ketahuan beri prize money maka diubahlah caranya. Tetapi sehari sebelumnya sudah ada yangmenerimanya kemudiandihari terakhir diganti caranya dengab berikan bolayang kemudian bola itu dibeli panitia ditempat pertandingan. Cara cara seperti ini sudah jelas melanggar. Tetapi ada yang menarik salah satu rekan saya coba investigasi orangtua pemenang yang dikenalnya karena putranya keluar sebagai pemenang. Jawaban yang diterima agak lucu. Karena orangtua itu katakan jangan beri tahu kepada saya. Ada pengakuannya juga sebagai pegangan. Waduh saya coba kirimkan sms kepada Ketua Pelti kota Jogja. Yang dalam sms kemasyarakat tenis disebutkan kalau mereka tidak pernah mendapatkan teguran dari PP Pelti. Saya langsung kirimkan sms menyebutkan jika ada pelanggaran aturan TDP dengan berikan hadiah uang (dalam bentuk apapun) maka tdk diakui sebagai TDP. Dan sms sys dibalasnya pula . Isinya. " Maaf menurut yg saya tau tidak ada hadiah apapun kecuali piagam, piala dan sovenir, jadi selain tsb diatas tidak ada, karena saya juga ikut menyerahkan utk salah satu pemenang, terima kasih". Maka saya forward saja sms yg saya terima dari salah satu orangtua pemenang yang terima hadiah uang.Dan sebutkan hasil investigasi dari rekan2 di Pelti ada ditemukan hadia pemberian uang.Akhirnya diapun mau mengerti.&lt;br /&gt;Ya, kalau begitu terus maka saya kasian terhadap petenis yang menerima hadiah uang yang nilainyatidak terlalu besar karena uang yang diterima sekitar dibawah Rp. 500 ribu.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3746622095216415652-4269201040927501754?l=afraturandang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://afraturandang.blogspot.com/feeds/4269201040927501754/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3746622095216415652&amp;postID=4269201040927501754' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/4269201040927501754'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/4269201040927501754'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://afraturandang.blogspot.com/2011/07/ditemukan-prize-money-di-turnamen.html' title='Ditemukan prize money di turnamen yunior'/><author><name>AFR</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01220833789333873360</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_c_SIwpZEocc/SpDkPpX0atI/AAAAAAAAA6k/YMmKv46V-rU/S220/foto+AFR+di+P+Raya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3746622095216415652.post-8565260425776821127</id><published>2011-07-08T20:56:00.000-07:00</published><updated>2011-07-08T21:34:53.407-07:00</updated><title type='text'>Harus jeli persiapkan atlet ke PON 2012</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jakarta, 8 Juli 2011.&lt;/span&gt; Menjelang Pekan Olahraga Nasional (PON) 2012 di Riau oleh PP Pelti akan diselenggarakan Pra-PON yang waktunya masih belum ditentukan sekali karena ada permintaan agar dilaksanakan akhir tahun 2011.&lt;br /&gt;Disamping itu pula ada ketentuan baru dimana peserta PON ini harus kelahiran tahun 1991, sehingga beri peluang kepada atlet2 daerah bisa berkembang dan bisa ikuti event akbar sekali 4 tahun ini.&lt;br /&gt;Tetapi kalau saya ikut perkembangan ada daerah yang tenang tenang saja tidak terlihat aktivitasnya tetapi ada yang sudah mempersiapkan dirinya bahkan ada daerah sudah mulai lakukan import atlet daerah lain atau dengan kata lain mutasi atlet atau lebih kasar dikatakan beli atlet.&lt;br /&gt;Saya mencoba membuka atau menganalisa keadaan pertenisan saat ini yang saya kira tidak semua daerah mengetahuinya. &lt;br /&gt;Daerah 12 tempat yang diperebutkan daerah dalam PON maka 8 daerah akan masuk langsung didalamnya termasuk tuan rumah. Ketujuh daerah ini dipilih berdasaran 2 atletnya yang memiliki Peringkat NasionalPelti (PNP) tertinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya mau coba membaca peta kekuatan berdasarkan PNP terakhir ( 1 April 2011. Dari nama nama yang tercatat 53 atlet ternyata yang bisa ikuti PON ini hanya 24 putra dan dari 42 nama putri yang layak ikut hanya 37 petenis.Memang putri yunior lebih banyak memiliki PNP dikelompok umum atau senior.&lt;br /&gt;Bagaimana kesempatan atlet atlet bisa ikuti PON?&lt;br /&gt;Coba kita lihat dari putra lebih dulu. Ada 24 putra. Andaikan distribusi atlet dari 24 tersebut kita asumsikan perdaerah 2 maka ada 12 daerah yang layak, sedangkan yang masuk langsung tanpa ikuti PRa_PON adalah 7 daerah dan 1 tuan rumah masuk langsung.  Artinya hayna 14 atlet saja yang dihitung, tetapi kenyataannya akan berbeda karena ada daerah yang memiliki 3-4 atletnya.&lt;br /&gt;Saya coba analisa dulu, dari 24 atlet tersebut mewakili daerah mana saja.&lt;br /&gt;DKI ada 5, Jawa Barat 3, Jawa Tengah 4, Jawa Timur 3, Sumut 1, Kalimantan Barat 1. Berarti hanya 6 dan tuan rumah yang langsung masuk ke PON 2012.&lt;br /&gt;Bagaimana dengan putri yang memiliki PNP ada 37 petenis. Kalau dirata ratakan saja secara kasar, maka andaikan setiap daerah 2 didapat 18 daerah.&lt;br /&gt;Coba kita lihat dari 37 nama tersebut pembagian nya seperti apa.&lt;br /&gt;DKI 11, Jabar 4, Jateng 11, Jatim 2, DIY 2, Kalbar 1, Sumsel 1, Sumut 1,Kaltim 1, Sumbar 1, Sulut 1. Berarti ada 11 daerah plus 1 tuan rumah.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat peta ini seharusnya rekan rekan duidaerah lebih jeli melihat peluangnya. Saat ini baru satu daerah yang menyatakan tidak ikut Pra-PON yaitu Papua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sendiri sewaktu bertemu rekan rekan didaerah telah menyampaikan masalah peluang bisa didapat asal tahu cara caranya. Salah satu yang saya anjurkan agar setiap daerah bisa selenggarakan turnamen nasional kelompok umum sehingga bisa mendapatkan PNP bagi daerahnya. Ini lebih murah daripada kirimkan atletnya ikuti turnamen di Jakarta.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3746622095216415652-8565260425776821127?l=afraturandang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://afraturandang.blogspot.com/feeds/8565260425776821127/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3746622095216415652&amp;postID=8565260425776821127' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/8565260425776821127'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/8565260425776821127'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://afraturandang.blogspot.com/2011/07/harus-jeli-persiapkan-atlet-ke-pon-2012.html' title='Harus jeli persiapkan atlet ke PON 2012'/><author><name>AFR</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01220833789333873360</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_c_SIwpZEocc/SpDkPpX0atI/AAAAAAAAA6k/YMmKv46V-rU/S220/foto+AFR+di+P+Raya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3746622095216415652.post-6247912315309591661</id><published>2011-07-07T20:20:00.000-07:00</published><updated>2011-07-07T22:41:21.521-07:00</updated><title type='text'>Pembina Kurang Menghargai Perjuangan atletnya</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jakarta, 7 Juli 2011&lt;/span&gt;. Ada satu permasalahan yang saya perhatikan didunia pertenisan kita ini. Ada permasalahan yang bisa dianggap sepele. Semua pihak mengakui kalau peranan orangtua itu sangat dominan didalam memajukan pendidikan putra dan putrinya begitu pula di pertenisan disamping pelatihnya. Ada sesuatu hal yang saya perhatikan perlu juga dipahami bagi para orangtua selaku pembina. Kita akui kalau penggemar tenis itu datang dari berbagai kalangan mulai dari menengah keatas bahkan ada juga yang berasal dari kalangan bawah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya bisa bicara disini berdasarkan pengamatan saya disetiap turnamen khususnya kalangan petenis yunior. Setiap atlet bertanding tentunya membutuhkan perhatian baik dari pelatih maupun orangtuanya.&lt;br /&gt;Memang setiap orangtua maupun pelatih mempunyai pandangan berbeda dengan saya. Tetapi sedikitnya didalam membangun pembinaan putra dan putrinya itu diperlukan juga suatu penghargaan terhadap prestasi yang didapatnya. Nilai penghargaan tentunya akan berbeda beda tergantung dari mana melihatnya. Karena saya pernah merasakan sebagai atlet yunior. Coba kita perhatikan jika melihat didalam suatu acara baik dikalangan bawah maupun atas. Acara lucky draw. Yang hadir memberikan perhatian cukup besar. Padahal nilai barang yang dijadikan hadiah setiap orang bisa membelinya sendiri. Tetapi anthusiasnya mereka mengikutinya. Karena semua mata tertuju kepadanya jika berhasil mendapatkan lucky drwa tersebut. Hal yang sama juga pada petenis yunior. Ada kebanggan disaat acara penyerahan hadiah, semua mata tertuju kepadanya dan diabadikan dengan foto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa contoh kecil, disaat putra ataupun putrinya mendapatkan prestasi baik mulai dari semifinalis , ataupun runner up dan juga juara, tentunya perlu mendapatkan perhatian baik dari penyelenggara maupun pembinanya. Kalau putra ataupun putrinya menjadi juara ataupun runner up, maka pembinanya masih berikan waktu untuk menunggu acara pemberian penghargaan tersebut. Artinya mau menunggu saat upacara pemberian penghargaan kepada pemenang. Tetapi beda jika hanya mencapai semifinal saja, maka penghargaan yang diberikan oleh penyelenggara itu diangap remeh artinya acara tersebut tidak akan dihadirinya karena ingin pulang cepat cepat. Saya perhatikan sekali, jika ini terjadi bagi atlet yang baru pertama kali menjadi semifinalis, kemudian ditinggal pergi juga oleh pembinannya maka ada sedikit kekecewaan tersendiri. Bagi atlet tentunya ada kebanggaan dengan membawa pulang piala dan piagam yang diterimanya tetapi diterimanya dalam acara khusus yaitu acara pemberian hadiah dan diabadikan dalam foto foto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada lagi kasus lainnya, dimana penghargaan bagi pemenang ditolak oleh pembinanya. Ini kasus benar benar terjadi. Memang saya perhatikan ada beberapa pelaksana turnamen didalam promosi turnamen dengan berbagai cara untuk menarik atlet tersebut bisa berpartisipasi. Berbeda dengan beberapa tahun silam. Karena minimnya turnamen sehingga ada kepastian kehadiran pemain terutama jika dimusim liburan sekolah. Saat ini munculnya turnamen sehingga tiba saatnya pembina tersebut bisa memilih turnamen tersebut sesaui dengan kemampuan koceknya sendiri.&lt;br /&gt;Mau tahu promosi yang dilakukan penyelenggara. Kalau yang biasa sesuai anjuran Pelti, cukup cantumkan hadiah dalam bentuk piala dan piagam sebenarnya sudah cukup . Tetapi akibat persaingan tersebut maka dicantumkan adanya hadiah barang berupa sovenir. Tetapi ada juga dengan berani mencantumkan nilah hadiah barang tersebut mencapai puluhan juta rupiah. Bagi kalangan tertentu bisa mengartikan lain. Saya pernah berdebat dengan salah satu orangtua atlet yang termakan dengan promosi tersebut. Pembina ini lupa kalau dicantumkan hadiah berupa sovenir ataupun barang tersebut dianggapnya ada hadiah uang cash. Hadiah berupa barang dengan nilai puluhan juta bisa juga diartikan mulai dari harga Piala, Piagam dan sovenir. Untuk turnamen yunior mempertandingkan kelompok umur 10 tahun, 12 tahun, 14 tahun, 16 tahun dan ditambah 18 tahun maka panitia harus sediakan piala sejumlah 10 x 4 bh= 40 piala. Tetapi bisa juga hanya diberikan kepada juara dan runner up, berupa piala dan piagam. Dan semifinalis tidak diberikan piala tetapi piagam. Total hadiah tersebut termasuk sovenir di total bisa saja mencapai puluhan juta rupiah. Kecewa merasa tidak sesuai harapannya, tetapi menurut saya termakan dengan promosi, maka pembina ini langsung tidak mau ambil hadiah piagam dan sovenir yang disediakan (apapun bentuknya). Saat itu setelah saya terangkan semuanya pembina (KU 10 tahun) langsung mau pulang dan saya katakan itu hak Anda. Langsung anaknya diajak pulang . Tetapi apa yang terjadi, didepan saya anak itu tidak mau pulang, dan untungnya ayahnya tidak marah2 sama anaknya karena kesal. "Tunggu dulu mau lihat yang bertanding." ujar anak tersebut memberikan alasannya.&lt;br /&gt;Disinilah, yang perlu diperhatikan pembinanya tidak mau mengerti dengan keinginan putranya. Ini pendapat saya. Karena anak ini ingin juga hadir disaat ada acara penyerahan hadiah walaupun hanya sebagai semifinalis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada satu lagi yang buat saya terkejut. Setelah acara penyerahan hadiah dimana ditambah foto bersama (tentunya anak2 ingin foto bersama sebagai kebanggaannya juga) selesailah sudah acara tersebut. Saat saya mau kembali ke Jakarta, sempat rekan saya mendapatkan sms mengatakan kalau hadiah cincin yang diterima putranya (juara) ternyata cincin emas muda. Saya sendiri tidak mengerti masalah emas.&lt;br /&gt;Artinya cincin itu sudah mau dijual oleh ayahnya. Mungkin sudah butuh uang. Belum 2 jam selesai penerimaan ternyata hadiah itu mau dijual.&lt;br /&gt;Disini saya melihat pembinannya kurang menghargai nilai hasil perjuangan putranya untuk mendapatkan hadiah tersebut. Menurut saya seharusnya putranya menikmati dulu cincin tersebut beberapa hari. Sehingga jika ketemu dengan rekan rekannya tentunya akan bertanya hadiah tersbut. Disinilah kebanggaan atlet dibandingkan rekannya yang kurang berhasil diturnamen.&lt;br /&gt;Bisa saja terjadi pembinanya sudah membutuhkan uang untuk kehiduopan sehari harinya atau untuk membeayai anaknya ikuti turnamen dikota lainnya. Tetapi ini semua pendapat pribadi saya saja menghadapi masalah ini. Karena pengamatan saya banyak orangtua/pembina kurang mendukung prestasi atletnya sendiri, akibat ulah yang berlebihan ini. Kegagalan atlet karena ulah pembinanya sendiri.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3746622095216415652-6247912315309591661?l=afraturandang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://afraturandang.blogspot.com/feeds/6247912315309591661/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3746622095216415652&amp;postID=6247912315309591661' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/6247912315309591661'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/6247912315309591661'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://afraturandang.blogspot.com/2011/07/pembina-kuarng-menghargai-perjuangan.html' title='Pembina Kurang Menghargai Perjuangan atletnya'/><author><name>AFR</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01220833789333873360</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_c_SIwpZEocc/SpDkPpX0atI/AAAAAAAAA6k/YMmKv46V-rU/S220/foto+AFR+di+P+Raya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3746622095216415652.post-3601523247369349600</id><published>2011-07-07T02:07:00.000-07:00</published><updated>2011-07-07T02:37:20.147-07:00</updated><title type='text'>Publikasi memojokkan jika tidak melihat akar permasalahannya</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jakarta, 7 Juli 2011.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Beberapa minggu lalu saya pernah menerima telpon dari salah satu rekan wartawan di Jakarta. Dia menanyakan masalah atlet tenis dengan induk organisasi tenis Pelti. Karena saya masih menyetir mobil, maka saya hanya sms saja kalau sebaiknya tunggu selesai saya menyetir mobil. Tetapi akhirnya saya tidak terima telpon walaupun saya sudah selesai menyetir mobil.&lt;br /&gt;Ini masalah yang kalau diterangkan tidak dari awal maka akan terjadi berbeda persepsi dengan sebenarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sendiri karena mengikuti cerita dari awal baik maksud dan tujuan dari policy yang dibuat induk organisasi maka sayapun masih bisa memberikan penjelasan kepada siapa saja, tetapi bukan diambil cerita atau minta jawaban sepotong potong seperti selama ini dilakukan oleh rekan rekan saya sendiri akibatnya jadi bulan bulanan jurnalis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diawal tahun diedarkan selebaran masalah seleksi nasional dengan tujuan untuk kepentingan tim nasional jika terpilih dari seleksi tersbut. Jadi keinginan pembuat seleksi sudah jelas dan diketahui pesertanys sendiri. Dari nominasi atletpun sudah diberitahu maksud dan tujuannya.&lt;br /&gt;Setelah seleksi maka akan diambil 3-4 peringkat tertinggi hasil seleksi tersbut. Maka diundanglah atlet yang terpilih dalam satu kegiatan di Jakarta. Kegiatan pertama dengan mengatas namakan Indonesia maka pemenang seleksi (kira kira begitu) diikut sertakan dalam kegiatan pertama. Memang setiap tahun kegiatan ini sudah cukup dikenal masyarakat tenis. Hasil seleksi akan diikutkan sertakan dalam dua kegiatan baik didalam negeri maupun luar negeri. Masyarakat tenis khususnya atlet yang ikut seleksi so pasti mengetahuinya, termasuk orangtua ataupun pelatihnya.&lt;br /&gt;Dalam satu tahun akan diikut sertakan minimal  dalam 2 kegiatan internasional . Dalam kegiatan pertama atlet berhasil lolos sebagai pemenang dan sebagai hadiah maka atlet tersebut diundang nantinya keluar negeri ikuti suatu kegiatan sebagai hadiah selama 5 minggu. Ini gratis lho.&lt;br /&gt;Setelah kegiatan pertama , langsung diterima pernyataan   kalau untuk akan datang semua komunikasi harus melalui seorang manajer seperti pengakuan tertulisnya. Maka dicobalah komunikasi langsung kepada orangtuanya dan gagal, karena sudah terikat dengan komitmennya ada manajer yang akan melayaninya.  Sewaktu terima pemberitahuan tersbut, maka sayapun punya feeling kalau akan timbul masalah. Kenapa demikian, karena berdasarkan pengalaman saya di Tenis Indonesia ini sehingga muncul dugaan tersebut.Ternyata benar juga. &lt;br /&gt;Dalam kegiatan pertama, memang sempat terungkap kalau atlet tersebut layak diundang ikuti tour turnamen diluar negeri yang dibeayai untuk kelompo umur diatasnya (artinya gratis bagi atlenya), tetapi harus melalui induk organisasi di Tanah Air sesuai ketentuan internasionalnya. Ini pendapat pelatih asing terhadap prospek atlet tersebut.&lt;br /&gt;Kemudian Indonesia harus mengirimkan tim nasional ikuti kejuaraan dunia diluar negeri, dimana atlet tersebut sesuai komitmen di seleknas terpilih membela Merah Putih. Saya tahu selama ini ada kebanggaan tersendiri bagi atlet yang baru pertama kali terpilih membela Merah Putih sehingga otomatis akan setuju.&lt;br /&gt;Tapi ini lain lagi, seperti dugaan saya semula. Ternyata mendapat jawaban tidak langsung dari atlet tersebut melalui manajer yang ditunjuknya, kalau tidak bersedia membela ikut dalam tim nasional. Alasannya adalah bukan lawannya dan dia harus berjuang sendiri dalam tim. Disinilah saya melihat ego nya lebih menonjol, bukan keinginan membela Merah Putih.&lt;br /&gt;" Ya, kalau sudah begitu mau diapain lagi.  Betulkan dugaan saya sebelumnya kalau akan ada masalah.? " ujar saya kepada rekan sendiri yang bertanggung jawab atas tim nasional ini.&lt;br /&gt;Sehingga induk organisasi harus menerima keinginan tersebut. Masalah ini ada dua pendapat yang berbeda dan sah sah saja. Apalagi kalau tidak ikuti permasalahan sebelumnya.  Karena sudah demikian, terpaksa keinginan tidak mau membela Merah Putih harus diterima.&lt;br /&gt;Kemudian terima undangan ikuti tur keluar negeri sebagai hasilnya di kegiatan pertama. Dan langsung dikirimkan kepada petenis tersebut melalui manajernya. Dan jawabannya yang diterima sama juga seperti diatas, menolak karena lebih mengharapkan hadiah tur untuk kelompok umur diatasnya. Ini juga wajar wajar saja keinginan tersebut untuk meningkatkan prestasi. Yang jadi pertanyaan segelintir rekan saya, adalah kenapa musti pilih-pilih sedangkan atlet tersebut sebagai yang diundang. Jadi tergantung yang mengundang.&lt;br /&gt;Inilah masalah yang berkembang dan muncullah persepsi sepihak apalagi ditambah opini dari beberapa teman yang sedikit kecewa yang memojokkan. Wajar saja persepsi orang kecewa berbeda dengan yang tidak kecewa, sehingga kacamata melihat permasalahannya sangat sangat berbeda. Inilah tenis di Indonesia ini&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3746622095216415652-3601523247369349600?l=afraturandang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://afraturandang.blogspot.com/feeds/3601523247369349600/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3746622095216415652&amp;postID=3601523247369349600' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/3601523247369349600'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/3601523247369349600'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://afraturandang.blogspot.com/2011/07/publikasi-memojokkan-jika-tidak-melihat.html' title='Publikasi memojokkan jika tidak melihat akar permasalahannya'/><author><name>AFR</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01220833789333873360</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_c_SIwpZEocc/SpDkPpX0atI/AAAAAAAAA6k/YMmKv46V-rU/S220/foto+AFR+di+P+Raya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3746622095216415652.post-2745826506129710608</id><published>2011-07-04T09:11:00.000-07:00</published><updated>2011-07-04T09:18:04.789-07:00</updated><title type='text'>Agar tidak terlihat bodoh</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jakarta, 4 Juli 2011&lt;/span&gt;. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Ada permintaan atau pertanyaan kepada saya dari orang kedua PP Pelti yaitu masalah ketentuan Davis Cup. Jika nominasi 4 pemain dan 1 kapten telah dikirimkan apakah bisa digantikan oleh sewaktu hari H nya.&lt;br /&gt;Memang saya sudah lama tinggalkan baca aturan ini, maka ada pengertian tentang klausul ini. Memang didalam nominasi yang dikirimkan itu menyebutkan kalau 1 jam sebelum pertandingan 2 nama bisa diganti. Secara gamblang pengertian semua pihak mengatakan kalau mau mengganti maka harus diambil dari 4 nama yang sudah dinominasikan.&lt;br /&gt;Untuk meyakinkan atas ketentuan ini maka cara paling mudah saya akan bertanya kepada rekan wasit luar negeri yang sudah biasa memimpin Davis Cup ini. &lt;br /&gt;Tetapi saya juga tidak mau dikatakan bodoh sekali atas aturan ini, maka saya cari cara bertanya dimana agar mereka membenarkan pendapat saya. Dan ternyata berhasil dan mereka katakan setuju dengan pendapat saya,&lt;br /&gt;Jawabannya adalah kita bisa mengganti 2 nama diambil dari diluar 4 nama yang sudah dinominasikan itu. Begitulah cara saya bertanya karena sudah malas membaca buku ketentuan Davis Cup yang sudah ada.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3746622095216415652-2745826506129710608?l=afraturandang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://afraturandang.blogspot.com/feeds/2745826506129710608/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3746622095216415652&amp;postID=2745826506129710608' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/2745826506129710608'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/2745826506129710608'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://afraturandang.blogspot.com/2011/07/agar-tidak-terlihat-bodoh.html' title='Agar tidak terlihat bodoh'/><author><name>AFR</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01220833789333873360</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_c_SIwpZEocc/SpDkPpX0atI/AAAAAAAAA6k/YMmKv46V-rU/S220/foto+AFR+di+P+Raya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3746622095216415652.post-1929790474862341146</id><published>2011-07-04T02:33:00.000-07:00</published><updated>2011-07-04T09:10:18.698-07:00</updated><title type='text'>Wasit Mau Boikot</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jakarta, 4 Juli 2011 &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Ada suatu kejadian yang selama ini sudah lama tidak pernah terjadi dipertenisan Indonesia dimana saya terlibat. Saya sedang di Jakarta turnamen Piala Bupati Bogor sedang berjalan dihari kedua. Saya menerima telpon dari Referee disampaikan bahwa rencana penggunaan lapangan di 5 lokasi diciutkan menjadi 2 lokasi saja. Memang rencana semula saya dapatkan laporan dari penanggung jawab RemajaTenis Rahayu MH  kalau Piala Bupati Bogor akan menggunakan 4 lokasi artinya total lapangan ada 8 lapangan, tetapi menjelang turnamen diminta oleh Referee karena pesertanya diluar dugaan, maka permintaan Referee tambahan 2 lapangan lagi dan saya anjurkan juga hubungi sama penanggung jawab Rahayu MH agar disiapkan. Saya sendiri sudah sampaikan kepada Referee agar dihitung kembali kebutuhan lapangan tersebut dengan jumlah pesertanya sebelum putuskan tambah lapangan, karena saya tidak mau pusing diadalam tugas merencanakan persiapan turnamen.Ternyata langsung Rahayu bereaksi dengan hubungi Panpel agar permintaan Refere bisa disiapkan oleh Panpel  2 lapangan Brimob di Kedung Halang. Ini berarti tambah tugas baru lagi bagi Rahayu MH, karena sudah diluar rencana berarti ada tambahan dana.&lt;br /&gt;Saya hanya memonitor kegiatan ini sesuai keinginan Panpel yang baru pertama kali selenggarakan turnamen nasional. Dan tenaga pelaksana diserahkan ke crew RemajaTenis.&lt;br /&gt;Sewaktu terima laporan Referee akan ada pengurangan lapangan maka saya anjurkan lapor saja ke atasannya. Dengan penambahan lapangan dari 4 lokasi menjadi 5 lokasi menjelang turnamen maka akan ada perubahan anggarannya, itu logikanya. Beaya lapangan, ballboys, wasit dan tournament desknya.&lt;br /&gt;Rahayu setelah menerima laporan ini langsung merevisi anggaran yang semula meningkat dan memutuskan akan ada pengurangan anggaran dengan berkurangnya 3 lapangan. Memang lapangan tambahan lapangan Brimob direncanakan hanya 2 hari saja.&lt;br /&gt;Mulai dari pengurangan ballboys, kemudian wasit, tournament desk. Setelah dapat konfirmasi Ball boys tidak ada masalah tetapi masalah muncul adalah wasit. Wasit yang digunakan adalah wasit dari Kabupaten Bogor sebagai prioritas utama ditambah wasit dari Jakarta dan Bandung. Maka Rahayu selaku penanggung jawab mencari wasit tambahan dari Jakarta dan Referee mencari wasit dan tournament desk dari Bandung.&lt;br /&gt;Ada pengurangan wasit oleh Rahayu ternyata tidak disetujui oleh wasit dari Bandung, sedangkan wasit dari Jakarta bukan masalah. Mulailan terjadi miskomunikasi antar Referee dan penanggung jawab. Saya sewaktu dilaporkan oleh Rahayu tentang rencana ini cuma mendengar saja dan biarkan jika permasalahan bisa teratasi.&lt;br /&gt;Yang muncul hari ketiga pagi saya ditelpon oleh Direktur Turnamen yang meminta tolong karena ada informasi kalau wasit wasit akan boikot turnamen. Saya mendengar ini langsung naik pitam juga tetapi kepada Direktur Turnamen kalau masalah ini tidak akan terjadi. Sayapun menjamin turnamen akan berjalan seperti biasanya.&lt;br /&gt;Begitu juga saat Referee melaporkan masalah ini kepada saya dan saya menjamin semua permasalahannya bisa teratasi. Tidak disangka ternyata Referee beri kesempatan kepada salah satu wasit dari Bandung mau bicara langsung kepada saya. "Bisa dibayangkan perasaan Bapak yang sedang bertugas tiba tiba diputuskan." ujar Deni salah satu wasit yang datang dari Bandung. Sayapun langsung sampaikan kalau ini masalah miskomunikasi saja antara Referee dengan Rahayu yang bertanggung jawab atas turnamen ini dan kelihatannya wasit ini mulai menurun nada suaranya. Tetapi saat ini juga saya manfaatkan untuk menyampaikan uneg uneg saya. Langsung saya katakan kalau saya mendengar dari Direktur Turnamen kalau wasit mau boikot. Andaikan rencana boikot ini disampaikan oleh wasit langsung kepada saya maka saat itu juga saya akan usir wasit2 yang mau boikot. Karena tidak ada kamusnya bagi saya wasit mau boikot, artinya mau menggagalkan turnamen ini. Dan saya katakan ini untuk kedua kalinya saya alami wasit mau boikot. Dan langsung saya ceritakan kira2 tahun 1990-1991di Samarinda ada Indonesia Masters. Wasit lokal mau boikot atas kepemimpinan saya selaku Direktur Turnamen, dan saya langsung katakan silahkan keluar saja karena saya tidak butuh tenaga kalian. Ini akibat tidak disiplinnya wasit datang kelapangan. Kebetulan saya waktu itu menolak satu wasit yang datang terlambat dan saya minta tidak perlu tugas hari itu juga. Ternyata dia itu pemimpinnya yang langsung mengajak teman temannya. Dan saya tidak gentar  dengan gertakan ini. Masalah ini langsung saya angkat ke media masa dengan harapan dibaca oleh petinggi petinggi di Kalimantan Timur, dan cara ini berhasil, karena langsung saya dihubungi oleh Gubernur Kaltim bahkan Kepala Staf Kodam setempat yang saya sudah kenal sebelumnya di RPKAD.&lt;br /&gt;Menyadari hal ini yang sudah pasti ada yang memanas manaskan situasi, maka sayapun katakan saya tidak gentar atas gertakan tersebut. Ternyata wasit dari Jakarta bisa menerima pengurangannya tetapi kenapa wasit dari Bandung tidak. Ini masalah negosiasi antara Referee yang juga asal Bandung dengan mereka.&lt;br /&gt;Tetapi akhirnya rencana boikot tidak jadi dilakukan karena saya juga ancam kalau sampai terjadi jangan harapkan kebagian tugas di Remaja Tenis yang setiap bulan digelar di Jakarta ataupun Bandung.&lt;br /&gt;Akhirnya saya ketahui ada biangnya dari wasit wasit Bandung tersebut yang menghasut rekan rekan wasit dari Cibinong maupun Jakarta, inipun langsung saya sampaikan kepada Rahayu agar tidak digunakan di RemajaTenis Bandung.&lt;br /&gt;Setelah kejadian ini diakhir turnamen, langsung saya minta petugas crew Piala Bupati Bogor dikumpulkan untuk di berikan pengarahan baik oleh Rahayu maupun saya sendiri agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi. Dan rekan rekan wasit dari Cibinongpun menyampaikan kalau mereka sempat dihasut oleh salah satu wasit asal Bandung tersebut. Bahkan sempat menyebarkan isu ini dengan pelatih pelatih dari Jawa Barat lainnya. Begitulan keinginan wasit tersebut bisa digagalkan setelah saya ikut campur. Akhirnya yang merasa bersalah saling minta maaf. Selesailah tugas saya dalam mengatasi masalah ini.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3746622095216415652-1929790474862341146?l=afraturandang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://afraturandang.blogspot.com/feeds/1929790474862341146/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3746622095216415652&amp;postID=1929790474862341146' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/1929790474862341146'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/1929790474862341146'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://afraturandang.blogspot.com/2011/07/wasit-mau-boikot.html' title='Wasit Mau Boikot'/><author><name>AFR</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01220833789333873360</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_c_SIwpZEocc/SpDkPpX0atI/AAAAAAAAA6k/YMmKv46V-rU/S220/foto+AFR+di+P+Raya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3746622095216415652.post-12690623081204160</id><published>2011-07-04T02:16:00.000-07:00</published><updated>2011-07-04T02:33:43.750-07:00</updated><title type='text'>Seharusnya PREMIUM diisi SOLAR</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jakarta, 4 Juni 2011&lt;/span&gt;. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Setelah melihat turnamen Oneject Indonesia di lapangan tenis Siliwangi Bandung saya kembali ke Jakarta. Dalam perjalanan kembali seorang diri saya tidak menyadari kalau saya sewaktu mengisi bensin di Rest Area Km 99 dari arah Bandung tidak menyadari masuk ke pom bensin yang salah. Kenapa dikatakan salah, karena saya baru sadari setelah sampai di Cibinong. Waktu itu saya mau ke Cibinong karena ada turnamen Piala Bupati Bogor.&lt;br /&gt;Biasanya kalau mau isi bensin selalu ditanya apakah mau premium atau pertamax. Tapi kali ini saya tidk ditanya seperti itu dan saya waktu itu sudah lapar dan ingin ke toilet sehingga pikiran waras mulai hilang. Pertanyaannya hanya mau isi berapa liter. Langsung saya katakan Rp. 150.000 saja.&lt;br /&gt;Setelah itu kendaraan saya parkir karena mau ke toilet dan mau makan siang. Setelah semua ini dipenuhi sayapun langsung meluncur di jalan tol tersebut.&lt;br /&gt;Memang dalam perjalanan saya suka dengar seperti letupan letupan knalpot, saya pikir ini mobil lainnya. Dan saat mau bayar pintu tol di Bekasi kendaraan meluncur pelan dan mati mesin. Begitulah saya paksakan juga sampai selesai bayar tol kendaraan dalam keadaan susah payah bisa meluncur. Saya berpikir hanya karburator kotor. Setiap jalan macet maka mesinpun mati&lt;br /&gt;Puji syukur saja kendaraan bisa sampai di Cibinong. Selesai acara di Cibinong saya jalankan mobil, dan ternyata tidak bisa lagi, dan saya titipkan saja dihalaman Kantor Bupati Bogor.&lt;br /&gt;Esoknya dibantu teknisi Kabupaten dikatakan sudah bisa, dan yang mengejutkan dianjurkan agar turun mesin. Wah gawat nih kerusakannya. Dan mobil bisa berjalan seperti biasa, tapi dalam perjalanan mati mesin lagi. Dan dicoba sampai sudah malam tidak bisa juga. Akhirnya mobil ditarik ke bengkel. Karena sudah malam terpaksa menginap. Besoknya dapat berita kalau salah isi BBM dimana seharusnya Premium ternyata Solar. Ya, baru ketahuan penyakitnya. Kuras tangki dan seterusnya saya minta agar segera dijalankan. Akhirnya setelah dikuras dan dengan embel embel lainnya kendaraan bisa berjalan sebagaimana biasa.&lt;br /&gt;Ini pelajaran beharga bagi saya didalam mengisi tangki bensin...&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3746622095216415652-12690623081204160?l=afraturandang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://afraturandang.blogspot.com/feeds/12690623081204160/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3746622095216415652&amp;postID=12690623081204160' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/12690623081204160'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/12690623081204160'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://afraturandang.blogspot.com/2011/07/seharusnya-premium-diisi-solar.html' title='Seharusnya PREMIUM diisi SOLAR'/><author><name>AFR</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01220833789333873360</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_c_SIwpZEocc/SpDkPpX0atI/AAAAAAAAA6k/YMmKv46V-rU/S220/foto+AFR+di+P+Raya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3746622095216415652.post-4836796993251947637</id><published>2011-07-04T01:28:00.000-07:00</published><updated>2011-07-04T09:02:18.772-07:00</updated><title type='text'>Waktu sama ada 2 TDP</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jakarta, 4 Juli 2011&lt;/span&gt;. Minggu lalu kegiatan turnamen nasional cukup padat dimana setiap masyarakat berkeinginan selenggarakan suatu turnamen nasional. Hal ini sudah lama saya prediksikan akan terjadi di Indonesia. Bisa dibayangkan saat ini di Indonesia ada 33 Pengurus Provinsi Pelti dan membawahi Pelti kabupaten/Kotamadya sejumlah 491. Apakah kita bisa menolak masing masing pihak berkeinginan selenggarakan TDP Nasional? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awalnya turnamen nasional khususnya yunior diselenggarakan disaat liburan sekolah tetapi sekarang sudah tidak berlaku lagi, setiap bulannya ada turnamen. Hal ini dirintis oleh RemajaTenis dimana saya selaku pemekarsa untuk memenuhi salah satu kebutuhan petenis yunior didalam pembinaannya. Maka dibulan Juni - Juli selalu secara beruntun turnamen nasional yunior. Artinya setiap minggu mulai dibuka oleh Thamrin Cup di Jakarta diikuti berturut turut Oneject Indonesia (Bandung),Tegal Open, Tugu Muda. Dulu rangkaian ini mulai dari Thamrin, Pangdam Siliwangi, Tugu Muda, Batik Keris dan ditutup di Malang Piala Gajayana. Ini terjadi ditahun 1990an. &lt;br /&gt;Sekarang ditahun 2010 diubah menjadi Thamrin Cup, Oneject (pengganti Piala Pangdam Siliwangi), Tegal Open, Tugu Muda, Bakrie Jogja, Bakrie Blora. Ini turnamen di pulau Jawa. Tahun lalu dibulan ini RemajaTenis muncul di Banjarmasin berbarengan dengan Tegal Open.&lt;br /&gt;Sepengetahuan saya, tidak ada larangan jika ada turnamen yang bersamaan waktunya tetapi beda provinsi. Ini pandangan yang saya kenal di kalangan PP Pelti.&lt;br /&gt;Sewaktu keinginan Piala Bupati Bogor agar digelar bersamaan dengan Tegal Open, saya sendiri sudah menganjurkan agar diundur saja keminggu berikutnya. Tetapi karena Pelti Kab Bogor berkeinginan agar dalam suasana Hari Jadi Bogor bisa digelar secepatnya karena Pelti Bogor akan tunjukkan aktivitasnya ke Bupati Bogor kalau tenis ada kegiatan. Ini untuk pertama kali Kabupaten Bogor menggelar event nasional. Cabang olahraga lainnya hanya gelar pertandingan persahabatan saja.&lt;br /&gt;Jadi keinginan ini tidak bisa dibendung, dan jika diijinkan oleh PP Pelti maka event ini bisa berjalan. Ada satu pemikiran juga jika tidak diijinkan seperti keinginan beberapa orang maka keinginan agar ada event tidak bisa dibendung, bisa saja penyelenggara akan selenggarakan turnamen tenis yunior juga yang tidak diakui Pelti walaupun Pelti sendiri yang selenggarakan. Sayang dong kalau tidak diup-grade menjadi event nasional. Hal seperti ini banyak terjadi dimana penyelenggara turnamen yunior diadakan dengan melanggar salah satu ketentuan yang &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;tabu&lt;/span&gt; disuatu turnamen yunior yaitu berikan prize money. Hal seperti ini banyak juga penggemarnya dimana orangtua tidak mau tahu apakah ini TDP atau bukan yang penting yang dikejar adalah hadiahnya dengan dalih dari pada keluar kota buang uang lebih baik yang dalam kotanya tanpa keluar uang akomodasi dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya PP Pelti menyetujui dengan keluarkan SK TDP nya. Dan saya so pasti akan terima omelan dari teman2 di Tegal, sebagai konsukuensi keluarnya pengakuan PP Pelti. Betul juga sayapun terima telpon dari teman2 di Tegal. Saya hanya sampaikan kalau suatu saat akan terjadi hal seperti ini.Teman inipun masih mau mendengar. Karena saya juga yakin peserta di Tegal akan tetap banyak karena kategorinya lebih tinggi daripada di Cibinong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya teringat juga sewaktu RemajaTenis tanggal  14-17 Mei 2011 yang diselenggarkan di Bantul. Sebenarnya RemajaTenis sudah mendapatkan SK TDP tetapi dikatakan kalau belum ada. Sayapun tidak ambil pusing padahal saya yakin sudah ada SK TDPnya. Menyadari kalau saya ini punya penyakit lupa jadi saya juga bingung. Lebih baik saya ngalah saja walaupun dapat keterangan dari petugas yang biasa ketik SK TDP bahwa dia tidak pernah buat SK TDP untuk Remaja Tenis 14 -17 Mei 2011 di Jakarta. Maka apa yang terjadi jadwal Karawang Open yang semula diajukan oleh panpelnya setelah jadwal RemajaTenis, tiba tiba berubah dimajukan sama dengan RemajaTenis. Saya terima pertanyaan waktu itu, apakah siap kalau diadu dengan Karawang Open. Saya menyadari ini bukan solusi yang tepat, karena menurut saya yang rugi adalah atletnya sendiri. Kesempatan ikut 2 event bisa bingung hanya bisa pilih satu event saja. Kalau soal takut sih tidak takut. Itu yang saya katakan, dan saya hanya berikan solusi kalau RemajaTenis akan mengalah. Saya menyadari semua ini kalau ini merupakan salah satu rekayasa saja dari orang yang kurang menyenangi eksistensinya RemajaTenis. Walaupun 2 provinsi tetapi letaknya berdekatan, dimana pesertanya berasal dari tempat yang sama. Maka keputusan saya adalah pindah saja ke Jawa Timur atau lainya. Maka didapat daerah Bantul di D.I.Y yang bersedia menyediakan lapangan tenisnya.&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;Kepada rekan dari Tegal saya sampaikan kalau tidak perlu kuatir dengan pesertanya karena so pasti beda kategori kedua turnamen dimana banyak yang akan mencari kategori lebih tinggi, dan terbukti sudah peserta Tegal Open lebih banyak dibandingkan Piala Bupati Bogor.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3746622095216415652-4836796993251947637?l=afraturandang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://afraturandang.blogspot.com/feeds/4836796993251947637/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3746622095216415652&amp;postID=4836796993251947637' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/4836796993251947637'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/4836796993251947637'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://afraturandang.blogspot.com/2011/07/waktu-sama-ada-2-tdp.html' title='Waktu sama ada 2 TDP'/><author><name>AFR</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01220833789333873360</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_c_SIwpZEocc/SpDkPpX0atI/AAAAAAAAA6k/YMmKv46V-rU/S220/foto+AFR+di+P+Raya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3746622095216415652.post-2652376549586971607</id><published>2011-07-04T00:52:00.000-07:00</published><updated>2011-07-04T08:51:52.951-07:00</updated><title type='text'>Ada lagi atlet palsukan data kelahirannya</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jakarta, 3 Juli 2011&lt;/span&gt;. Iseng iseng melihat begitu banyaknya petenis mengajukan permohonan Kratu Tanda Anggota Pelti ternyata menemukan sesuatu yang patut dicurigakan keasliannya. Memang disaat ini masih ada saja kelakuan orangtua yang bertindak tidak sportip. Lebih menyedihkan juga sampai hati memalsukan dokumen negara yang semua tahu akibatnya akan berurusan dengan aparat negara jika saya laporkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebetulan melihat masuknya permohonan datang dai Jawa Timur. Satu map baru masuk, kemudian saya teringat sewaktu di Surabaya, ada satu petenis cilik (kalau tidak salah di KU 10 tahun putr) asal Madura. Kemungkinan dari Sampang kalau tidak salah ingat.&lt;br /&gt;Sewaktu turnamen RemajaTenis di Surabaya, orangtua petenis Sampang tersebut sudah dimintakan agar perlihatkan akte kelahirannya. Janji tingal janji karena sampai akhir turnamen tidak muncul akte tersebut.&lt;br /&gt;Saya lihat kejanggalan di fotocopy akte kelahiran atas nama Muh.Nur Naulana Iqbal asal Sampang tercatat lahir 23 Juni 2001. &lt;br /&gt;Keanehan yang saya lihat adalah di nomor akte, kemudian tanggal dikeluarkannya akte tersebut. Begitulah tulisan direkayasa terlihat sekali dimana fotocopy ini dibuat seolah olah sudah berkali kali di foto copy sehingga ada yang dikaburkan.&lt;br /&gt;Langsung saya kirimkan sms kerekan2 tenis di Madura khususnya Sampang yang nomornya saya miliki. Tapi tidak ada respons.&lt;br /&gt;Melihat kenyataan ini saya yakin sekali kalau fotocopy akte ini direkayasa dan dibuat dengan memalsukan tahun kelahirannya.&lt;br /&gt;Inilah dia tanpa saya cari ada saja yang bisa diketahui tanpa sengaja atas perbuatan perbuatan seperti ini.&lt;br /&gt;Dengan saya berani membongkar data atlet yang memalsukan tahun kelahirannya akan memberikan dampat makin banyak akan datang orang yang tidak senang dengan saya. Inilah resikonya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3746622095216415652-2652376549586971607?l=afraturandang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://afraturandang.blogspot.com/feeds/2652376549586971607/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3746622095216415652&amp;postID=2652376549586971607' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/2652376549586971607'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/2652376549586971607'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://afraturandang.blogspot.com/2011/07/ada-lagi-atlet-palsukan-data.html' title='Ada lagi atlet palsukan data kelahirannya'/><author><name>AFR</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01220833789333873360</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_c_SIwpZEocc/SpDkPpX0atI/AAAAAAAAA6k/YMmKv46V-rU/S220/foto+AFR+di+P+Raya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3746622095216415652.post-2688120234705979418</id><published>2011-06-15T03:00:00.000-07:00</published><updated>2011-06-15T03:06:22.418-07:00</updated><title type='text'>Bingung Ikut Oneject atau RemajaTenis</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jakarta, 15 Juni 2011.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Hari ini saya terima telpondari salah satu orangtua petenis yunior di Jogjakarta. Karena bingung maka bertanyalah kepada saya. Kebingungannya adalah di Bandung itu ada 2 turnamen yaitu Oneject International yang mempertandingkan KU 18 tahun dan 16 tahun di lapangan Siliwangi mulai 19 - 26 Juni 2011, sedangkan RemajaTenis di lapangan Caringin mulai 19-24 Juni 2011 mempertandingkan KU 10 tahun, 12 tahun dan 14 tahun.&lt;br /&gt;"Saya pingin anak saya ikuti Oneject (KU16 th) dan RemajaTenis (KU 14 tahun)." Dalam hal ini saya langsung bertanya usia putranya apakah sudah berusia 14 tahun atau masih 13 tahun. Ternyata sudah berusia 14 tahun dibulan Mei 2011.&lt;br /&gt;Kalau mau ikuti keinginan sendiri maka saya tentunya menganjurkan ikuti saja RemajaTenis. Tetapi saya tidak berbuat seperti itu. Yang saya anjurkan agar tidak boleh ikut keduanya, harus salah satu saja.Dan saya anjurkan agar ikuti Oneject Internasional saja yang mualii bertanding 22 Juni 2011. Kenapa ? &lt;br /&gt;Saya berpendapat karena sudah berusia 14 tahun sebaiknya lebih mementingkan prestasi di KU 16 tahun saja untuk meningkatkan prestasinya. Bukan di KU 14 tahun&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3746622095216415652-2688120234705979418?l=afraturandang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://afraturandang.blogspot.com/feeds/2688120234705979418/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3746622095216415652&amp;postID=2688120234705979418' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/2688120234705979418'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/2688120234705979418'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://afraturandang.blogspot.com/2011/06/bingung-ikut-oneject-atau-remajatenis.html' title='Bingung Ikut Oneject atau RemajaTenis'/><author><name>AFR</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01220833789333873360</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_c_SIwpZEocc/SpDkPpX0atI/AAAAAAAAA6k/YMmKv46V-rU/S220/foto+AFR+di+P+Raya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3746622095216415652.post-2068928479532695020</id><published>2011-06-15T02:54:00.000-07:00</published><updated>2011-06-15T03:00:48.818-07:00</updated><title type='text'>Harus ada Koordinasi antar Turnamen</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jakarta, 15 Juni 2011&lt;/span&gt;. Setiap pelaksana turnamen seharusnya saling berkoordinasi terutama jika jadwalnya berurutan. Hal ini saya ketahui jika disetiap turnamen internasional Referee diturnamen tersebut sebelum jalankan turnamennya atau adakan undian selalu berhubungan dengan Referee diturnamen sebelumnya. Tujuannya agar pesertanya tidak dirugikan.&lt;br /&gt;Saat ini di Indoneia sudah mulai semarak turnamen nasional khususnya yunior. Saya hari ini bertemu dengan rekan dari Pelti DKI Jakarta yang sedang menjalankan turnamen nasional Thamrin Cup KU 12 tahun dan 14 tahun.&lt;br /&gt;Rekan saya ini sempat sewot dengan pelaksana turnamen sebelumnya di Senayan. "Saya katakan seharusnya ada komunikasi antar kedua Referee turnamen. Masalahnya karena Thamrin Cup selenggarakan KU 12 tahun mulai hari Minggu 12 Juni 2011 untuk KU 12 tahun, sedangkan dihari Jumat sampai Minggu ( 10-12 Juni 2011) di Senayan ada juga turnamen nasional yunior. Akibat tidak ada komunikasi antar kedua turnamen maka Piala Thamrin merasa dirugikan. Apa sebab, karena turnamen tersebut hari Minggu baru memasuki babak semifinal dan final, sehingga pesertanya tidak bisa ikuti Thamrin Cup.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3746622095216415652-2068928479532695020?l=afraturandang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://afraturandang.blogspot.com/feeds/2068928479532695020/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3746622095216415652&amp;postID=2068928479532695020' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/2068928479532695020'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/2068928479532695020'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://afraturandang.blogspot.com/2011/06/harus-ada-koordinasi-antar-turnamen.html' title='Harus ada Koordinasi antar Turnamen'/><author><name>AFR</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01220833789333873360</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_c_SIwpZEocc/SpDkPpX0atI/AAAAAAAAA6k/YMmKv46V-rU/S220/foto+AFR+di+P+Raya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3746622095216415652.post-5145574905603615044</id><published>2011-06-10T20:50:00.000-07:00</published><updated>2011-06-12T08:14:36.738-07:00</updated><title type='text'>Malas cari informasi ke internet</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jakarta, 10 Juni 2011&lt;/span&gt;. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Menjelang pelaksanaan turnamen saya sering menerima pertanyaan pertanyaan mengenai turnamen tersebut. Hal ini sering terjadi selama ini, apalagi kalau menjelang pelaksanaan RemajaTenis yang merupakan salah satu gawe saya selama ini. Tetapi bukan berarti pertanyaan hanya mengenai RemajaTenis, tetapi juga menyangkut turnamen lainnya sepetri dibulan ini ada turnamen internasional Men's Futures dan Women's Circuit. Ditambah lagi dengan turnamen Thamrin Cup maupun Oneject dan juga Bankaltim Women's Circuit di Balikpapan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya semua pertanyaan tidak perlu dilemparkan kepada saya karena jika masyarakat tenis itu khususnya petenis sendiri mau membaca atau ikuti semua informasi yang sudah tersedia di internet baik itu website ITF maupun masing2 turnamen maka tidak perlu pusing pusing bertanay kepada orang lain. Kebetulan saya ini masih mau melayani pertanyaan tersebut. tetapi kadang kala pertanyaan muncul disaat waktu dan tempat yang tidak tepat. Kenapa? Kadang kala jika saya sedang menyetir mobil, apakah itu tidak bikin pusing kepala saya ?&lt;br /&gt;Yang saya anggap lucu sering kali saya terima pertanyaan datang dari orangtuanya. Bagi saya sebenarnya tidak perlu terjadi, jika putra atau putrinya sendiri yang bertanya mungkin saya masih menerimanya. Tetapi pernah sayapun menjawab dengan tujuan agar orangtuanya mengajarkan putranya sendiri yang bertanya. Dan untungnya orangtua tersebut mau menerima anjuran saya dan tidak lama kemudian putranya ( usia 16 tahun) mau menilpon saya untuk bertanya. Dan jawaban saya sangat sederhana yaitu baca situs Peleti sudah ada jawabannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah sering kali pertanyaan itu sangat sederhana jawabannya, yaitu bertanya kemana daftarnya, dan kapan waktu pertandingannya. Ini sangat mendasar sekali jika mau membaca atau ikuti dunia maya maka tidak perlu bertanya.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3746622095216415652-5145574905603615044?l=afraturandang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://afraturandang.blogspot.com/feeds/5145574905603615044/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3746622095216415652&amp;postID=5145574905603615044' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/5145574905603615044'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/5145574905603615044'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://afraturandang.blogspot.com/2011/06/malas-cari-informasi-ke-internet.html' title='Malas cari informasi ke internet'/><author><name>AFR</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01220833789333873360</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_c_SIwpZEocc/SpDkPpX0atI/AAAAAAAAA6k/YMmKv46V-rU/S220/foto+AFR+di+P+Raya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3746622095216415652.post-6198696932351635946</id><published>2011-06-06T22:04:00.000-07:00</published><updated>2011-06-06T22:08:02.634-07:00</updated><title type='text'>Kasus kasus dalam Turnamen</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jakarta, 6 Juni 2011.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style:italic;"&gt; Banyak kejadian kejadian atau kasus kasus disetiap pertandingan yang sering didiskusikan antara wadit dengan Referee jika sedang ataupun setelah selesai bertugas. Ada beberapa kejadian di turnamen internasional di Surabaya minggu lalu diceritakan oleh ITF Referee Gary Au Yeung kepada saya. Saya tidak perlu sebutkan namnya. Diceritakan pula sewaktu ada petenis yang kena bola matanya sehingga tidak bisa melanjutkan pertandingannya. Oleh wasit yang bertugas disampaikan masalah injury melalui HT  yang disediakan untuk komunikasi wasit dengan referee. Tetapi yang diceritakan setelah pertandingan wasit merasa tidak perlu melapor secara lisan langsung ke Referee. Dan oleh Referee dipertanyakan masalah ini dan dijawab tidak perlu. Ini aneh sekali, kata Gary kepada saya.&lt;br /&gt;Belum lagi sewaktu wasit yang bertugas langsung ke toilet tanpa beritahukan kepada Referee, ini diangap wasit buat kesalahan didalam menjalankan tugas. Pemain saja kalau mau minta toilet break minta ijin ke wasit.&lt;br /&gt;Seharusnya minta kepada Referee, karena wasit tersebut mau ke toilet. Sehingga pemain yang sedang duduk dikursi ada yang awasi.&lt;br /&gt;Jadi kadang kala menurut pendapat pribadi wasit tidak perlu tetapi dimata Referee itu perlu. Maka sebaiknya hal hal seperti ini jangan sampai terjadi, maka saya sendiri menganjurkan sering seringlah wasit jika selesai bertugas tidak lansgung pulang karena sudah lelah tetapi menyempatkan diri untuk berdiskusi dengan ITF Referee masalah kasus kasus seperti ini karena tidak ada dicantumkan didalam peraturan peraturan tenis.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3746622095216415652-6198696932351635946?l=afraturandang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://afraturandang.blogspot.com/feeds/6198696932351635946/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3746622095216415652&amp;postID=6198696932351635946' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/6198696932351635946'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/6198696932351635946'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://afraturandang.blogspot.com/2011/06/kasus-kasus-dalam-turnamen.html' title='Kasus kasus dalam Turnamen'/><author><name>AFR</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01220833789333873360</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_c_SIwpZEocc/SpDkPpX0atI/AAAAAAAAA6k/YMmKv46V-rU/S220/foto+AFR+di+P+Raya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3746622095216415652.post-5388809720938379550</id><published>2011-06-06T22:00:00.000-07:00</published><updated>2011-06-06T22:04:13.982-07:00</updated><title type='text'>Pemain Punya Hak Protes: sebelum dan sesudah</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jakarta, 6 Juni 2011&lt;/span&gt;. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Ada satu kebiasaan lama yang ternyata keliru diterapkan selama ini. Kenapa dianggap keliru, karena saya mencoba berdiskusi dengan ITF Referee Gary Au Yeung yang kebetulan sedang bertugas di Jakarta. Suatu kebiasaan saya selama ini jika ada petugas ITF Referee sedang bertugas di turnamen internasional di Indonesia, saya menyempatkan diri berdiskusi masalah kasus kasus dipertandingan menyangkut peraturan peraturan tenis. Dan selama ini selalu mendapatkan sambutan cukup baik karena Referee sendiri merasa jarang sekali didapatkan dari official Indonesia mau bertanya selama mereka bertugas di Indonesia.&lt;br /&gt;Setiap peserta turnamen punya hak untuk protes kepada wasit ataupun Referee. Nah, jika selama ini ada pertandingan yunior antara A melawan B, dan ternyata B kalah. Setelah pertandingan B bisa membuktikan kalau si A itu catut umur, maka biasanya selama ini yang saya ketahui diterapkan dalam turnamen, maka B tetap kalah dan si A tidak bisa melanjutkan pertandingan berikutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Setiap pemain punya hak protes. Jika sebelum pertandingan belum bisa buktikan karena keterbatasan waktu maka setelah pertandinganpun bisa dilakukan.” ujar Gary.&lt;br /&gt;Belum lama ini kejadian di salah satu turnamen di Jawa Barat. Khususnya KU 10 tahun putrid, ternaya si A lawan B dimana A menang dan B kalah. Setelah ketahuan kalau usia A lebih maka seharusnya si B berhak bertanding selanjutnya. Tetapi saya lihat laporan Referee ternyata pertandingan antara A lawan B dinayatakan Default. Artniya kedua petenis tidak berhak bertanding. Ini tentu merugikan si B, tetapi hal ini yang diputuskan oleh Referee yang bertugas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi ada satu pertanyaan yang disampaikan oleh ITF Referee Gary Au Yeung kepada saya. “ Emangnya panitia tidak periksa entry formnya dan cek kebenaran data yang diberikan? “ Ini pertanyaan bagus sekali. Artinya sebagai penyelenggara harus kerja lebih keras lagi agar nama dan usia atletnya harus bisa diperiksa kebenarannya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3746622095216415652-5388809720938379550?l=afraturandang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://afraturandang.blogspot.com/feeds/5388809720938379550/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3746622095216415652&amp;postID=5388809720938379550' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/5388809720938379550'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/5388809720938379550'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://afraturandang.blogspot.com/2011/06/pemain-punya-hak-protes-sebelum-dan.html' title='Pemain Punya Hak Protes: sebelum dan sesudah'/><author><name>AFR</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01220833789333873360</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_c_SIwpZEocc/SpDkPpX0atI/AAAAAAAAA6k/YMmKv46V-rU/S220/foto+AFR+di+P+Raya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3746622095216415652.post-3943674615464581742</id><published>2011-05-29T21:59:00.000-07:00</published><updated>2011-05-29T22:14:53.302-07:00</updated><title type='text'>Gangguan selama final turnamen</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jakarta, 29 Mei 2011&lt;/span&gt;. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Sewaktu menonton pertandingan final turnamen internasional OKESHOP di stadion tenis Senayan, ada satu hal yang dimata segelintir orang itu sepele, tetapi bisa menjadi besar jika hal ini diprotes oleh pemain. Pertandingan final putri antara petenis China dan Mexico ternyata ada sedikit gangguan datang dari luar stadion. Apakah itu ?&lt;br /&gt;Ternyata suara musik dari pertunjukan musik disamping stadion Gelora BK ini cukup bising dan bisa mengganggu pertandingan. Saat ini ITF Referee sedang berada di Surabaya sesuai jadwalnya dan digantikan oleh rekan wasit Indonesia.&lt;br /&gt;Muncul pertanyaan kepada saya oleh orangtua petenis yunior masalah satu ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya katakan masalah ini bisa jadi besar jika petenisnya tidak mau bertanding. Jika salah satu saja protes maka pertandingan bisa terhenti. Itulah peraturan tenis yang cukup ketat. Pernah terjadi suara dari mesjid cukup keras sampai kedalam lapangan tenis, oleh ITF Referee yang juga beragama Islam sampaikan eluhan kepada saya aat itu. Ini terjadi beberapa tahun silam,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang jadi masalah adalah Kompleks Gelora BK ini sering digunakan untuk acara acara bukan olahraga, untuk menutupi beaya maintenance keseluruhannya. Ini kita harus maklumi juga. Dalam hal ini penyelenggara turnamen juga harus jeli memilih waktunya. Saya sendiri katakan jika turnamen dengan prize money lebih besar bisa jadi masalah besar dan Referee pun bisa menstop pertandingan sampai gangguan tersebut berhenti. Oleh karena itu jika helatan Davis Cup di Senayan, maka PP Pelti so pasti minta tidak ada kegiatan satupun disekitar lapangan tenis termasuk di stadion indoornya. Ini kerjasama sama dengan pengelola stadion tenis Gelora BK  &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3746622095216415652-3943674615464581742?l=afraturandang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://afraturandang.blogspot.com/feeds/3943674615464581742/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3746622095216415652&amp;postID=3943674615464581742' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/3943674615464581742'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/3943674615464581742'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://afraturandang.blogspot.com/2011/05/gangguan-selama-final-turnamen.html' title='Gangguan selama final turnamen'/><author><name>AFR</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01220833789333873360</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_c_SIwpZEocc/SpDkPpX0atI/AAAAAAAAA6k/YMmKv46V-rU/S220/foto+AFR+di+P+Raya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3746622095216415652.post-5872486928257574342</id><published>2011-05-29T09:56:00.000-07:00</published><updated>2011-05-29T10:12:52.793-07:00</updated><title type='text'>Mau bikin turnamen</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jakarta, 29 Mei 2011&lt;/span&gt;. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Saya terima email dari seseorang yang belum pernah saya kenal. Itu bukan masalah bagi saya. Menariknya email itu bertanya banyak masalah yang kebetulan saya bisa berikan informasi lebih mendetail. Kalau hanya masalah turnamen, saya masih bisa membantu pikiran berdasarkan pengalaman saya berkecimpung di turnamen Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebetulan penanya ini memiliki 2 lapangan tenis indoor di Kalimantan Selatan, tepatnya Banjarbaru. Apa yang ingin dilakukannya terhadap 2 lapangan tersebut. Karena berkeinginan selenggarakan turnamen yang bisa digunakan sebagai sarana promosi bukan hanya atlet maupun coach tetapi venuenya juga bisa menikmatinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana hubungannya dengan Pelti setempat.? Kalau ingin bikin turnamen sebenarnya tidak perlu minta ijin ke Pelti. Kecuali kalau mau selenggarakan turnamen nasional yang membutuhkan pengakuan dari Pelti sehingga pesertanya mendapatkan Peringkat Nasional Pelti (PNP). Sebagai orang timur alangkah senangnya Pelti jika diberitahu ada kegiatan turnamen.  Kalau mau gunakan dana dari Pemerintah setempat melalui Dinas Olahraganya maka dana tersebut bisa keluar melalui Pelti. Bisa kerjasama dengan Pelti.&lt;br /&gt;Turnamen tenis boleh diselenggarakan oleh pribadi pribadi atau badan usaha, klub dan juga Pelti. Sebagai contoh saya selenggarakan Persami Piala Ferry Raturandang maupun RemajaTenis itu sebagai pribadi saja. Ini juga perlu diketahui. Tapi jangan kaget kalau ada rekan pengurus Pelti didaerah merasa harus melalui Pelti kalau mau bikin turnamen. Kenapa demikian? Karena pengurus tersebut tidak tahu aturan mainnya. Saya teringat waktu dulu saya sudah tidak duduk di Pelti, saya buat Turnamen nasional Bintaro Jaya Open. Saya ikuti aturan Pelti yaitu saya kirim surat ke Pengda Pelti DKI Jakarta ( tahun 1990 an). Saya ditanya, apakah turnamen ini dijamin bisa diselenggarakan tahun berikutnya. Langsung saya jawab, hanya Tuhan yang bisa menjamin. Pelti sendiri tidak bisa menjamin sanggup selenggarakan turnamen seterusnya.&lt;br /&gt;Kerjasama dengan Pelti setempat juga ada baiknya. Karena Pelti bisa merekomendasikan petugas wasit yang bisa bertugas. Tetapi bisa sebaliknya, karena pengalaman saya selama ini di beberapa daerah , ternyata kerjasama ini menjadi beban bagi pelaksana.&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3746622095216415652-5872486928257574342?l=afraturandang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://afraturandang.blogspot.com/feeds/5872486928257574342/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3746622095216415652&amp;postID=5872486928257574342' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/5872486928257574342'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/5872486928257574342'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://afraturandang.blogspot.com/2011/05/mau-bikin-turnamen.html' title='Mau bikin turnamen'/><author><name>AFR</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01220833789333873360</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_c_SIwpZEocc/SpDkPpX0atI/AAAAAAAAA6k/YMmKv46V-rU/S220/foto+AFR+di+P+Raya.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3746622095216415652.post-8382040032598314255</id><published>2011-05-28T09:00:00.000-07:00</published><updated>2011-05-28T09:07:38.637-07:00</updated><title type='text'>Minta Bantuan Buatin IPIN</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jakarta, 28 Mei 2011&lt;/span&gt;. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Belakangan ini saya sering menerima permintaan dari masyarakat tenis agar membantu membuat IPIN (International Players Identification Number) untuk mengikuti turnamen internasional khususnya yunior. Permintaan tersebut agar mendaftarkan ke ITF tentang IPIN karena alasan tidak tahu. Padahal kalau dipikir, saya sudah memberikan sosialisasi dengan oemberitahuan melalui  situs Pelti ataupun Remajatenis agar diketahui oleh semua pihak cara cara membuat IPIN tersebut dengan mulai tahap demi tahap. Artinya sudah bisa lakukan sendiri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sendiri berpikir apakah memang mereka ini tidak tahu padahal dalam situs Pelti sudah diterangkan cara cara membuat IPIN. Ataukan alasan lainnya, mau enaknya saja. Padahal saya sendiri belum pernah membuat IPIN sehingga sebenarnya tidak tahu juga, tetapi didepan masyarakat tenis saya ini tahu semuanya.. Waduh waduh. Belum lagi permintaan untuk sign-in petenis yunior disuatu turnamen ITF Thamrin Cup maupun Oneject yang akan berlangsung bulan Juni mendatang.&lt;br /&gt;Bisa dibayangkan sebagai petenis yunior lupa kalau entry deadline sudah lewat.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3746622095216415652-8382040032598314255?l=afraturandang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://afraturandang.blogspot.com/feeds/8382040032598314255/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3746622095216415652&amp;postID=8382040032598314255' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/8382040032598314255'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/8382040032598314255'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://afraturandang.blogspot.com/2011/05/minta-bantuan-buatin-ipin.html' title='Minta Bantuan Buatin IPIN'/><author><name>AFR</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01220833789333873360</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_c_SIwpZEocc/SpDkPpX0atI/AAAAAAAAA6k/YMmKv46V-rU/S220/foto+AFR+di+P+Raya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3746622095216415652.post-8786436781651737683</id><published>2011-05-28T08:46:00.000-07:00</published><updated>2011-05-28T08:59:36.758-07:00</updated><title type='text'>Lupa akan etika bisnis</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jakarta, 28 Mei 2011&lt;/span&gt;.&lt;span style="font-style:italic;"&gt; Hari ini saya bertemu dengan salah satu mitra Pelti yang cukup lama saya kenal selaku produsen Bola Tenis yang cukup populer di Indonesia. Didalam ikuti pertenisan Indonesia dia ini sudah saya kenal sejak tahun 1987 dimana produsen bola ini sudah ikut akip mendukung pertenisan Indonesia,sehingga bola tersebut masuk dalam kategori Official Ball of Pelti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada satu uneg uneg yang disampaikan dan saya melihat suatu hal yang kurang diperhatikan oleh penyelenggara turnamen. Saya pun teringat dengan pelaksanaan Davis Cup yang sangat ketat dalam menerapkan aturannya. Karena selaku penyelenggara harus patuh dalam etika bisnis. Ini pula yang harus diperhatikan oleh pelaksana turnamen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai contoh disatu lokasi atau lapangan yang sama diselenggarakan oleh pelaksana yang sama maka tentunya harus bisa melihat aturan aturan yang berlaku. Sungguh aneh dan janggal misalnya dalam satu lokasi atau venue ada 2-3 turnamen yang diselenggarakan atau pelaksana yang sama, walaupun judul turnamennya berbeda. Sebagai contoh paginya digunakan untuk turnamen A kemudian siang harinya atau malamnya digunakan oleh turnamen lainnya atau turnamen B. Apa yang dilupakan adalah didalam lapangan tersebut sudah ada spanduk atau prisma produk bola D artinya bola yang digunakan oleh turnamen tersebut adalah bola D.&lt;br /&gt;Tetapi apa yang terjadi, didepan pengusaha bola D tersebut ternyata turnamen B menggunakan bola P dimana prisma bola D masih terpasang dengan rapi tapi bola yang digunakan adalah bola P. Belum lagi bola P itu terlihat jelas didepan meja pelaksana turnamen B tersebut. Sebenarnya jika sudah ada sponsor bola D maka seharusnya tidak ada lagi bola merek lain berkeliaran disekitar tempat duduk pemain ataupun meja penyelenggara.&lt;br /&gt;Ini kelihatan sepele tetapi tidak dimata bisnis. Akibatnya maka pengusaha atau sponsor tersebut sudah tidak respek kepada penyelenggara turnamen tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadilah marilah kita sama sama menyadari sekali betapa pentingnya etika bisnis harus diperhatikan, karena ini merusak trust yang sudah dijalin dengan baik antara pengelola turnamen dengan sponsor.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3746622095216415652-8786436781651737683?l=afraturandang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://afraturandang.blogspot.com/feeds/8786436781651737683/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3746622095216415652&amp;postID=8786436781651737683' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/8786436781651737683'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/8786436781651737683'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://afraturandang.blogspot.com/2011/05/lupa-akan-etika-bisnis.html' title='Lupa akan etika bisnis'/><author><name>AFR</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01220833789333873360</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_c_SIwpZEocc/SpDkPpX0atI/AAAAAAAAA6k/YMmKv46V-rU/S220/foto+AFR+di+P+Raya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3746622095216415652.post-5436938259747049099</id><published>2011-05-25T08:06:00.000-07:00</published><updated>2011-05-25T08:30:01.079-07:00</updated><title type='text'>Masalah Perwasitan Indonesia</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jakarta, 25 Mei 2011&lt;/span&gt;. Kemarin menonton pertandingan tenis Internasional OKESHOP bersama Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Alfian Malarangeng didampingi Martina Widjaja Ketua Umum PP Pelti dan Ivana Lie mantan pebulutangkis nasional Indonesia.&lt;br /&gt;Saya hormat juga kepada Andi Malarangeng ternyata masih memanggil saya Om. Begitulah penghormatan dilakukan oleh yang muda terhadap yang tua.&lt;br /&gt;Pembicaraan menyangkut perwasitan Indonesia yang sudah beberapa tahun ini belum bisa berkembang keatas baru melebar. Maksudnya hanya ada penambahan wasit dengan brevet White Badge. Tetapi belum bisa meningkat menjadi Bronze Badge.&lt;br /&gt;"Kelemahan wasit kita adalah kemampuan berbahasa Inggris." komentar Martina Widjaja. Langsung oleh Menteri dikatakan Pemerintah bisa bantu dengan ikut sertakan wasit kita kursus bahasa Inggris. Langsung saya katakan kepada beliau." Lebih mudah melatih calon wasit pintar bahasa Inggris tapi tidak mengerti tenis dibandingkan tahu tenis tapi tidak bisa berbahasa Inggris."&lt;br /&gt;Begitulah persoalan wasit Indonesia, dan saya langsung sampaikan selama ini sudah ada 2 wasit Indonesia mencoba nasib ikut testing di Bangkok untuk meningkatkan brevet white badgenya tapi gagal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siangnya saya berbincang bincang dengan ITF Referee yang sedang bertugas di turnamen ITF OKESHOp di Senayan. Referee ini berasal dari Hongkong dan sudah saya kenal lebih dari 10 tahun. Namanya Gary Au Yeung asal Hongkong tapi sudah berdomisili di Canada. Dulu dia pertama kali baru sebagai wasit turnamen Challenger dan waktu itu dia sebagai wasit masih part time job, dan sekarang dia sudah lepaskan pekerjaannya itu dibidang komputer.&lt;br /&gt;Disamping bahasa Inggris, dia katakan wasit Indonesia masih kurang menggunakan otak sewaktu bertugas. Karena sebagai wasit tugasnya juga mendidik petenis agar mengenal peraturan yang berlaku. Diberinya contoh kalau wasit Indonesia tidak memperhatikan pakaian peserta turnamen yang sudah ada didalam ketentuannya. Dikatakannya apapun alasan petenis tetap harus diikutinya. "Pemain sering minta pengecualian, seperti ketika diminta harus ganti kaosnya karena menyalahi aturan. Selalu dikatakan sudah habis persediaannya. Suruh beli saja, kita tidak perlu tahu kesulitannya."ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya banyak belajar sama rekan rekan wasit atau Referee asing yang bertugas di turnamen internasional di Indonesia. Mereka cukup akrab dengan saya karena saya sering berkomunikasi dengan mereka disaat turnamen ataupun sesudahnya. Ada satu kelemahannya wasit Indonesia dan dia mengakuinya. Yaitu setelah pertandingan selesai tidak pernah ada yang mau berdiskusi dengannya membicarakan kasus2 diturnamen tersbut. " Selalu mereka minta pulang rumah." ujarnya.&lt;br /&gt;Saya mengenal aturan aturan turnamen tenis karena aktif berkomunikasi dengan Referee asing, selain keuntungan bisa melancarkan bahasa Inggris didalam berkomunikasi, juga mendaptakan ilmu dari mereka ini. Sayapun tidak segan segan bertanya kepadanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya katakan saya pernah mendapatkan pertanyaan dari pecinta RemajaTenis. Yaitu apakah orangtua peserta turnamen boleh berikan makanan ringan ataupun minuman kepada wasit ataupun panitia. "Saya katakan saya belum baca code ethic perwasitan."ujar saya. Tapi dia katakan kalau hanya makanan ringan ataupun minuman bukan masalah. "Yang dilarang kalau berikan uang."&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3746622095216415652-5436938259747049099?l=afraturandang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://afraturandang.blogspot.com/feeds/5436938259747049099/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3746622095216415652&amp;postID=5436938259747049099' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/5436938259747049099'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/5436938259747049099'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://afraturandang.blogspot.com/2011/05/masalah-perwasitan-indonesia.html' title='Masalah Perwasitan Indonesia'/><author><name>AFR</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01220833789333873360</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_c_SIwpZEocc/SpDkPpX0atI/AAAAAAAAA6k/YMmKv46V-rU/S220/foto+AFR+di+P+Raya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3746622095216415652.post-4274377955933836350</id><published>2011-05-21T20:14:00.000-07:00</published><updated>2011-05-22T09:39:24.575-07:00</updated><title type='text'>RemajaTenis Belum Mulus</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jakarta, 21 Mei 2011&lt;/span&gt;. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Dalam perjalanan pelaksanaan Turnamen RemajaTenis yang merupakan gagasan saya sebenarnya belum  mulus sekali. Berbagai cobaan saya terima baik dari dalam pelaksana turnamen maupun dari luar. Tetapi karena saya bertekad agar RemajaTenis harus jalan melawan kendala kendalanya ,yang konsepnya saya buat maka untuk kontrol lebih baik sehingga saya serahkan pelaksanaannya kepada yang lebih muda muda. Maka saya minta kepada rekan rekan pelaksana baik dari Tournament Director, Referee dan Assiten Referee maupun Tournament desk yang tetap dan tidak berubah ubah dengan tujuan agar tetap berjalan sesuai dengan konsep yang saya berikan. Tetapi saya akan kerja keras mengawasinya. Tahun tahun awal saya masih tidak pernduli jika Referee membuat kebijakan yang menurut saya keliru tetapi telah dilakukaknnya. Begitu terima keluhan maka saya lemparkan kesalahan kepada Referee karena dia penanggung jawab jalannya pertandingan. Tapi saya sadari juga kalau Referee yang ada sekarang ini mendapatkan predikat Referee bukan melalui jalur pendidikan formal. Jadi otodidak, otomatis saya juga merasa perlu mendidik mereka berdasarkan pengalaman saya mengamati kerja ITF Referee selama ini ( sejak 1987 sampai sekarang). Sehingga saya tekankan kepada tim RemajaTenis yang mulai kompak, agar lebih mementingkan pelayanan nomor satu kepada peserta. Saya mulai merubah cara pendaftaran kemudian undian dan order of play semua diungkapkan melalui internet. Mulailah terlihat keberhasilan cara baru ini ditempat tertentu saja karena merubah cara lama ke cara baru tidak mudah sehingga saya tekankan kalau kita harus bersabar mengatasinya.Dalam hal ini cukup melelahkan mengawasinya.&lt;br /&gt;Bisa dibayangkan bagaimana  jika tidak berada ditempat pertandingan seperti kejadian di Jakarta ada RemajaTenis sedangkan saya ada di Riau, begitu juga di Ambarawa saya masih di Jakarta atau di Surabaya dan Bantul saya masih di Jakarta. Tetapi karena era modern ini masalah itu bisa diatasi dengan adanya internet maupun telpon.&lt;br /&gt;Keberhasilan atau sebenarnya belum boleh dikatakan berhasil karena masih ada yang belum 100 % puas atas pelayanan tetapi adanya peningkatan pelayanan sudah cukup membahagiakan saya maupun pesertanya. Tapi masih ada juga kejadian2 yang sebenarnya tidak perlu. Seperti keterlambatan hadir sehingga dikalahkan lawannya tanpa tanding. Atlet sendiri juga harus menyadari kewajibannya sebagai peserta, malu bertanya maka sesat dijalan. Saya sendiri bangga dengan orangtua yang berusaha mencari tahu jalan menuju ketempat pertandingan dengan menelpon saya. Pernah kejadian di Bantul, saya masih di Jakarta, terima telpon dari orangtua dari luar Jogja. Minta alamat lengkap lapangan tenis Sultan Agung. Sayapun tidak kalah untuk meyakinkan alamat tersebut, cukup katakan cari saja di kabupaten Bantul kompleks olahraga Sultan Agung. Ternyata lebih lengkap kalau dikatakan Kecamatan PACAR Bantul. Tapi untungnya tidak ada keluhan soal alamatnya.Hal yang sama mengenai alamat lapangan tenis Sekolah Tiara Bangsa maupun EliteClub Epicentrum, masih banyak yang belum mengenal alamatnya.&lt;br /&gt;Karena masalah akomodasi dan transportasi di Bantul, sayapun diantar melihat fasilitas baru di stadion bola Sultan Agung. Ternyata ada 2  ruang yang bisa menampung masing2 30 atlet dengan full AC dan kamar mandinya berserta lockernya. Hanya mencari kasurnya. " Ini bisa disewakan kalau untuk turnamen mendatang kalau dipersiapkan jauh jauh hari." ujar Bambang Supriyadi salah satu orangtua asal Jogja yang mengantar ke Stadion Sultan Agung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu saat saya pernah diberikan masukan karena saya melihat masih banyak kekurangan yang dilakukan oleh Referee yang sudah terbiasa dengan cara kerja mereka selama ini yang menurut saya sudah tertinggal masanya.&lt;br /&gt;"Bapak coba Referee lainnya sehingga bisa membedakannya." ujar Slamet Widodo. Memang betul juga anjuran ini apalagi sekarang mulai muncul kecemburuan dari rekan rekan Referee lainnya karena kedua Referee dan assisten Referee yang tetap digunakan oleh RemajaTenis dalam setahun lebih banyak bertugas daripada rekan lainnya. Ini saya sadari betul. Bukan berarti RemajaTenis belum pernah menggunakannya karena lebih efisien. Tetapi dalam perjalanannya mereka ini belum menjiwai RemajaTenis dalam misinya. " Kerja Referee RemajaTenis bukan hanya sebagai Referee saja, tetapi karena sebagai dalam kesatuan tim maka bisa saja mereka ini juga turun kelapangan melaksanakan bukan kerjanya seperti bongkar pasang  spanduk, ngepel lapangan dll." ujar saya menjelaskan kepada Slamet Widodo selaku Administrator Turnamen PP Pelti. Inilah gaya RemajaTenis. Seperti halnya didalam dunia bisnis maka RemajaTenis memperkenalkan paket murah (dalam pembiayaannya). "Yang penting pelayanannya kepada masyarakat tenis."&lt;br /&gt;Awal awalnya rekan relan di RemajaTenis masih belum menyatu sehingga saya suka mendengar keluhan satu sama lain. Tetapi karena saya mulai lakukan pendekatan dikuti penanganan dari Direktur turnamen dimana saya sudah tidak ikut campur mendalam , tetapi cukup mengkoreksi langsung ke Direktur Turnamen, maka mulailah tampak kekompakan yang muncul karena sudah saling mengerti tujuannya.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3746622095216415652-4274377955933836350?l=afraturandang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://afraturandang.blogspot.com/feeds/4274377955933836350/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3746622095216415652&amp;postID=4274377955933836350' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/4274377955933836350'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/4274377955933836350'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://afraturandang.blogspot.com/2011/05/remajatenis-belum-mulus.html' title='RemajaTenis Belum Mulus'/><author><name>AFR</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01220833789333873360</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_c_SIwpZEocc/SpDkPpX0atI/AAAAAAAAA6k/YMmKv46V-rU/S220/foto+AFR+di+P+Raya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3746622095216415652.post-1438972028530468552</id><published>2011-05-21T19:55:00.000-07:00</published><updated>2011-05-21T20:11:00.811-07:00</updated><title type='text'>Pengalaman mendebarkan di Bandara Adi Sucipto</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jakarta, 21 Mei 2011&lt;/span&gt;. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Pengalaman pahit juga ketika mau kembali ke Jakarta dari Jogjakarta. Karena ingin kembali cepat maka saya pesan tiket Jogja ke Jakarta dengan Batavia Air flight pertama yaitu pukul 06.15. Sudah harus bangun pagi2 jam 04.00 morning call agar tidak terlambat. Setelah lakukan check-in masih ngantuk diruang tunggu. Sampai waktunya belum juga dipanggil, mulailah kelihatan penumpang Garuda Indonesia , Lion Air ke Jakarta sudah boarding. Kurang lebih jam 08.00 baru ada pengumuman minta maaf kalau Batavia Air ke Jakarta diundur waktunya, karena masalah tehnis. Ini basa basinya. Saya pikir belum datang dari Jakarta ternyata pesawatnya sudah ada sejak semalam. Sampai jam 09.00 belum ada tanda tanda berangkat, saya mulai dekati penumpang lainnya. Ada yang pindah pesawat, dan saya baca pengumuman kalau sampai 3 jam tiket bisa dikembalikan. Tapi mau kemana?&lt;br /&gt;Maka saya keluar ke kantor Batavia di Bandara Adi Sucioto. Dapat jawaban tidak pasti. Sayapun bertanya apa bisa dipindahkan ke Garuda Indonesia (jam 13.00) karena banyak yang dipindahkan tanpa beaya lagi. Sayapun ikutan minta diurus pindah dan minta agar baggage saya dikeluarkan lagi. Kemudian tiket saya diambil dan diurus oleh petugas Batavia. Selang beberapa lama saya mendengar kalau Batavia mau boarding. Waduh, karena kedengarannya pesawat rusak maka kekuatiran saya sama seperti penumpang lainnya tetap tidak mau naik Batavis tsb.&lt;br /&gt;Kemudian saya bertanya kepetugas di Bandara karena baggage saya sudah diturunkan, bagaimana nasib tiket saya dengan Garuda. Urus punya urus tentunya butuh waktu, ternyata dapat jawaban Garuda sudah penuh, berarti flight berikut itu malam harinya.&lt;br /&gt;Akhirnya saya nekat tanya kepimpinan Batavia yang hadir. " Apa masih mungkin saya naik Batavia yang sudah boarding?" Ternyata dapat jawaban masih bisa. Tapi saya ingatkan baggage saya sudah keluar. " OK nanti kami atur naik lagi." ujarnya.&lt;br /&gt;Memang benar ternyata pesawat masih tunggu saya naik dan bisa kembali ke Jakarta.Setelah saya naik, tidak lama lagi pesawat terbang.&lt;br /&gt;Begitu tiba ada kekuatiran saya atas baggage saya, ternyata bisa keluar juga di Cengkareng. Lega sudah beban saya waktu itu. Ini pengalaman jelek naik Batavia Air yang selama ini belum pernah saya alami walaupun pesawatnya bukan baru lagi.&lt;br /&gt;Terbang pasrah saja ke Tuhan karena anggapan saya pesawat rusak dipaksakan terbang. Tetapi ada berita lagi bukan pesawat rusak tapi faktor lainnya. Ya sudah yang penting sudah kembali dengan selamat. Thanks God ! &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3746622095216415652-1438972028530468552?l=afraturandang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://afraturandang.blogspot.com/feeds/1438972028530468552/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3746622095216415652&amp;postID=1438972028530468552' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/1438972028530468552'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/1438972028530468552'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://afraturandang.blogspot.com/2011/05/pengalaman-mendebarkan-di-bandara-adi.html' title='Pengalaman mendebarkan di Bandara Adi Sucipto'/><author><name>AFR</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01220833789333873360</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_c_SIwpZEocc/SpDkPpX0atI/AAAAAAAAA6k/YMmKv46V-rU/S220/foto+AFR+di+P+Raya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3746622095216415652.post-4456953150205572901</id><published>2011-05-21T19:27:00.000-07:00</published><updated>2011-05-21T19:52:46.424-07:00</updated><title type='text'>Guyonan ala Kawanua</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jakarta, 21 Mei 2011&lt;/span&gt;. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Menyempatkan diri muncul ditengah tengah kegiatan turnamen Maesa Paskah di EliteClub Epicentrum Jakarta, untuk  bernostalgia dengan rekan2 Kawanua yang selama ini selalu aktif dipertenisan nasional. Rasa persaudaraan selalu muncul disuasana Maesa Paskah yang biasanya dilaksanakan saat Paskah. Tapi kali ini karena satu dan lain hal maka diundur ke Mei 2011.&lt;br /&gt;Canda gurauan pun ala Manado atau Kawanua selalu muncul dengan ciri khasnya yaitu tidak mau kalah satu sama lainnya. Mulailah godaan ataupun canda dilontarkan kepada saya. " Dulu dia jago. sekarang jalan aja so susah." begitulah guyonan Armand Monoarfa dan Anthony Wayong ditujukan kepada saya. Tetapi sayapun tidak mau kalah berguyon karena tertawa adalah sehat.&lt;br /&gt;" Kita heran sekali, dorang ini latihan seminggu 8 kali, tapi kalau ada turnamen kita (AFR) yang naik panggung." ujar saya kepada mereka tidak mau kalah. Begitulah gaya Kawanua bercanda. Datang lagi Adrian Tapada dengan gayanya. Cerita Armand, kalau Adrian pernah tunjukkan foto tua Opa Mangindaan di tahun 1935 kepada temannya yang lain. "Ini foto Opa dan ini saya" ujarnya serius. Yang dengar belum ngeh maka diulanginya. Setelah sadar kalau foto tahun 1935 sedangkan Adrian usianya masih jauh muda, Maka barulah semua tertawa.&lt;br /&gt;Belum lagi ada guyonan kalau Anthony Wayong pernah kalahkan saya di Kemayoran, langsung ditanggapi. " Maklum jaga langganan." jawaban tidak mau kalah ala Kawanua. Begitu juga saya tanya umur Wempy Mangundap dari Makassar. Langsung Adrian Tapada nyeletuk. " Kita dua tahun lebih tua." Ha ha ha semuapun tertawa karena Adrian jauh lebih muda ngaku tua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba tiba datang Walikota Manado Ir. Vicky Lumentut bersama rombongan. Setelah bersapa kiri kanan, maka rombongan ini nonton semifinal pasangan suami istri antara "Bekong" Rungkat dan istri Pia melawan pasangan dari Manado Ice dan Agus Logor. Terlihat begitu seriusnya yang bertanding tanpa ada ekspresi gembira, mulailah saya lemparkan gurauan kepada Walikota Manado Vicky Lumentut." Survey membuktikan jika pasangan suami istri bertanding maka 75 % kemungkinan bercerai." Semua yang dengar ikut tertawa. Tapi tidak kalah juga guyonan dari Vicky Luemntut. " Ini anggota BII."  Waduh ada istilah baru nih. " Bini injak injak." Tertawalah semua mendengar gurauan tersebut. Tapi ada yang nyeletuk, dirumah Bini diinjak injak. Ha ha ha&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya saya terima telpon dari kolega di Tulungagung yang juga Ketua Pengkab Pelti Tulungagung, dr. Bambang Supeno teman kuliah saya di FK Unair Surabaya.&lt;br /&gt;"Mas, saya mau rubah rencana TDP Tulungagung Open tidak pertandingkan putri karena kurang ramai. Diganti dengan veteran saja seperti tahun lalu. " ujarnya. Dan saya anjurkan tulis surat resmi saja ke PP Pelti. Tidak diduga saya diminta bikin RemajaTenis di Tulungagung. "Terima kasih Mas, nanti saya programkan secepatnya, karena padatnya acara TDP di Tanah Air." Ini berita gembira untuk masyarakat tenis di Jawa Timur bisa menikmati turnamen didaerahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sewaktu berbincang bincang dengan Walikota Manado sempat dibicarakan acara HUT Kota Manado 14 Juli 2011. Ada kegiatan turnamen tenis. " Mana lebih ramai bikin turnamen tenis.?" ujarnya bertanya kepada saya. Langsung saya sambut keinginan tersebut karena sebelumnya sudah pernah berkomunikasi akan digelar TDP Nasional RemajaTenis di Manado sebelum lapangan Sario dibongkar. Sayapun menganjurkan turnamen yunior dan veteran bersamaan waktu akan membuat meriah. Langsung disebutkan kalau Ketua Panpel HUT Kota Manado itu Wakil Walikota Manado Ai Mangindaan.&lt;br /&gt;"Mimpi saya turnamen di Manado akan terealiser jika Tuhan menghendakiNya."  &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3746622095216415652-4456953150205572901?l=afraturandang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://afraturandang.blogspot.com/feeds/4456953150205572901/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3746622095216415652&amp;postID=4456953150205572901' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/4456953150205572901'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/4456953150205572901'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://afraturandang.blogspot.com/2011/05/guyonan-ala-kawanua.html' title='Guyonan ala Kawanua'/><author><name>AFR</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01220833789333873360</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_c_SIwpZEocc/SpDkPpX0atI/AAAAAAAAA6k/YMmKv46V-rU/S220/foto+AFR+di+P+Raya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3746622095216415652.post-4428658705970543473</id><published>2011-05-20T01:40:00.000-07:00</published><updated>2011-05-20T02:04:32.472-07:00</updated><title type='text'>" Berharap Berkah, Bukan Musibah "</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jakarta, 20 Mei 2011&lt;/span&gt;. Tertarik juga membaca tulisan disalah satu Tabloid terkenal di Jakarta yaitu BOLA edisi 19-20 Mei 2011&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Dibalik Maraknya Turnamen Junior : Berharap Berkah,Bukan Musibah.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Jika bicara soal jumlah turnamen nasional junior, PP Pelti bolehlah menepuk dada. Tahun lalu, tak kurang dari 30 kejuaraan menjadi agenda kegiatan induk organisasi tenis ini untuk para petenis muda mengasah talentanya. Sebaran lokasi turnamen pun tak hanya berpusat di Pulau Jawa, tapi juga menyebar ke Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Bali dan Nusa Tenggara. Tak hanya dikota kota besar tapi juga di kota kecil seperti Ambarawa dan Karawang.&lt;br /&gt;Pertanyaannya, apakah jumlah berlimpah itu menjadi berkah atau malah musibah bagi kemajuan tenis Indonesia? Selain kejuaraan konvensional yang berlangsung seminggu penuh, sejak lima tahun silam muncul turnamen paket hemat. Caranya, menempatkan waktu pertandingan hanya tiga hari pada akhir pekan. Sebuah gagasan segar untuk mendasari keterbatasan waktu petenis junior yang notabene pelajar. Ditengah sulitnya menggaet sponsor, biaya turnamen pun bisa ditekan. Disisi lain, beragamnya kejuaraan mewajibkan Pelti untuk menentukan kelas turnamen secara berjenjang. Sayangnya, fungsi tersebut tidak diperankan dengan baik. Yang terjadi adalah tumpang tindih wewenang di antara berbagai bidang di tubuh organisasi pimpinan Martina Widjaja ini.&lt;br /&gt;“Saya tidak pernah melarang sebuah turnamen, tapi penentuan penentuan kategorinya harus dilakukan dengan benar. Masak kejuaraan yang berlangsung seminggu perolehan poinnya disamakan dengan turnamen yang lebih singkat dengan draw size lebih kecil “ tutur Johannes Susanto, Ketua Bidang Pertandingan PP Pelti.&lt;br /&gt;Ada sebuah kelaziman sebagaimana dilakukan oleh Federasi Tenis Internasional (ITF) yang mengelola tak kurang dari 100 event junior pertahun. ITF membagi 4 kategori yakni A (termasuk 4 grand slam), B (kompetisi regional), C (ajan beregu)  serta grade 1 hingga 5 untuk kejuaraan perseorangan. PP Pelti hanya perlu copy paste ketentuan itu. Karena Pelti tidak mampu mengatur grade turnamen yang silang sengkarut tersebut, maka terjadi ketidakakuratan peringkat petenis junior Indonesia, Hasilnya, pemain yang menduduki peringkat atas belum tentu petenis terbaik. Lihat prestasi junior kita.Pata petenis masa depan Indonesia itu hanya mampu bertengger di peringkat10 kualifikasi Asia. Piala Fed dan Davis Junior (KU 16) serta World Tennis Championships (KU 14) 2011. Kalau sudah begini bukankah kemarakan malah berujung musibah? (yok)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Cukup menarik tulisan ini dan sebagai evaluasi dari pekerjaan rumah induk organisasi tenis di Indonesia.&lt;br /&gt;Saya sendiri selaku pelaku tenis didalam masyarakat tenis Indonesia menyadari sekali kalau petenis kita butuh suatu wadah didalam pembinaannya yaitu turnamen. Saya sendiri perlu diketahui mulai terjun didalam turnamen tenis sejak masih ikut mengelola turnamen di tingkat Pengcab Pelti Jakarta Timur sekitar tahun 1980 an karena sebagai anggota klub tenis Maesa Sparta, kemudian berkembang ke organisasi Kawanua Yaitu Maesa yang setiap tahun paling aktif selenggarakan turnamen Maesa Paskah yang khusus untuk kalangan Kawanua. Setelah itu 1987 masuk kedalam kepengurusan PB Pelti dibawah Ketua umum Moerdiono (1986-1990) saya masuk didalam komite pembinaan ,kalau tidak salah ada 3 komite pembinaan dibawah Ketua Bidang Pembinaan PB Pelti Pontjo Soetowo, yaitu Komite Tim Nasional ( A.Qoyum, Yunus Yamanie), Komite Pembinaan Senior (dr. Nico Lumenta, AFR), Komite Pembinaan Yunior (Danny Walla dan Grace Lumenta). Dan ditengah jalan saya dipindah menjadi Manajer Program Pertandingan PB Pelti.&lt;br /&gt;Waktu itu jumlah turnamen nasional maupun internasional baru mencapai angka 20 an. Langkah awal saya lakukan adalah membuat Ketentuan Turnamen Diakui Pelti, karena peraturan turnamen belum punya hanya berdasarkan ketentuan turnamen internasional saja. Langkah ini saya lakukan sebelum menaikkan kuantitas turnamen  Indonesia. Maka saya hanya lakukan copy paste peraturan turnamen dari ITF maupun ATP-Tour dan WTA Tour dijadikan dalam bahasa Indonesia menjadi Ketentuan Turnamen Diakui Pelti. Setelah era Moerdiono pindah ke Cosmas Batubara saya memilih menjadi Adminstartor Promosi dan Marketing PB Pelti. Waktu itu era Moerdiono saya targetkan peningkatan turnamen dalam kuantitas dulu baru bisa berbicara kualitas. Ini prinsip saya. Mayabe right maybe wrong karena saya bukanlah ahli olahraga cukup sebagai praktisi saja. Kemudian daripada terlalu banyak teori saya hamparkan semua program turnamen kepada Ketua Komite Pertandingan yang waktu itu dijabat oleh Martina Widjaja. Bisa dibayangkan waktu itu hanya 25 Provinsi di Indonesia , apakah tidak mungkin muncul 100 TDP. Karena saya terima kalender Turnamen di Australia membuka mata saya ada 100 turnamen diberbagai Negara bagian. Saya kemukakan kepada Ketua Komite Pertandingan kalau target 100 TDP bisa dalam waktu 2-3 tahun disebar di 25 Pengda dan 75 Pengcab Pelti. “Apa tidak mungkin? “ Tapi kemudian saya tidak sependapat dengan Sekjen PB Pelti waktu era Cosmas Batubara maka saya mengundurkan diri , lebih enteng bagi saya. Dan jumlah TDP waktu saya tinggalkan Pelti sekitar 35 TDP di 17 Pengda Pelti. Ternyata setelah keluar dari PB Pelti saya masih bisa menggelar 1 TDP Nasional Kelompok Umum yaitu Bintaro Jaya Open dan Turnamen Internasional ITF VOLVO Women’s Open waktu itu kelas  Women Challenger di Senayan. Waktu itu saya bisa berkomunikasi dengan VOLVO Thailand yang saya kenal. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membaca tulisan di BOLA tersebut , kalau dianggap datangkan musibah maka boleh lah saya yang disalahkan sebagai penyebab musibah yang dikuatirkan oleh para “ahli olahraga Indonesia”  Karena sejak awal saya selalu memotivasi masyarakat tenis agar berbuat sesuatu untuk tenis nasional dari pada terlalu banyak kritik yang lebih cenderung ke sirik karena tidak mampu berbuat untuk tenis Indonesia. Ini juga bisa digunakan sebagai bahan kesalahan saya. Tetapi disisi lain saya cukup gembira kalau TDP Junior tahun 2010 ada 30 ternyata share saya pribadi  dengan TDP RemajaTenis bisa sebarkan 12 turnamen yunior di Mataram (Lombok), Sumbawa Besar (NTB), Solo, Palu, Pontianak, Banjarmasin, Bandung dan Jakarta. Uji coba  ditahun 2009 saya lakukan di Jakarta, Samarinda ,Medan, DIY dan Cirebon. Melihat keberhasilan saya di tahun 2009, ditambah dengan hinaan yang saya terima dari teman2 membuat saya termotivasi lebih galak dalam arti menambah jumlah turnamen tersebut. Dan dalam perjalanan tahun 2011 tanpa saya sadari sudah menggelar TDP RemajaTenis sebanyak 7 turnamen, dan jika Tuhan mengijinkan target saya th 2011 hanya 20 turnamen RemajaTenis.&lt;br /&gt;Sebagai mantan petenis yunior yang ikut aktif ikut Turnamen nasional di Malang, Bandung dan Jakarta, saya bisa merasakan perasaan atlet tenis yunior diberbagai daerah yang sangat amat mendambakan kehadiran suatu turnamen yunior dikampungnya. Betapa terharunya saya melihat ekpresi para orangtua dipelosok jauh nian dari Ibukota mereka naik bus berhari hari hanya mengejar suatu Turnamen nasional RemajaTenis. Bagaimana mereka ungkapkan rasa terima kasihnya kepada saya bisa menghadirkan suatu turnamen skala nasional. Saya sendiri juga harus buang energy diusia yang sudah lanjut ini selama 6 jam perjalanan naik kendaraan umum dari Mataram (Lombok) ke Sumbawa Besar. Perlu diketahui dikota Palu maupun Sumbawa Besar  belum pernah hadir turnamen nasional selama ini. Sebagai bentuk apresiasi mereka sehingga Bupati Sumbawa Besar maupun Gubernur Sulawesi Tengah hadir ditengah atlet tenis. Turnamen ini di Palu  bisa mendatangkan minat atlet dari Provinsi Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Kalimantan Timur dan DKI Jakarta. Sebenarnya ikut mendaftar dari Papua tetapi terhambat dengan dana yang dijanjikan tidak muncul. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah tidak ada atlet berbakat di daerah daerah ini? Saya jawab masih banyak atlet tenis didaerah daerah cukup potensial tetapi belum mendapatkan asahan yang jelas. Ini tugas siapa sebenarnya? Bagi saya tidak perlu saling lempar tanggung jawab masalah ini. Kalau kita bisa berbuat untuk tenis kenapa tidak kita lakukan dengan nyata, bukan dengan terlalu banyak teori. Maka dari itu apa yang saya lakukan dengan RemajaTenis cukup sendiri , karena saya yakin terlalu banyak melibatkan orang lain maka makin ribet, banyak maunya. Banyak tawaran dilemparkan oleh orangtua petenis untuk membantu saya tetapi dengan halus saya menolaknya karena kuatir terbentur masalah2 non tehnis itu. Menyadari kesulitan dana untuk pelaksana TDP maka sayapun mencari jalan keluar. Dana adalah alasan klasik selama ini. Jangan sampai tidak ada dana tidak ada turnamen akibatnya tidak ada petenis..Kalau sudah begitu siapa yang tanggung jawab lagi? Mulailah saya buat konsep untuk memecahkan permasalahannya, bukan dengan melemparkan permasalahannya. Konsep RemajaTenis dibuat saya anggap seperti yang popular dimasayarakat kita yaitu Paket Murah, Paket Hemat. Bisa saja mau disebut apa. Kenapa kita harus buang waktu buat turnamen 7 hari, berapa hari anak2 kita harus bolos sekolah. Jadwal liburan sekolah tidak sama setiap daerah. Bikin tiga hari atau empat hari tapi tidak melanggar ketentuan yang dibuat induk organisasi tenis yaitu Pelti. Itu yang lebih penting. Apa yang diminta dalam aturan Pelti seperti harus ada Referee, Wasit, tenaga Medis semua diikutinya. Pengamatan saya beaya dari suatu turnamen 30 % datang dari petugas, kemudian hadiah dll.&lt;br /&gt;Membaca tulisan di BOLA ini bagi saya bukan masalah karena tugas RemajaTenis  hanya membantu Pelti selaku induk organisasi tenis di Tanah Air dan menampung keinginan masyarakat tenis.&lt;br /&gt;Ada lagi pendapat yang menatakan, kualitas turnamen 3 hari lebih rendah dari pada turnamen 7 hari. Untuk itu karena saya merasa bukan ahli olahraga lebih baik no comment. Apakah tidak ada turnamen yang hanya 8 atau 16 pemainnya ditingkat dunia sebelum menjawab pertanyaan diatas. Pesan saya marilah "Berbuat sesuatu untuk Tenis dari pada berpolemik " &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3746622095216415652-4428658705970543473?l=afraturandang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://afraturandang.blogspot.com/feeds/4428658705970543473/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3746622095216415652&amp;postID=4428658705970543473' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/4428658705970543473'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/4428658705970543473'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://afraturandang.blogspot.com/2011/05/berharap-berkah-bukan-musibah.html' title='&quot; Berharap Berkah, Bukan Musibah &quot;'/><author><name>AFR</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01220833789333873360</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_c_SIwpZEocc/SpDkPpX0atI/AAAAAAAAA6k/YMmKv46V-rU/S220/foto+AFR+di+P+Raya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3746622095216415652.post-7997844876111538343</id><published>2011-05-19T09:52:00.000-07:00</published><updated>2011-05-19T10:48:19.614-07:00</updated><title type='text'>Sedih terjadi pelanggaran TDP Nasional</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jakarta, 19 Mei 2011&lt;/span&gt;. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Hari ini saya bersama rekan Christian Budiman makan siang ke Senayan City. Dalam perjalanan saya menerima telpon dari salah satu orangtua petenis yang sering berkomunikasi dengan saya masalah turnamen. Keingin tahuan yang bersangkutan terhadap aturan2 turnamen sehingga saya sering kali menerima telpon darinya. Ya, semua itu saya terima saja karena sebagai pelayan masyarakat tenis dimana butuh informasi tentang tenis selalu saya layani dengan baik walaupun kadang kala sering tidak pada tempatnya. Tapi yang satu ini selalu menanyakan dulu apakah ada waktu saya menerima telponnya.&lt;br /&gt;Ada laporan yang cukup menarik disampaikan dan cukup mengagetkan saya. Yaitu pertama ada kasus di Turnamen yang sedang berlangsung di Jawa Barat saat ini. Dikatakan soal salah satu petenis putri main tunggal di KU 10 tahun dan sudah menang kemudian diprotes ketahuan kalau umurnya sudah lewat maka tidak disebutkan siapa yang lakukan kemudian petenis tersebut bertanding ganda putri di KU 12 tahun. Disebutkan kalau anak tersebut harus terima hukuman tidak boleh bertanding di TDP selama 3 bulan seperti yang telah terjadi kepada 2 atlet kakak beradik dari Rembang. Disini dia minta pembenaran atas statementnya. Saya hanya katakan kalau anak tersebut memalsukan kelahiran dengan cara beri data palsu maka kena hukuman. Akhirnya saya katakan kalau akan hubungi Referee yang bertugas yaitu Slamet Widodo. Kemudian saya SMS aja ke Referee dgn cara lain dan dapat jawaban tidak ada. Tapi saya agak curiga juga. Yang kedua laporannya katakan kalau diturnamen tersebut para orangtua pada ribut, masalah apa ya? Itu saya jadi bertanya tanya apa yang jadi penyebabnya. Ternyata ribut karena pembagian hadiah kepemenang dalam bentuk UANG CASH tidak sama rata. Dan tidak sesuai dari laporan panitia lainnya yang katakan sebenarnya hadiah tersebut sebesar Rp. 400 ribu ternaya hanya Rp. 200 rb saja. Waktu menyampaikan kepada saya , pengamatan saya kalau rekan tersebut belum sadar kalau hadiah uang itu pelanggaran maka saya dengarin saja sampai selesai tanpa komentar. Waduh, sayapun kaget bukan main, tanpa disadari mau sampaikan keluhan masalah tidak sama hadiahnya ternyata keluhan itu membuka mata saya terhadap pelanggaran aturan TDP Nasional Yunior yang pantang berikan uang dalam bentuk apapun. Saya jadi sedih juga tetapi kebenarannya harus saya cek juga walaupun rekan tersebut saya kenal cukup jujur. Setelah selesai makan siang saya ketemu dengan salah satu orangtua lainnya yang juga peserta turnamen tersebut yang sudah selesai bertanding. Saya coba pancing kepada orangtua tersebut, maka didapatlah pengakuan yang sama yaitu pemenang diberikan uang cash sebagai hadiah. Kedua orangtua tersebut minta agar tidak disebutkan nama mereka. Disini saya langsung bisa ambil kesimpulan kalau turnamen tersebut sudah melanggar ketentuan TDP yang dibuat Pelti. Sayapun teringat beberapa tahun silam ada turnamen yang dicabut pengakuannya oleh Pelti karena ketahuan memberikan hadiah uang. Setelah yakin maka saya SMS hanya kepada Ketua Bidang Pertandingan PP Pelti yang punya wewenang soal TDP tersebut. Saya hanya katakan ada informasi kalau TDP tsb berikan hadiah uang cash. Karena ini domainnya dia. Timbullah pertanyaan dalam diri saya sendiri. " Apakah akan diambil tindakan seperti Bakrie Tegal Open yang lalu, dimana dicabut TDPnya ? "&lt;br /&gt;Keinginan tahu saya kemudian mencoba kontak dengan salah satu pemenang karena saya yakin kalau atlet yunior tersebut masih polos. Dan benar secara tertulis saya diberitahu kalau dia dapat hadiah sebesar Rp. 200.000. Dan kebetulan rekan saya Christian  juga baca pernyataan tertulis atlet tersebut.&lt;br /&gt;Ya, ini tantangan bagi Ketua Bidang Pertandingan PP Pelti karena dia dulu juga sangat galak masalah ini.&lt;br /&gt;Disatu sisi saya sedih karena turnamen ini awalnya juga karena pendekatan saya sehingga terlaksana dikota tersebut.&lt;br /&gt;Yang jadi pertanyaan saya kenapa bisa terjadi karena dulu turnamen tersebut beri hadiah dalam bentuk barang yaitu handphone. kenapa sekarang tidak apakah tidak diarahkan sehingga panpelnya kecolongan. Dulu saya arahkan sehigga tidak melanggar ketentuan TDP Nasional Kelompok Yunior. Nah, sekarang sudah terjadi dan bukti juga sudah ada. Sekarang tergantung kepada Refereenya, yang juga karyawan PP Pelti, apakah berani ungkapkan kasus ini. Kekuatiran ada karena saya merasa ada upaya melindunginya. Saya teringat waktu kasus Bakrie Tegal Open ikut aktif salah satu karyawan sekretariat PP Pelti di turnamen yang melihat kejadian ini tapi tidak dilaporkan, akibatnya tahu sendiri.. terpaksa harus meninggalkan kantor PP Pelti  &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3746622095216415652-7997844876111538343?l=afraturandang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://afraturandang.blogspot.com/feeds/7997844876111538343/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3746622095216415652&amp;postID=7997844876111538343' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/7997844876111538343'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/7997844876111538343'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://afraturandang.blogspot.com/2011/05/sedih-terjadi-pelanggaran-tdp-nasional.html' title='Sedih terjadi pelanggaran TDP Nasional'/><author><name>AFR</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01220833789333873360</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_c_SIwpZEocc/SpDkPpX0atI/AAAAAAAAA6k/YMmKv46V-rU/S220/foto+AFR+di+P+Raya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3746622095216415652.post-2345236416395446785</id><published>2011-05-13T19:03:00.000-07:00</published><updated>2011-05-13T19:17:42.512-07:00</updated><title type='text'>Ketipu aku dinegeri orang</title><content type='html'>Jakarta, 13 Mei 2011. Kalau diingat ingat sewaktu berada di Vientiane Laos, pikiran belum lepas dari kota Jakarta. Bisa dibayangkan jika kesulitan berkomunikasi dinegeri orang membuat ketidak nyamanan saja. Tapi anehnya justru berat badan bukannya berkurang padahal istrahat masih kurang, setiap saat suka terbangun ,disamping tempat tidurnya keras. Menyadari hal tersebut maka biasanya sarapan makan buah kali ini justru makan berat seperti makan siang aja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Badan berada di Laos tapi pikiran di Jakarta. Kenapa demikian karena saat ini sepertinya kurang tepat keluar negeri karena sedang persiapkan turnamen di Bantul Jogjakarta yang sedang jadi sorotan. Sewaktu meninggalkan Jakarta saya mencatat baru 30 peserta sedangkan batas waktu pendaftaran tutup tinggal 5 hari lagi. Apa ini tidak buat penasaran. Maka ketiga HP yang dibawa langsung setiap saat kirim SMS kerekan rekan tenis di DIY, Jawa Tengah dan Jawa Timur maupun Jawa Barat dan DKI Jakarta. Menyadari kalau gunakan provider Indonesia dinegeri orang maka beayanya akan membengkak. Maka langsung diganti dengan provider lokal yaitu TIGO.&lt;br /&gt;Tapi ternyata cukup mahal juga. Setiap hari harus beli pulsa lokal. Setiap saat baik didalam mobil maupun dikamar sewaktu mau istrahat saya kirimkan SMS ke Indonesia. Komunikasi lain yaitu melalui internet yaitu email. Saya lebih suka kirim SMS dibandingkan telpon. &lt;br /&gt;Dihari terahir saya kena tipu juga. Karena sudah mau pulang esok harinya saya membeli pulsa . Kebetulan jam menunjukkan pukul 21.30 dan kota sudah sepi, kebetulan ada satu toko yang sudah mau tutup. Kesulitan komunikasi di Laos cukup besar karena sulit berbahasa Inggris. Tapi banyak cara kita lakukan seperti tunjukkan gaya menilpon dan sebutkan nama TIGO, maka yang ngerti justru anak kecil sekitar 13 tahun. Langsung diberinya voucher 10.000 kip (uang Laos). Sampai dikamar saya coba masukkan nomor voucher tersebut.. Jawabannya adalah...sudah expired.. Astaga, mau klaim so pasti tokonya(warung) sudah tutup... Ya, ketipu aku...ha ha ha&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sewaktu tiba di Jakarta, bersyukurlah saya karena yang mendaftar mulai naik dan mencapai angka diatas 110.. Terima kasih Tuhan atas berkatnya....telah berikan semua sehingga niat baik selenggarakan turnamen tenis khususnya yunior bisa dilaksanakan..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3746622095216415652-2345236416395446785?l=afraturandang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://afraturandang.blogspot.com/feeds/2345236416395446785/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3746622095216415652&amp;postID=2345236416395446785' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/2345236416395446785'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/2345236416395446785'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://afraturandang.blogspot.com/2011/05/ketipu-aku-dinegeri-orang.html' title='Ketipu aku dinegeri orang'/><author><name>AFR</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01220833789333873360</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_c_SIwpZEocc/SpDkPpX0atI/AAAAAAAAA6k/YMmKv46V-rU/S220/foto+AFR+di+P+Raya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3746622095216415652.post-1765633359696154292</id><published>2011-05-07T03:08:00.000-07:00</published><updated>2011-05-07T03:16:14.734-07:00</updated><title type='text'>Terbang ke Laos</title><content type='html'>Jakarta, 5 Mei 2011. Pagi pagi harus bangun karena sudah harus berada di Bandara Soekarno Hatta pukul 06.30. Pagi ini berangkat dengan Air Aisa menuju ke Kuala Lumpur. Tiba di Kuala Lumpur harus keluar ambil baggage dan check in kembali untuk melanjutkan perjalanan ke Vientiane Laos.&lt;br /&gt;Ada waktu 3 jam menunggu perjalanan jam 15.00. Menungu di bandara sambil makan siang dan seteah itu singah di Cahmpion Cafe di Bandara . Minum bir sambil makan roti.&lt;br /&gt;Loas adalah negara yag belum saya kunjungi selama ini. Tiba hampir 2 jam mendarat dan ketika urun terasa sekali kalau panasnya udara sangat menyekat sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sewaktu di Imigrasi Bandara Laos, ada sian yang belum saya lengkapi yaitu keterangan hotell tempat menginap. Tetapi di Bandara sudah menunggu petugas dari KBRI dimana seblumnya saya sudah beritahukan rencana kedatangan melalui email dan dilanjutkan pemberitahun melalui fax. Kesulitan bahas merupakan kendala besar jika kedua belah pihak sulit berkomunikasi.&lt;br /&gt;Akhirnya diperkenankan juga memasuki Laos. Dan ternyata diluar sudah menunggu petuga syang menjemputnya. Naik dengan mini bus tetapi tanpa AC.&lt;br /&gt;Laos, ini negara "miskin" dengan penduduk sekitar 6 juta ternyata dikuasai oleh meobil mobil mewah baik itu dari Korea (Hyundai, KIA) dan Jepang (Toyota, Nissan, Suzuki). Ada juga mobil mewah lainnya seperti HUMMER, Mercy, Lexus.&lt;br /&gt;Malamnya makan malam bersama sama rekan rekan dari korea, Jeang, laos, Filipina dan Thailand disalah satu restoran terkenal di Laos.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3746622095216415652-1765633359696154292?l=afraturandang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://afraturandang.blogspot.com/feeds/1765633359696154292/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3746622095216415652&amp;postID=1765633359696154292' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/1765633359696154292'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/1765633359696154292'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://afraturandang.blogspot.com/2011/05/terbang-ke-laos.html' title='Terbang ke Laos'/><author><name>AFR</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01220833789333873360</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_c_SIwpZEocc/SpDkPpX0atI/AAAAAAAAA6k/YMmKv46V-rU/S220/foto+AFR+di+P+Raya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3746622095216415652.post-5045738359481738036</id><published>2011-05-07T03:00:00.000-07:00</published><updated>2011-05-07T03:08:20.439-07:00</updated><title type='text'>Batal di jakarta pindah ke Bantul</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jakarta, 3 Mei 2011&lt;/span&gt;. Menyadari betapa pentingnya turnamen bagi petenis sehingga perlu disadari pula agar tidak berbenturan khususnya berbenturan kepentingan. Hal ini sejak dari dulu saya sadari bahkan sudah sering saya lebih mengalah agar teman2 yang berkeinginan membantu pertenisan bisa lebih leluasa jalankan salah satu program PP Pelti. Hari ini saya lansgung putuskan kalau rencana pelaksanaan RemajaTenis di Jakarta (14-17 Mei) diundurkan saja untuk berikan kesempatan kepada turnamen lainnya yaitu Karawang Open.&lt;br /&gt;Memang sebelumnya sudah ada komunikasi antara panitia Karawang Open dengan penanggung jawab RemajaTenis hanya karena kesulitan komunikasi saja sehingga terputus.&lt;br /&gt;Dalam hal mengalah bagi saya pribadi sudah sering saya lakukan baik itu Piala Ferry Raturandang maupun RemajaTenis ditahun tahun sebelumnya. Sehingga memndurkan jadwal RemajaTenis di Jakarta bukan hal yang terlalu sulit bagi saya. Tetapi ada anjuran dari PP Pelti agar RemajaTenis (14-17 Mei) tetap dijalankan tetapi tidak di Jakarta, apakah itu di Balikpapan ataupun kota kota lainnya. Saya teringat juga ke rekan di Surabaya yang waktu itu sempat menyamaian keinginan dikota Blitar diadakan RemajaTenis. hanya yang jadi masalah adalah pada waktu yang sama di Jawa Timur ada kegiatan tenis yunior yaitu O2SN, sehingga kali ini belum siap dijalankan di Blitar. Akhirnya saya coba hubungi rekan di Jogja dan mendapatkan sambutan di Bantul Jogjakarta.&lt;br /&gt;Maka dari itu terpenuhilah keinginan masyarakat tenis agar diadakan RemajaTenis di Bantul D.I.Y&lt;br /&gt;Sayapun langsung sebarkan SMS maupun email sebagai saraa komunikasi saya kepada masyarakat tenis di Indonesia.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3746622095216415652-5045738359481738036?l=afraturandang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://afraturandang.blogspot.com/feeds/5045738359481738036/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3746622095216415652&amp;postID=5045738359481738036' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/5045738359481738036'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/5045738359481738036'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://afraturandang.blogspot.com/2011/05/batal-di-jakarta-pindah-ke-bantul.html' title='Batal di jakarta pindah ke Bantul'/><author><name>AFR</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01220833789333873360</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_c_SIwpZEocc/SpDkPpX0atI/AAAAAAAAA6k/YMmKv46V-rU/S220/foto+AFR+di+P+Raya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3746622095216415652.post-2940388591501995808</id><published>2011-05-02T17:23:00.000-07:00</published><updated>2011-05-02T17:34:37.129-07:00</updated><title type='text'>Masalah Organisasi diselesaikan dalam organisasi</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;RemajaTenis, 2 Mei 2011.&lt;/span&gt; Padatnya acara saya diselingi dengan perbedaan pendapat dengan rekan sendiri sudah merupakan acara tersendiri ditahun 2011. Berbeda denga tahun tahun sebelumnya. Saya sendiri pernah sampaikan kepada teman lainnya tugas saya sebagai wakil sekjen PP Pelti. Andaikan ada yang sudah keluar dari policy induk organisasi wajib hukumnya bagi saya untuk mengingatkan kembali karena kepentingan organisasi lebih pentng daripada kepentingan pribadi, Masalah aturan aturan yang sudah berlaku perlu diingatkan kembali. Ini bukan untuk pertama kali saya lakukan. Semenjak duduk sebagai wakil sekjen PP Pelti sudah pernah saya lakukan hal seperti ini.&lt;br /&gt;Tetapi saya juga menyadari ego dari masing masing teman itu juga tinggi karena sebagai volunter duduk dalam organisasi tentunya perlu atau minta dihargai juga berikan pendapat. Tetapi saya juga bisa menahan diri masalah kepentingan pribadi saya nomor duakan dulu. Itu yang saya tekankan kepada beberapa rekan sendiri agar menyadarinya. Masalah organisasi diselesaikan dalam organisasi. Bukan dibawa keluar organisasi apalagi tidak boleh dibawa ke media massa.&lt;br /&gt;Saya sendiri didalam blogger ini sebagai bentuk dari cacatan harian saya selama ini dikehidupan berorganisasi maka saya menghindari agar tidak menyakiti hati teman sendiri. Tetapi saya anggap perlu juga agar rekan rekan sendiri menyadari atas kekeliruan yang dibuatnya. Itulah organisasi dibutuhkan kesabaran besar dan memiliki jiwa dan hati yang besar menghadapi setiap ejekan maupun penghinaan didalam kehidupan berorganisasi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3746622095216415652-2940388591501995808?l=afraturandang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://afraturandang.blogspot.com/feeds/2940388591501995808/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3746622095216415652&amp;postID=2940388591501995808' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/2940388591501995808'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/2940388591501995808'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://afraturandang.blogspot.com/2011/05/masalah-organisasi-diselesaikan-dalam.html' title='Masalah Organisasi diselesaikan dalam organisasi'/><author><name>AFR</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01220833789333873360</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_c_SIwpZEocc/SpDkPpX0atI/AAAAAAAAA6k/YMmKv46V-rU/S220/foto+AFR+di+P+Raya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3746622095216415652.post-1416157963966665281</id><published>2011-05-02T17:09:00.000-07:00</published><updated>2011-05-02T17:23:33.523-07:00</updated><title type='text'>Ikuti RemajaTenis Paskah di Sekolah Tiara Bangsa</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jakarta, 2 Mei 2011&lt;/span&gt;. Selesai ikuti Konggres KOI, acara saya adalah ikuti RemajaTenis Paskah mulai 22-24 April 2011 di Sekolah Tiara Bangsa Jakarta Timur. Diluar dugaan peserta kali ini meningkat padahal saya sebenarnya tidak terlalu berharap banyak soal peserta karena bertepatan ujian sekolah. Sebelumnya di Jakarta juga hanya mencapai 130 peserta tetapi kali ini mencapai angka 180 peserta.&lt;br /&gt;Kali ini RemajaTenis mendapatkan tantangan cukup besar, karena sudah mendapatkan pujian dari masyarakat tenis di Jakarta maupun luar kota dinyatakan baik secara terbuka dimedia maya juga secara langsung disampaikan kepada saya selaku penggagas karena pelaksanaan sudah saya serahkan kepada tim pelaksana. Tentunya merupakan tantangan tersendiri dan sudah saya sampaikan kepada tim pelaksana agar menyadari bahwa RemajaTenis sedang berada dalam ujian karena sudah mendapatkan pujian tetapi harus diimbangi dengan memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat tenis.&lt;br /&gt;Ada satu permintaan kepada saya datang dari pelatih asal Karawang Erni yang disampaikan pertelpon agar RemajaTenis itu diundurkan waktunya dari 14-17 Mei 2011 di EliteClub Epicentrum Jakarta karena Karawang Open akan mengisi 20-24 Mei 2011. Sayapun sampaikan agar hubungi Direktur Turnamen RemajaTenis yaitu Rahayu MH. Memang saya sudah percayakan masalah tehnis kepada yang bersangkutan dan saya cukup sebagai penasehatnya walaupun diluar mengatakan kalau saya pemiliknya.&lt;br /&gt;Ternyata karena kesibukan Rahayu dengan besibukan kantornya maka komunikasi hanya bisa melalui SMS. Informasi yang saya dapat dari Erni kalau sudah bertanya ke Ketua Bidang Pertandingan PP Pelti dimana dia dianjurkan hubungi saya dan saya minta hubungi pelaksanannya Rahayu. Ternyata Rahayu bertahan karena sudah menerima SK dari PP Pelti menetapan waktunya 14-17 Mei 2011. Ketika saya bertanya kepada Rahayu, disebutkan kalau dia sudah memberikan solusi kepada Erni agar dimajukan saja waktunya sebelum RemajaTenis.&lt;br /&gt;Akhirnya saya membaca surat resmi yang minta tanggal 20-25 Mei 2011 untuk Karawang Open. Setelah itu saya disposisikan ke Sekjen dan Ketua Umum PP Pelti surat permintaan tersebut.&lt;br /&gt;Setelah itu ada persetujuan Ketua Umum dan Sekjen maka dibuatlah kalender TDPoleh Slamet Widodo selaku administrator pertandingan PP Pelti dan kalender ini disebar luaskan.&lt;br /&gt;Saya hanya bisa menyatakan syukur kepada Tuhan karena RemajaTenis Paskah bisa berlangsung tepat waktu walaupun diselingi dengan turunnya hujan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3746622095216415652-1416157963966665281?l=afraturandang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://afraturandang.blogspot.com/feeds/1416157963966665281/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3746622095216415652&amp;postID=1416157963966665281' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/1416157963966665281'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/1416157963966665281'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://afraturandang.blogspot.com/2011/05/ikuti-remajatenis-paskah-di-sekolah.html' title='Ikuti RemajaTenis Paskah di Sekolah Tiara Bangsa'/><author><name>AFR</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01220833789333873360</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_c_SIwpZEocc/SpDkPpX0atI/AAAAAAAAA6k/YMmKv46V-rU/S220/foto+AFR+di+P+Raya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3746622095216415652.post-3407743200797821927</id><published>2011-05-02T16:49:00.001-07:00</published><updated>2011-05-02T17:08:57.509-07:00</updated><title type='text'>Dipilih menjadi anggota Pimpinan Sidang Konggres KOI</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jakarta, 2 Mei 2011&lt;/span&gt;. Sudah lama saya melupakan mengisi blogger ini akibat saya harus menahan diri terhadap keinginan menulis terhadap lingkungan dipertenisan kita ini. Saya tidak lupa tanggal 21 April 2011, saya mendapatkan tugas oleh PP Pelti mengikuti Konggres KOI (Komite Olimpiade Indonesia) bersama sama Sekjen PP Pelti Soebronto Laras dan Wakil Ketua Bidang Pembinaaan Yunior PP Pelti Christian Bydiman. Tempatnya di Hotel Menara Peninsula, Selama ini setiap kegiatan rapat baik itu Musyawarah ataupun Konggres induk organisasi olahraga selalau saya diminta mewakili PP Pelti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi kali ini setelah dibuka resmi oleh Menpora Andi Malarangeng, pemilihan Pimpinan sidang. Tak disangka nama saya disebutkan oleh Ketua Umum KOI Rita Subowo bersama sama rekan lainnya seperti Mayjen(Purn) Taanjung, Kusumo (Perkemi), Erna (Perwosi)m Raja Pane (SIWO ). Wah, ketiban tugas untuk kedua kalinya saya diberikan di Rapat KOI,&lt;br /&gt;Dari nama nama tersebut yang saya sudah kenal hanya satu yaitu Erna dari Perwosi, lainnya baru kenal disaat konggres ini, dan saya sudah merasa akan diplot sebagai sekretaris maka dari itu saya mau menghindar saja, dan mengaku cukup jadi anggota saja,&lt;br /&gt;Ada kejadian lucu di Konggres KOI ini, setelah sidang diputuskan diskors oleh Pimpinan Sidang Tanjung karena akan makan siang. Maka semua peserta termasuk pimpinan sidang istrahat sesuai waktu yang ditentukan. Setelah waktunya selesai, saya menunggu adanya pembagian tugas oleh pimpinan sidang disetiap rapat komisi. Kebetulan kali ini saya ditugaskan oleh PP Pelti ikuti Komisi II yang membidangi Pembinaan Biasanya saya di Komisi I yang membidangi Organisasi, tapi kali ini Soebronto Laras yang mengsisinya karena di Komisi I akan dibicarakan soal pemilihan Ketua Umum KOI. Sayapun menunggu Pimpinan Sidang untuk membuka kembali sidang pleno lkarena tadi sudah doiskors maka perlu dibuka lagi baru menuju ke Komisi masing masing. Tapi saya tidak melihat Pimpinan Sidang ada dalam ruangan sehingga semua peserta minta saya mengambil alih pimpinan sidang.&lt;br /&gt;Maka tidak sungkan sungkan saya naik ke panggung pimpinan sidang pleno untuk mencabut skorsing tersebut. Setelah dibuka sekaligus saya memimpin sementara Komisi I yang rtempatnya diruang utama ini karena banyak peserta sudah pindah keruangan lain. Saya sebenarnya minta kesabaran peserta menunggu pimpinan sidang Tanjung agar datang tapi yag bersangkutan belum muncul sedangkan wakil ketua pimpinan sidang Kusumo sedang kekantor Menpora, tetapi peserta mendesak agar dimulai saja.&lt;br /&gt;Ditengah tengah memimpin sidang datanglah Ketua Pimpinan Sidang Mayje(Purn) Tanjung dan saya persilahkan untuk memimpinnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3746622095216415652-3407743200797821927?l=afraturandang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://afraturandang.blogspot.com/feeds/3407743200797821927/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3746622095216415652&amp;postID=3407743200797821927' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/3407743200797821927'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/3407743200797821927'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://afraturandang.blogspot.com/2011/05/dipilih-menjadi-anggota-pimpinan-sidang.html' title='Dipilih menjadi anggota Pimpinan Sidang Konggres KOI'/><author><name>AFR</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01220833789333873360</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_c_SIwpZEocc/SpDkPpX0atI/AAAAAAAAA6k/YMmKv46V-rU/S220/foto+AFR+di+P+Raya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3746622095216415652.post-3211711991625242336</id><published>2011-04-19T21:07:00.000-07:00</published><updated>2011-04-19T21:34:35.315-07:00</updated><title type='text'>Sudah menjadi sentimen pribadi</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jakarta, 19 April 2011&lt;/span&gt;.&lt;span style="font-style:italic;"&gt; Keberadaan RemajaTenis kelihatannya ada yang tidak puas. Bagi saya ketidak puasan oranglain tentunya tidak bisa sepenuhnya bisa dipenuhi. Tetapi gagasan ini muncul karena saya melihat ada kebutuhan atlet tenis terhadap pembinaannya. Begitu banyak pengorbanan orangtua itu yang harus kita terima dan kalau bisa disalurkan. Sudah saya coba berbagai permasalahan turnamen yang membuat sulit berkembang. Sudah banyak turnamen yang sudah bertahun tahun berjalan akhirnya patah juga. Apakah nasib RemajaTenis akan seperti itu juga? Saya tidak bisa garansi karena yang menentukan adalah Tuhan juga. Jika diperkenankan akan berjalan terus. Awal tahun 2011 sebenarnya saya sudah putus asa untuk meneruskan tetapi justru dorongan dari rekan2 di RemajaTenis membuat saya pasrah. Bahkan istri saya sendiri pernah bertanya. "Apa yang kamu dapat dari RemajaTenis. Rugi terus!!" dan saya hanya menjawab yaitu KEPUASAAN.&lt;br /&gt;Tetpi saya juga ingat dengan adanya RemajaTenis, berapa tenaga yang sangat tertolong karena mendapatkan income rutin setiap bulannya disaat sulit seperti. Banyak tenaga yang hidup dari tenis sehingga keberadaan RemajaTenis itu sangat menolongnya.Bagi saya yang memiliki idea saja sudah cukup senang bisa membahagiakan oranglain secara tidak langsung.  Ini bukan hanya di Jakarta saja tetapi jika kedaerah lainnyapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disaat krisis ekonomi berdampak kesulitan sponsor saya mulai menjalankan turnamen Persami (pertandingan Sabtu Minggu) yang bisa berkembang sejak tahun 2006 dan belakangan ini menjadi Piala Ferry Raturandang yang telah mencapai ke 69 kalinya.&lt;br /&gt;Setelah itu saya coba konsep turnamen nasional dengan judul RemajaTenis. Konsep hampir sama tetapi karena masuk dalam kategori TDP maka harus ikuti ketentuan TDP seperti harus ada Referee, Wasit dll. Nah sepengetahuan saya beaya turnamen yang cukup besar adalah SDM seperti wasit, referee , dokter. Nah gimana caranya disaat situasi seperti ini dimana sulit cari sponsor tetapi turnamen harus berjalan. Perjalanan saya menjalani turnamen banyak rekan2 kita tidak terlalu mendukung konsep ini. Yang jadi pertanyaan saya apakah tidak mendukung karena tidak suka sama saya atau lainnya, itu pertanyaan besar. Memang saya ini termasuk orang sombong (maklum Manado tidak mau kalah aksi). Makin ditentang makin menjadi dan saya tunjukkan dengan lakukan terus turnamen ini apapun jadinya.&lt;br /&gt;Memang saya perhatikan ada yang aneh belakangan ini. Dan saya agar tidak pusing maka management saya serahkan saja kepada orang lain, biar saya dibelakang layar. Tetapi dikatakan pula kalau saya yang punya atau RemajaTenis itu identik dengan saya (AFR). Bisa dibayangkan, berita tenis di RemajaTenis dipermasalahkan. Ya sudah saya hapus saja jika ada berita tentang induk organisasi. Tetapi oleh rekan rekan di RemajaTenis katakan kalau berita itu dikutip dari situs Pelti atau ada press release yang diterima itu tidak bisa dilarang. Betul juga ya.&lt;br /&gt;Terlihat ada perubahan didalam penanganan RemajaTenis membuat ada kepuasan tertentu dari masyarakat tenis atas pelayanannya kepada peserta turnamen. Memang saya katakan RemajaTenis itu harus memberi contoh yang baik kepada masyarakat tenis. Kalau bisa kenapa tidak?&lt;br /&gt;Selama ini RemajaTenis tidak keluar dari aturan yang dikeluarkan oleh induk organisasi tenis. Termasuk kategori turnamennya pun ditentukan oleh induk organisasi bahkan angka didalamnyapun yang menentukan bukan oleh RemajaTenis.&lt;br /&gt;Tetapi anehnya sudah ada beberapa turnamen sejenis RemajaTenis tidak dipermasalahkan dan jadi buat saya naik darah. Saya sendiri sedikit bingung belakangan ini kalau dilecehkan didalam induk organisasi saya sedikit marah. Kalau dihina orang luar bagi saya cuek saja. Ini betul2 sudah dua kali saya alami. Akibatnya yang pertama kali saya marah dan pulang bisa tubruk motor dijalan, kemarin kedua kalinya saya sampai muntah muntah dikamar mandi dan sampai dipanggil meneruskan rapat. Karena sudah MUAK. &lt;br /&gt;Diinduk organisasi ada bidang bidang yang sudah jelas tugas dan tanggung jawabnya. Saya akan memasuki lahan mereka jika mereka minta bantuan atau tidak menjalankannya. Selama mereka menjalankannya saya harus menghormatinya. Saya juga sudah muak kalau dikatakan merecokin bidang lainnya padahal selama ini bdang tersebut saya bantu tanpa keluhan keluhan. Tetapi jika bidang bidang tersebut sudah keluar dari aturannya maka saya berkewajiban menegurnya sesuai jabatan saya diinduk organisasi.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3746622095216415652-3211711991625242336?l=afraturandang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://afraturandang.blogspot.com/feeds/3211711991625242336/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3746622095216415652&amp;postID=3211711991625242336' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/3211711991625242336'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/3211711991625242336'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://afraturandang.blogspot.com/2011/04/sudah-menjadi-sentimen-pribadi.html' title='Sudah menjadi sentimen pribadi'/><author><name>AFR</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01220833789333873360</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_c_SIwpZEocc/SpDkPpX0atI/AAAAAAAAA6k/YMmKv46V-rU/S220/foto+AFR+di+P+Raya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3746622095216415652.post-3794763191920167485</id><published>2011-04-19T20:04:00.000-07:00</published><updated>2011-04-19T20:48:15.144-07:00</updated><title type='text'>Ada yang mau belain atlet catut umur</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jakarta, 19 April 2011&lt;/span&gt;. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Masalah penemuan akte kelahiran 2 atlet Rembang rupanya berlanjut juga, karena saya terima surat resmi dari rekan Pelti Jawa Tengah yang kesimpulan saya adalah membela kedua atlet tersebut dengan menyalahkan PP Pelti yang mengundang. Yang dipertanyakan adalah kenapa diundang karena dianggap kami memilikidata yang akurat. Memang salah satu atlet tsb Dicky Wahyu sudah memiliki Kartu Tanda Anggota Pelti. Dikiranya jika sudah punya KTA Pelti sudah aman. Karena persyaratan KTA Pelti tidak sejelimet sehingga mudah memilikinya. Di KTA tersebut juga menggunakan tahun kelahiran berbeda.  Kemudian dipertanyakan pola kerja organisasi sehingga diinvestigasi orangtua atlet tersebut berdasarkan sms dari orangtua lainnya. Kesimulannya atlet itu tidak bersalah.&lt;br /&gt;Karena saya kenal betul watak rekan saya ini maka saya langsung telpon menjelaskan permasalahan mulai dari awal sehingga bisa diundang ikuti National Youth Training Camp yaitu berdasarkan prestasi ikut Turnamen tahun 2010.&lt;br /&gt;Prestasi didapat dengan gunakan data akte yang palsu. Begitu juga KTA Pelti dengan akte palsu. Tapi saya akui orangtuanya ini termasuk kurang lihai. Kenapa demikian karena sampai saya bisa tahu. Ada yang lebih lihai yaitu saya diperlihatkan akte kelahirannya itu asli. Memang betul akte tersebut itu asli (mungkin bisa dibeli???) tapi waktu itu feeling saya katakan itu palsu. Memang saya tidak bilang kejanggalan yang saya lihat..Ternyata tanda tangan petugas catatan sipil itu bukan tanda tangan asli melainkan dengan stempel tanda tangannya.  Tapi waktu itu saya biarkan saja, menunggu kalau orangtua itu ngotot dan mengancam saya mau tuntut ke Polisi, maka akan saya layani.&lt;br /&gt;Sewaktu seleksi National Youth Training Camp 2011 ( 1-3 April) saya sudah lihat kejanggalan dan saya yakin sekali kalau itu palsu. Maka saya sampaikan kepada pelatih Damrah dan Alfred yang sedang menangani seleksi training camp agar hasil seleksi kedua atlet tersebut digagalkan saja walaupun bagus.Tetapi kenyataan waktu 4 April sewaktu masuk diterima masuk training camp tanpa diberitahu kepada saya kedua atlet itu diumumkan lolos. &lt;br /&gt;Tanggal 6 April dilakukan pengumuman kedua karena ada yang akan dieliminasikan lagi. Sayapun berpesan kepada pelatih ITF agar kedua anak ini dikeluarkan dengan alasan akte kelahirannya palsu. Pelatih ITF pun menerimanya.&lt;br /&gt;Sehari sebelumnya saya panggil ayahnya bernama Yoyok yang kebetulan selalu menemani anaknya. Tetapi saya ikut sertakan juga pelatih lainnya yang ada dalam camp tersebut yaitu Alfred H Raturandang, Damrah dan leo nangin dari Lampung. Dalam pembicaraan tersebut saya hanya tekankan masalah akte kelahiran walaupun Alfred mencoba menelusuri soal buku Rapornya ataupun sekolahnya. Tapi saya potong dengan tetap konsenstrasi ke akte yang diberikan kepada saya dalam bentuk fotocopy saja. Sayapun katakan kalau dulu (2007) ada orangtua atlet yang terlibat catut umur sampaikan kalau di Jawa Tengah banyak orangtua memiliki 2 buku rapor SD. Jadi bagi saya tidak penting buku rapor. Mulailah saya menghimbau sebaiknya mengaku saja, dan akhirnya Yoyok mengakui kakaknya dieliminasikan saja tetapi memohon adiknya Dicky Wahyu dipertahankan ikut karena masalah pertanggung jawabannya ke Pelti Rembang ataupun Bupatinya. Tetapi hal ini tidak saya perlihatkan ketidak setujuan saya, tetapi minta dikirimkan data yang benar saja. Ternyata disanggupi dan sore dikirimkannya ke Pelti copy akte kelahiran yang asli katanya. Jadi saya terima dua copy akte dari orangtuanya sendiri.Tidak capoek2 cari bukti tetapi datang langsung dari orangtuanya.&lt;br /&gt;Malamnya saya terima SMS dari Yoyok yang menghimbau kepada saya agar peserta lainnya dimintain copy akte kelahiran dan dia berjanji jika AFR bikin turnamen RemajaTenis di Jawa Tengah dia akan bantu sebarkan info tersebut ke rekan rekannya di Jawa Tengah. SMS itu tidak saya layani. Besoknya sewaktu diumumkan atlet yang dieliminasi, oleh Suresh Menon pelatih ITF sampaikan bagi Dicky Wakyu dan Adi Tri termasuk dieliminasi dan alasannya dipersilahkan menghadap saya. Disitu ada argumetasikan masalah kenapa diundang ke Jakarta. Jadi kedatangannya berdasarkan undangan PP Pelti, memang ada surat undangan ke Pengprov Pelti Jawa Tengah. Tetapi saya tekankan bahwa yang lebih ditekankan adalah kejujurannya, Karena tidak sportif &lt;br /&gt;maka kedua putranya itu dilanjutkan ikut camp. Akhirnya dia mengaku juga kalau keduanya itu palsu aktenya.&lt;br /&gt;Begitu dikeluarkan sore hari saya terima SMS lagi dari Yoyok ini yang menyatakan agar saya periksa atlet lainnya, kalau tidak dia akan sebarkan informasi ke rekan rekannya di Jawa Tengah agar tidak ikut RemajaTenis jika di Jawa Tengah. Langsung ditantang seperti ini saya keluar gilanya yaitu saya balas sms dengan katakan RemajaTenis tertutup bagi atlet catut umur. Sayapun langsung kirim SMS ke temannya dulu dengan catatan so pasti akan diberitahu kepada Yotyok kalau saya kirim sms kemasyarakat tenis. Saya tidak lupa kalau saya punya nomor HP sekitar 2.600 dari Aceh sampai Papua, khususnya Pelti, pelatih, orangtua petenis.&lt;br /&gt;Langsung saya terima SMS dari Yoyok yang menyampaikan kalau masalah ini dianggap selesai karena dia sudah relah anaknya dikeluarkan dari camp tersbut. Langsung saya katakan kalau saya diancam sama dia dengan SMS sebelumnya. Kemudian dibalasnya minta maaf karena khilaf. Ini pernyataan maaf pertama saya terima dari Yoyok, sebelumnya tidak terlihat suatu penyesalan sebelumnya sewaktu bertatap muka di Ragunan. Langsung saya sebarkan SMS ke masyarakat tenis mulai dari Jawa Tengah, DIY dan Jawa Timur lebih diprioritaskan.&lt;br /&gt;Ternyata anaknya Adi itu berkoar di Facebook ( adi ada) menghina saya dengan caranya. Langsung saya umumkan ke dinding FB saya nama lengkap kedua atlet tersebut terlibat akte kelahiran palsu. Langsung dapat respons dari masyarakat yang mendukung saya. Begitu juga ke dinding FB adi ada sya beri komentar yang menonjok dirinya dengan beberkan kepasuan selama ini dilakukannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayapun minggu lalu ditelpon oleh rekan wasit Petrus W yang tanyakan soal Dicky Wahyu yang ternyata terdaftar sebegai peserta Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Jawa Tengah.Langsung saya kirimkan dua foto copy aktenya dengan email dengan harapan tidak diterima di POPDA tersebut. Ternyata Dicky ditolak juga walaupun mau dicoba diloloskan. Ha ha berhasil. Memang saya paling pantang jika ada atlet yang catut umur. Dari data saya selama ini saya pantau, atlet yang saya temukan terlibat akte palsu prestasinya tidak berkembang. Itulah resikonya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3746622095216415652-3794763191920167485?l=afraturandang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://afraturandang.blogspot.com/feeds/3794763191920167485/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3746622095216415652&amp;postID=3794763191920167485' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/3794763191920167485'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/3794763191920167485'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://afraturandang.blogspot.com/2011/04/ada-yang-mau-belain-atet-catut-umur.html' title='Ada yang mau belain atlet catut umur'/><author><name>AFR</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01220833789333873360</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_c_SIwpZEocc/SpDkPpX0atI/AAAAAAAAA6k/YMmKv46V-rU/S220/foto+AFR+di+P+Raya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3746622095216415652.post-885742501617197526</id><published>2011-04-12T03:36:00.000-07:00</published><updated>2011-04-12T03:42:44.285-07:00</updated><title type='text'>Mau daftar IPIN</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jakarta, 12 April 2011&lt;/span&gt;. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Ada satu pertanyaan dalam bentuk SMS yang saya terima dari salah satu orangtua petenis di Surabaya. Yang dipertanyakan masalah IPIN (International Players Identification Number) sebagai salah satu bentuk keanggotaan bagi petenis dalam keikut sertaan di suatu turnamen internasional. Baik itu turnamen yunior maupun ProCircuit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak sekali SMS lainnya yang bertanya minta dibuatkan IPIN tetaopi semua itu saya tolak agar mereka sendiri yang membuatnya. Karena tujuan saya mereka harus belajar familiar dengan komputer maupun internet. Dari beberapa petenis yunior berhasil setelah dipaksakan membuka internet untuk mendapatkan IPIN tersebut. Bagi petenis yunior iuran IPIN masih lebih kecil sekitar US$ 25.00 kalau tidak salah tetapi bagi petenis yang mau ikuti ProCircuit maka harus keluar dana US $ 45.00.&lt;br /&gt;Bagaimana caranya kalau petenis sudah mempunyai IPIN sewaktu yunior apakah bisa digunakan untuk Pro Circuit?. Tentunya bisa saja, hanya bedanya membayar tambahan kekurangan iurabn tersebut. &lt;br /&gt;Ini ada kaitan dengan turnamen Mens Futures dan Women Circuit yang akan berlangsung bulan Mei mendatang&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3746622095216415652-885742501617197526?l=afraturandang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://afraturandang.blogspot.com/feeds/885742501617197526/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3746622095216415652&amp;postID=885742501617197526' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/885742501617197526'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/885742501617197526'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://afraturandang.blogspot.com/2011/04/mau-daftar-ipin.html' title='Mau daftar IPIN'/><author><name>AFR</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01220833789333873360</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_c_SIwpZEocc/SpDkPpX0atI/AAAAAAAAA6k/YMmKv46V-rU/S220/foto+AFR+di+P+Raya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3746622095216415652.post-2960226741659198804</id><published>2011-04-07T22:01:00.000-07:00</published><updated>2011-04-07T22:02:13.608-07:00</updated><title type='text'>Cara Bikin Anak Mau Makan Sayur</title><content type='html'>KOMPAS.com - Sayuran adalah makanan yang penting untuk diasup. Anak-anak pun harus mau mengkonsumsi makanan ini. Namun, karena rasanya yang cenderung hambar, sulit untuk meminta si anak mengkonsumsinya. Apa yang bisa Anda lakukan untuk membuat si kecil mau makan? Menurut para peneliti cukup mudah; tersenyum saat makan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikutip dari Reuters, sekelompok ilmuwan asal Perancis melakukan penelitian mengenai reaksi orang dewasa dan anak-anak dalam mempersepsikan foto orang yang sedang makan. Hasil penelitian itu mengatakan bahwa cara orang dewasa dengan anak kecil menilai obyek orang yang sedang makan berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang dewasa menilai makanan lewat proporsi tubuh si pemakan. Jika model yang ada di foto memiliki tubuh berukuran besar, si responden akan menolak jika diberikan makanan yang sama dengan yang ada di foto. Sebaliknya, jika si model bertubuh ramping, responden cenderung tertarik. Sementara cara anak-anak menilai sebuah foto berisi orang makan punya reaksi yang lebih kompleks.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika makanan yang ada di dalam foto kemudian ditawarkan kepada anak-anak yang ikut terlibat dalam responden ini, seperti cokelat, mereka tak peduli ukuran badan si model, mereka akan mau menerima makanan itu. Jika makanan yang ada di foto adalah makanan yang tak mereka sukai, ukuran tubuh si model ternyata berpengaruh, mereka akan makin menolak jika modelnya bertubuh tambun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak hanya itu, ternyata ekspresi orang yang sedang mengkonsumsi makanan juga berpengaruh pada rasa penasaran anak untuk mencoba sebuah makanan. Foto dari orang yang makan dengan ekspresi bahagia dan tidak dibuat-buat membuat anak tertarik mencoba makanan itu, tak jadi soal bentuk tubuh orang yang makan. Sebaliknya, foto orang yang makan dengan ekspresi jijik dengan makanan yang sama akan membuat anak enggan mencoba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya, bagi orang dewasa, ukuran tubuh orang yang mengkonsumsi makanan punya pengaruh dalam menggugah rasa ingin mengkonsumsi orang dewasa. Sementara bagi anak-anak, butuh ekspresi dan jenis makanan yang mereka sukai untuk membujuk anak mau mencoba makanan tertentu, dan faktor ukuran tubuh orang yang ia lihat hanya berpengaruh sedikit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Sylvie Rousset, perwakilan dari ilmuwan ini mengatakan, hasil riset ini di luar dari dugaan mereka, karena belum ada penelitian yang mengatakan ekspresi orang lain berpengaruh pada rasa penasaran anak-anak. Dari hasil ini, menurut Rousset, orangtua bisa mengambil keuntungan, bahwa saat makan makanan sehat, upayakan mengkonsumsinya dengan ekspresi senang dan menyukai makanan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Meski kebiasaan makan seseorang itu cukup kompleks, namun studi semacam ini bisa menyingkap perbedaan faktor psikososial yang membentuk sikap anak terhadap makanan dan kebiasaan makan jangka panjang mereka," jelas Rousset. (Sumber: msnbc)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3746622095216415652-2960226741659198804?l=afraturandang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://afraturandang.blogspot.com/feeds/2960226741659198804/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3746622095216415652&amp;postID=2960226741659198804' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/2960226741659198804'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/2960226741659198804'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://afraturandang.blogspot.com/2011/04/cara-bikin-anak-mau-makan-sayur.html' title='Cara Bikin Anak Mau Makan Sayur'/><author><name>AFR</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01220833789333873360</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_c_SIwpZEocc/SpDkPpX0atI/AAAAAAAAA6k/YMmKv46V-rU/S220/foto+AFR+di+P+Raya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3746622095216415652.post-461036003421710291</id><published>2011-04-07T21:59:00.001-07:00</published><updated>2011-04-07T21:59:57.434-07:00</updated><title type='text'>Masalah Facebook</title><content type='html'>JAKARTA, KOMPAS.com - Statistik terakhir menunjukkan bahwa pengguna Facebook di Indonesia rata-rata paling muda sedunia. Demikian hasil pemetaan yang dilakukan iCrossing, perusahaan konsultan iklan di Inggris berdasarkan data pengguna Facebook Maret 2011.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Di Inggris dan Amerika rata-rata pengguna Facebook berusia 31 tahun, namun di negara seperti India, Filipina, dan Indonesia rata-rata usia 20 tahunan," tulis Gregory Lyons, analis iCrossing dalam situsnya, Rabu (6/4/2011).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan data tersebut, rata-rata pengguna Facebook di Indonesia adalah 23 tahun. Negara berkembang lainnya seperti Filipina, India, dan Afrika Selatan sedikit lebih tua yakni 25 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Data tersebut juga memperlihatkan bahwa Indonesia kini menempati rangking kedua jumlah pengguna Facebook di seluruh dunia dengan lebih dari 35 juta pengguna. Pengguna terbesar masih AS dia atas 152 juta pengguna. Inggris telah dilampaui Indonesia turun ke urutan ketiga mendekati 29 juta pengguna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, di Indonesia, meski pengguna Facebook sangat banyak, tingkat ketergantungannya sangat rendah. Rata-rata pengguna di Indonesia hanya mengunjungi Facebook 7 kali dalam sebulan. Pengguna Facebook Indonesia masih kalah adiktif ketimbang Filipina yang hanya sekitar 22 juta pengguna, namun rata-rata kunjungan 30 kali sebulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di AS dengan pengguna yang begitu banyak, tingkat keaktifan atau ketergantungan kepada Facebook sangat tinggi hingga lebih dari 70 kali kunjungan setiap bulan. begitu pula di Inggris dengan rata-rata 68 kali sebulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;iCrossing juga menyoroti gender pengguna Facebook. Di negara maju seperti AS dan Inggris, pengguna perempuan sedikit lebih banyak. Yakni 55 persen perempuan di AS dan 52 persen perempuan di Inggris. Namun, di negara-negara yang budayanya didominasi laki-laki seperti Arab Saudi, Turki, dan India, pengguna laki-laki lebih banyak.Begitu juga di Indonesia, pengguna laki-laki lebih banyak.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3746622095216415652-461036003421710291?l=afraturandang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://afraturandang.blogspot.com/feeds/461036003421710291/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3746622095216415652&amp;postID=461036003421710291' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/461036003421710291'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/461036003421710291'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://afraturandang.blogspot.com/2011/04/masalah-facebook.html' title='Masalah Facebook'/><author><name>AFR</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01220833789333873360</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_c_SIwpZEocc/SpDkPpX0atI/AAAAAAAAA6k/YMmKv46V-rU/S220/foto+AFR+di+P+Raya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3746622095216415652.post-4753033165366526344</id><published>2011-04-07T21:54:00.000-07:00</published><updated>2011-04-07T21:57:26.745-07:00</updated><title type='text'>Agar Kemarahan Anak Bersifat Positif</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jakarta, 7 April 2011&lt;/span&gt;.&lt;span style="font-style:italic;"&gt; Ada satu tips lagi yang cukup bermanfaat bagi kita semua yang saya kutip dari Yahoo News berupa tulisan dari Amelia Ayu Kinanti. Masalah yang cukup menarik adalah masalah amarah pada anak anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amarah adalah hal yang wajar dirasakan setiap orang, termasuk anak-anak. Namun biasanya, anak-anak masih belum bisa mengontrol amarahnya. &lt;br /&gt;Jangan biarkan rasa marah yang dirasakan si kecil membuatnya melakukan hal-hal negatif. Tugas Anda adalah mengubah energi kemarahannya menjadi sesuatu yang positif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa kiat dari Helium berikut bisa membantu Anda.&lt;br /&gt;Yang pertama kali harus Anda tekankan pada si kecil adalah: merasakan amarah bukan hal yang salah. Namun, melakukan kegiatan yang destruktif atau merusak karena marah, itu yang tak boleh dilakukan. Ajarkan padanya bahwa melepas kemarahan adalah hal yang boleh dilakukan. Namun tidak dengan menyakiti hati atau fisik orang lain karena itu adalah hal yang dilarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda bisa mengajak si kecil untuk melepas kemarahannya dengan melakukan aktivitas fisik yang ia sukai. Misalnya naik sepeda, berenang, ikut seni bela diri, basket dan masih banyak lagi. Kegiatan-kegiatan tadi akan membantu si kecil untuk melepas kemarahannya yang bisa “meledak” sewaktu-waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang tak kalah penting untuk mengatur kemarahan si kecil adalah dengan berkomunikasi. Ajaklah anak Anda berbicara dari hati ke hati. Tanyakan padanya: Apa atau siapa yang membuatnya marah? Tunggulah dengan sabar hingga ia bisa mencurahkan segala perasaannya. Buatlah ia nyaman dan jangan menghakimi perasaannya. Si kecil pasti lebih tenang&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3746622095216415652-4753033165366526344?l=afraturandang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://afraturandang.blogspot.com/feeds/4753033165366526344/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3746622095216415652&amp;postID=4753033165366526344' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/4753033165366526344'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/4753033165366526344'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://afraturandang.blogspot.com/2011/04/agar-kemarahan-anak-bersifat-positif.html' title='Agar Kemarahan Anak Bersifat Positif'/><author><name>AFR</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01220833789333873360</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_c_SIwpZEocc/SpDkPpX0atI/AAAAAAAAA6k/YMmKv46V-rU/S220/foto+AFR+di+P+Raya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3746622095216415652.post-4270469230571942562</id><published>2011-04-05T07:23:00.000-07:00</published><updated>2011-04-05T07:48:04.897-07:00</updated><title type='text'>Ketemu Kejanggalan Akte Kelahiran</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jakarta, 4 April 2011.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Coba kalau baca Akte Kelahiran jika tidak jeli tentunya bisa kecolongan. Pengalaman saya selama ini mulai tahun 2007 saya mulai mencoba menelusuri semua keabsahan peserta TDP Nasional, Caranya minta setiap pendaftaran peserta TDP diwajibkan membawa fotocopy akte kelahiran, Ini saja sudah ribut , karena dianggap cukup sekali saja bawa fotocopy akte kelahiran. Tapi saya bersikukuh setiap turnamen harus dilengkapi fotocopy akte kelahiran.Maksud saya suatu waktu yang terlibat catut umur salah berikan fotocopy akte kelahirannya. Sebenarnya di Ketentuan TDP Nasional Kelompok Yunior sudah tercantum klausul tentang pelanggaran catut umur akan dapat hukuman skorsing  tapi tidak dijalankan. Nah, salah siapa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbagai macam pemalsuan yang dilakukan oleh pelatih, orangtua atau pembinanya. Ada yang angka tahu kelahirannya ter;ihat bekas hapusan dan ditimpa dengan tik yang ternyata font nya berbeda. Ada lagi yang lebih hebat satu kasus, atlet yang sama memiliki nama bapak dan ibunya berbeda dan tahun kelahiran berbeda. Tapi orangnya sama. Itu saya ketemukan di TDP Cilacap. Tetapi yang hebat lagi sewaktu saya minta akte kelahiran ASLI, maka bisa ditunjukkannya. Tetapi feeling saya mengakatakn ini ASPAL (Asli tapi Palsu). Kenapa, setelah saya periksa pelan pelan, yang janggal adalah tanda tangan petugasnya bukan asli tetapi tanda tangan stempel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini saya di Ragunan melihat kejanggalan terhadap 2 anak dari daerah ikuti National Youth Training Camp yang sedang berlangsung. Fotocopy aktenya sudah diberikan dan disinilah kejanggalannya. Jika nomor misalnya 1234/TP/2006, artinya TP adalah akte kelahiran pemutihan. dan angka 2006 menunjukkan tahun dibuatnya akte kelahiran tersebut. Mau tahun tahun pembuatan aktenya. Yang satu Nomornya ...../TP/2005 sedangkan tahun pembuatannya tahun 2001, sedangkan yang satu lagi .../TP/2006 sedangkan tahun pembuatannya tahun 2000.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langsung sore ini setelah selesai anak2 latihan, saya undang ayahnya dan juga rekan rekan pelatih yang terlibat dalam training camp untuk menyaksikan. Saya mulailah dengan menceritakan tentang sportivitas dll. Dan ketika ditanya tentang usia putranya, malah dia ceritakan sekolahnya sudah kelas berapa. Tapi sayapun alihkan ke saat anaknya lahir dan rumah sakit mana tempat lahirnya. Dapat jawaban di dukun beranak. Tapi pertanyaan digiring ke saat membuat akte kelahiran. Disampaikan kalau jangka waktu pembuatan akte dengan waktu kelahirannya dalam waktu 3 bulan. Nah disinlah kejanggalannya karena dia lupa kalau tercatat disini tahun pembuatannya ternyata  setelah melahirkan kurang dari 2 bulan artinya seharusnya akte tersebut bukan akte kelahiran pemutihan, maka kode nomernya beda bukan ada TP. Yang diberikan adalah ..../TP/2005 sedangkan tahun pembuatannya 2001. Yang satu laghttp://www.blogger.com/img/blank.gifi beda 10 bulan jangka waktu pembuatan dengan waktu kelahirannya, tapi yang aneh adalah nomernya...../TP/2006 dibuatnya tahun 2000.&lt;br /&gt;Saya sediri tadi pagi sempat konsultasi dengan rekan saya yang pernah kerja di kantor catatan sipil untuk meyakinkan penemuan ini.&lt;br /&gt;Oleh pelatih asing juga menyampaikan kalau melihat permainannya ini bukan permainan anak usia 10 tahun atau 12 tahun.&lt;br /&gt;  &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3746622095216415652-4270469230571942562?l=afraturandang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://afraturandang.blogspot.com/feeds/4270469230571942562/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3746622095216415652&amp;postID=4270469230571942562' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/4270469230571942562'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/4270469230571942562'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://afraturandang.blogspot.com/2011/04/ketemu-kejanggalan-akte-kelahiran.html' title='Ketemu Kejanggalan Akte Kelahiran'/><author><name>AFR</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01220833789333873360</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_c_SIwpZEocc/SpDkPpX0atI/AAAAAAAAA6k/YMmKv46V-rU/S220/foto+AFR+di+P+Raya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3746622095216415652.post-3999485203848584724</id><published>2011-04-04T02:34:00.001-07:00</published><updated>2011-04-04T03:24:11.490-07:00</updated><title type='text'>Seleksi National Youth Training Camp di Jakarta</title><content type='html'>Jakarta, 4 April 2011. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Beberapa bulan lalu saya ditugaskan mempersiapkan National Youth Training Camp 2011 di Jakarta oleh Ketua Umum PP Pelti Martina Widjaja secara lisan. Seperti tahun lalu, maka saya mulai berkomunikasi dengan pelatih yang akan menanganinya yaitu Suresh Menon di Kuala Lumpur dan Robert Ballard.&lt;br /&gt;Disamping itu pula sebelumnya saya sudah mulai mengamati petenis yunior didalam turnamen nasional yunior khususnya KU 10 tahun dan 12 tahun. Karena waktunya terbatas maka saya mengamati disetiap turnamen yang saya bisa hadiri langsung. Nah, yang sering saya hadiri justru turnamen RemajaTenis, mulai di Jakarta, Bandung, ambarawa dalam 3 bulan terakhir. Agar lebih objective saya tugaskan rekan lainnya Damrah untuk mengumpulkan hasil TDP Nasional 2010. Kemudian dikumpulkannya TDP Nas khususnya KU 10 tahun dan 12 tahun dari awal tahun 2010. Setelah didapatkan datanya maka saya minta direvisi karena yang saya mau atau inginkan TDP Nasional yang dalam 4-5 bulan terakhr saja. Jadi dikumpulkannya mulai TDP bulan November 2010 sampai Februari 2011.&lt;br /&gt;"You nominasikan nama nama tersebut tetapi nanti saya yang tentukan." ujar saya kepada Damrah. Disamping itu saya juga konsultasikan kepada rekan lainnya Hudani Fajri dari Bidang Pembinaan Prestasi Daerah PP Pelti.&lt;br /&gt;Begitu sudah dapatkan nama nama tersebut maka saya cari jaan ercepat untk diketahui peserta yatu melalui FACEBOOK, dan surat dibuat ke Pengprov Pelti dimana domisili pesreta tersebut. Saya akin mereka lebih cepat tahu melalui facebook dan SMS yang saya lakukan juga. Saya juga sdah siapkan 24 nama dan beberapa nama sebagai cadangannya. Karena ini paling banyak dari Pulau Jawa maka yang membatalkan hanya sau saja dua tiga hari sebelum hari H nya.&lt;br /&gt;Tetapi saya terima juga SMS dari beberapa orangtua yang menanyakan putra dan putrinya yang tidak dipanggil masuk seleksi, padahal namanya ada dalam daftar cadangan saja, dengan catatan kaau ada yang mundur maka nama paling atas yang mengisinya. Bahkan ada yang menyampaikan kalau putra/inya itu mengalahkan salah satu nama yang diundang. Begitulah setiap permintan yang tidak bisa dipenuhi. Kali ini memang saya undang lebih banyak daripada tahun lalu dengan catatan nanti yang seleksi bukan saya tetapi pelatih yang bersangkutan.&lt;br /&gt;Hari ini sudah masuk 20 nama dari 24 yang diseleksi, tetapi dengan jumlah 20 sebenarnya sudah lebih banyak dibandingkan tahun lalu, maka dalam 2-3 hari lagi akan diseleksi lagi dari nama nama yang sudah ada berdasarkan hasil test fisik maupun tehnik yang diberikan jika tidak ada perubahan maka akan di drop.&lt;br /&gt;Hari ini pula saya terima SMS dari orangtua yang putranya tidak masuk dalam 20 nama, minta perhatian dari saya untuk diberi kesempatan ikut masuk, tetapi karena yang memutuskan bukan saya padahal saya sudah tahu sebelumnya langsung dari Suresh kalau anak tersebut diberi tanda karena dia tidak kenal namanya. Begitulah jika ada penguangan maka kesedihanlah yang akan datang. Tetapi sebaiknya kita harus berpikiran posistip saja kedepan dengan mengatasi kekecewaan putra/putrinya dengan lebih meningkatkan kemampuannya.&lt;br /&gt;Saya harus akui, dengan diundangnya atlet tersebut mempunyai kebanggaan sekali bisa terpiih. Ini wajar saja. Karena selected person tentunya akan membangakannya.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3746622095216415652-3999485203848584724?l=afraturandang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://afraturandang.blogspot.com/feeds/3999485203848584724/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3746622095216415652&amp;postID=3999485203848584724' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/3999485203848584724'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/3999485203848584724'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://afraturandang.blogspot.com/2011/04/seeksi-national-youth-training-camp-di.html' title='Seleksi National Youth Training Camp di Jakarta'/><author><name>AFR</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01220833789333873360</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_c_SIwpZEocc/SpDkPpX0atI/AAAAAAAAA6k/YMmKv46V-rU/S220/foto+AFR+di+P+Raya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3746622095216415652.post-2344703759851497505</id><published>2011-04-04T01:52:00.000-07:00</published><updated>2011-04-04T02:32:54.264-07:00</updated><title type='text'>Banyak Tugas dibebankan</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jakarta, 4 April 2011&lt;/span&gt;. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Disela sela turnamen ITF Jubilee School 14 U Asian Champs 2011 di Pusat Tenis Kemayoran, saya datang dan melihat rekan2 sedang duduk dimeja sambil asyik ngobrol. " Ini orang paling banyak jabatan, Wakil Sekjen , Ketua Bidang Pertandingan KU 10 dan 12 th, Humas (Panpel), Direktur Turnamen ." ujar Diko Moerdono didepan wartawan dan Johannes Susanto, Christian Budiman begitu menyambut kedatangan saya kemeja tersebut.&lt;br /&gt;Langsung aja saya tanggapi, kalau yang isinya kosong, semua dilemparkan ke saya. Coba kalau yang ada isinya maka tidak ada yang diberikan kepada saya. Begitulah canda ditengah hari di Kemayoran.&lt;br /&gt;Sebagai Ketua Bidang Pertandingan 10 tahun dan 12 tahun , ini istilah baru yang dibuat buat sendiri. Saya akui saat itu saya sedang persiapkan National Training Camp, dimana sebelum masuk dilakukan seleksi melalui suatu turnamen antar mereka, jadi tidak heran dapat julukan baru itu. &lt;br /&gt;Saat ini saya ditugaskan menjadi Humas Panpel Jubilee School 14 U Asian Champs yang sedang berlangsung di Kemayoran. Jika 2 tahun silam dan selama ini saya yang menjabat Direktur Turnamen sehingga pelatih2 asing yang datang semua mengenal saya. Dan tahun ini saya sengaja lemparkan tugas Direktur Turnamen ke Johannes Susanto Ketua Bidang Pertandingan PP Pelti. Panitianya pun saya susun sendiri. Didalam factsheet disebutkan tugas saya adalah sebagai petugas in charge sebelum event. Segala komunikasi ditujukan kepada saya. Tugas ini sudah sering dilakukan terutama berurusan dengan internasional.Tugas dalam persiapan ITF Jubilee School 14 U Asian Champs, saya bersama rekan Zandra Dharmawan sebagai negosiator dengan pihak Jubilee School.&lt;br /&gt;Begitu pula didalam pelaksanaan Jubilee School 14 U Asian Champs saya lebih konsentrasi ke tugas sebagai humas, tetapi petugas ITF selalu mintanya semua kebutuhan atau ada permasalahan tetap larinya ke saya, karena saya stand by terus. Kok bisa begitu.&lt;br /&gt;Ya, begitulah akibat banyak pekerjaan semuanya dilemparkan kepada saya karena tidak ada yang ingin lakukannya. Apa sebab, ya maklum sendiri lah !&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3746622095216415652-2344703759851497505?l=afraturandang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://afraturandang.blogspot.com/feeds/2344703759851497505/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3746622095216415652&amp;postID=2344703759851497505' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/2344703759851497505'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/2344703759851497505'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://afraturandang.blogspot.com/2011/04/banyak-tugas-dibebankan.html' title='Banyak Tugas dibebankan'/><author><name>AFR</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01220833789333873360</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_c_SIwpZEocc/SpDkPpX0atI/AAAAAAAAA6k/YMmKv46V-rU/S220/foto+AFR+di+P+Raya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3746622095216415652.post-3603187876712670489</id><published>2011-03-27T01:12:00.000-07:00</published><updated>2011-03-27T01:34:07.194-07:00</updated><title type='text'>Ngobrol ngobrol Miring di Kemayoran</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jakarta,26 Maret 2011&lt;/span&gt;. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Disela sela turnamen ITF Jubilee School 14 U Asian Champs yang berlangsung di Pusat Tenis Kemayoran, saya sempat berbincang bincang dengan teman teman dari pecinta maupun pngurus tenis salah satucabang olahraga yang saya cintai. Pertanyaan ini sebenarnya ditujukan kepada Ketua Bidang Pembinaan senior PP Pelti Kresno Merdiko, tetapi yang bersangkutan tidak ada. Kebetulan pertanyaan ini bisa saya jawab karena saya sendiri mengetahui walaupun mungkin tidak 100 %.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikatakan Pelti mau adakan regenerasi didalam pembinaan tetapi kenyataannya bertentangan. Sebagai contoh dikatakan kalau di tim nasional tercatat nama petenis muda seperti christopher Rungkat, Elbert Sie, sunu Wahyu Trijati, Aditya Haris Sasongko dan juga David Agung Susanto. Dari nama tersebut dinominasikan ke tim nasional Davis Cup. Dipertanyakannya adalah kenapa tim Davis Cup sewaktu lawan Iran di Teheran, Bonit Wiryawan masuk dalam ti Davis Cup. Karena pertanyaan ini terlihat sangat serius dan disebutkan merupakan ruor diluar cukup ramai sedangkan saya belum mendengarnya. Maka sayapun ikut semangat menetraliser maslah ini.&lt;br /&gt;Akhirnya saya ikut bernafsu menjawab pertanyaan ini karena sudah sangat menyudutkan induk organisasi Pelti. Ini sebenarnya tugas Humas PP Pelti tetapi karena tidak berada ditempat sehingga saya ikut terbebani mau menjawabnya. Saya sebenarnya tidak mau ikut campur jika ada kebijakan bidang lainnya sehingga muncul penafsiran negatip terhadap PP Pelti maupun bidang tersebut Ini selalu saya jaga, walaupun hati nurani saya mengatakan kebijakan itu bertentangan dengan keingian pribadi saya.&lt;br /&gt;Karena pertanyaan ini didepan wartawan Kompas yang ikut hadir, maka saya dengan gamblang langsung memberikan informasi yang saya tahu.&lt;br /&gt;Waktu itu pendaftaran nama peserta Davis Cup sudah ditutup dan PP Pelti sudah  kirim nama tim DC Indonesia terdiri dari Christopher Rungkat, Elbert Sie, Sunu Wahyu Trijati, Aditya Haris Sasongko, dengan NPC(Non Playing captain) Bonit Wiryawan. Prosedur PP pelti waktu itu setiap pemain diminta isi surat kesediaan ikut tim Davis cup. Dan pemain harus ikuti program Batujajar (ini kehausan dari PRIMA). Kedua pemain Christopher Rungkat dan Elbert Sie sedang ikuti Batujajar. Kalau Sunu Wahyu dan Aditya maupun Bonit sudah pernah ikut ditahun 2010.&lt;br /&gt;Tiba tiba saya melihat ada percakapan dari Kresno Merdiko dan Bonit Wiryawan, kesimpulan saya ada salah satu pemain menyatakan tidak bersedia ikut ke Iran untuk Piala Davis. Nah, mau masuk nama lainnya tidak mungkin karena sudah ditutup pendaftarannya oleh ITF. Timbul pertanyaan lagi siapa yang harus menggantikannya. Tidak mungkin masuk nama baru,artinya harus gunakan nama yang sudah ada. Timbullah pemikiran salah satu caranya dengan merubah status Bonit  dari NPC menjadi Playing captain saja sehingga tidak ada perubahan mendasar, dan nama Captain menjadi Surya Wijaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian saya sedikit disalahkan kenapa tidak dimasukkan kedalam cerita di website Pelti masalah ini. Langsung saya sampaikan saya tidak mau angkat masalah ini di website, karena kasihan petenis yang mundur. Kemudian ditanggapi pula itu hak pemain yang tidak siap bertanding, jangan dipaksakan, Maka sayapun menyimpan jawaban dalam hati saya. Kalau sebagai pemain sudah masuk dalam nama pemain nasional maka sudah harus siap dong. Kecuali sakit harus ada surat dokter, bukan hanya dengan menyampaikan secara lisan tidak siap. Dimana pertanggung jawaban sebagai atlet nasional. Ini pertanyaan dalam hati saya saja. Inilah nasib jika duduk dalam kepengurusan induk organisasi olahraga di Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3746622095216415652-3603187876712670489?l=afraturandang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://afraturandang.blogspot.com/feeds/3603187876712670489/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3746622095216415652&amp;postID=3603187876712670489' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/3603187876712670489'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/3603187876712670489'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://afraturandang.blogspot.com/2011/03/ngobrol-ngobrol-miring-di-kemayoran.html' title='Ngobrol ngobrol Miring di Kemayoran'/><author><name>AFR</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01220833789333873360</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_c_SIwpZEocc/SpDkPpX0atI/AAAAAAAAA6k/YMmKv46V-rU/S220/foto+AFR+di+P+Raya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3746622095216415652.post-5892826945629631747</id><published>2011-03-20T04:01:00.000-07:00</published><updated>2011-03-20T04:11:32.497-07:00</updated><title type='text'>Usulan untuk Pra PON</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jakarta, 20 Maret 2011&lt;/span&gt;. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Dalam kunjungan ke Manokwari Kota Injil di Papua Barat saya sempat berbincang bincang dengan rekan dari KONI Provinsi Papua Barat Yan Renwarin, Setelah diberitahu kalau PP Pelti telah menetapkan PraPON di Jakarta mulai tanggal 16 Februari 2011, diapun memberikan masukan kalau bulan Februari itu tidak tepat bagi KONI Provinsi kirimkan atlet ikuti Pra PON, karena APBD baru dikuncurkan bulan Maret 2012. Dikatakan pula kalau buat Pra PON sesuai kesepakatan KONI Provinsi adalah tahun 2011 dimana bisa menggunakan dana APBD tahun 2011. Ternyata batas akhir dana APBD tahun 2011 itu turun 15 Desember 2011.&lt;br /&gt;Saya sewaktu di Makassar sampaikan masalah ini ke Ketua Umum PP Pelti dan Sekjen PP Pelti. Pada prinsipnya Ketua Umum PP Pelti tidak keberatan dilaksanakan awal Desember 2011, asalkan pelaksana siap kerjakan. Memang sebelumnya sudah diputuskan dalam rapat PP Pelti awal Desember 2011 di Kemayoran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiba di Jakarta, saya langsung SMS ke Pengprov Pelti seluruh Indonesia dan juga beberapa rekan Ketua ataupun sekretaris KONI Provinsi seperti Bali, Sumatra Barat, NAD, Sumatra Utara, minta pendapat mereka. Dan benar juga saya langsung dapat tanggapan dari KONI Provinsi agar dilaksanakan Desember 2011.&lt;br /&gt;Kalau dari rekan rekan Pelti Provinsi ternyata menyerahkan semua keputusan ke PP Pelti saja.&lt;br /&gt;Kalau melihat tanggapan ini maka saya berkesimpulan jika ingin mendapat dana dari KONI Provinsi bagi Pelti Provinsi maka lebih baik dilaksanakan Desember 2011&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3746622095216415652-5892826945629631747?l=afraturandang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://afraturandang.blogspot.com/feeds/5892826945629631747/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3746622095216415652&amp;postID=5892826945629631747' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/5892826945629631747'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/5892826945629631747'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://afraturandang.blogspot.com/2011/03/usulan-untuk-pra-pon.html' title='Usulan untuk Pra PON'/><author><name>AFR</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01220833789333873360</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_c_SIwpZEocc/SpDkPpX0atI/AAAAAAAAA6k/YMmKv46V-rU/S220/foto+AFR+di+P+Raya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3746622095216415652.post-8814409341518638228</id><published>2011-03-19T22:28:00.000-07:00</published><updated>2011-03-21T10:05:53.818-07:00</updated><title type='text'>Kampanye Adakan TDP Nasional DI Papua Barat</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jakarta, 19 Maret 2011&lt;/span&gt;. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;PON XVIII tahun 2012 di Riau khusus tenis persyaratan pesertanya adalah kelahiran tahun 1991 atau ditahun 2012 berusia 21 tahun. Perubahan ini sesuai dengan permintaan KONI Pusat adanya pembatasan usia peserta,  selaku pemilik PON agar pembinaan olahraga itu bisa berkembang dan meningkat. Saya sudah tidak mau membahas masalah ini karena ada yang pro dan tentunya ada yang kontra dengan alasan masing masing, karena bicara masalah pembinaan itu tidak akan habis habisnya karena semua orang ahli didalamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sewaktu berada di Manokwari setelah pelantikan Pengprov Pelti Papua Barat, saya menyempatkan diri bertukar pikiran dengan rekan2 pengurus tetapi sayangnya saya tidak lihat rekan yang memegang bidang pembinaan. Timbul dugaan saya yang negatip, karena saya sempat menyindir dalam pidato saya agar Papua Barat tidak lakukan hal yang tidak dikehendaki atlet daerahnya, yaitu untuk PON membeli atlet dari daerah lain.Alasan saya karena saya merasakan sebagai atlet daerah sewaktu ikuti PON V Bandung , dampaknya adalah atlet daerah akan demotivasi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PON 2012 dilaksanakn tanggal 11 September 2012, kemudian rencana Pra PON oleh PP Pelti 16 Februari 2012. Apa yang bisa dilakukan oleh Pengprov Pelti Papua Barat yaitu persiapan PON melalui Pra PON. Karena usia 21 tahun membuka peluang petenis yunior daerah ikut serta. Walaupun kenyataan sudah mulai terlihat daerah2 gerilia membeli atlet yunior dari daerah lain. Ini tidak bisa dihindari. Tapi yang penting anggota PP Pelti dilarang terlibat dalam transaksi jual beli atlet ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayapun memberikan jalan keluar kepada Pelti Provinsi yaitu dengan selenggarakan TDP Nasional Kelompok Umum dikota masing masing. Daripada kirim atletnya bertanding keluar provinsinya yang jelas sekali membutuhkan beaya cukup besar. Dana yang besar itu bisa digunakan dengan adakan TDP nasional didaerahnya. Cukup sediakan prize money Rp. 10 juta saja, sudah akan mendapatkan PNP. Dengan prize money rendah, turunnya atlet dari Jawa kedaerah ini sangat kecil karena beayanya cukup besar. Harus diakui kalau daerah mau bikin TDP Nasional maunya berikan prize money aduhai seperti Rp 100 juta agar banyak atlet nasional yang datang. Akibatnya atlet daerah hanya bisa ikut kualifikasi atau babak utama dengan fasilitas wild card saja. &lt;br /&gt;Kemudian timbul pertanyaan kalau lapangan didaerahnya tidak memenuhi syarat. Sayapun bercerita sewaktu pertama kali saya mendapatkan TDP Nasional Khatulistiwa beberapa tahun silam. Waktu itu saya membawa tim untuk eksibisi di Pontianak. Tanpa disangka sehari sebelum eksibisi saya sedang berada dilapangan tenis Sutera Pontianak melihat petenis nasional sedang latihan, masuklah Walikota Pontianak Dr Buchary Abd.SpKK yang merupakan teman saya sebelum menjadi Walikota, bahkan masih sebagai dokter umum sedangkan sekarang sudah menajdi dokter spesialis Kulit Kelamin.&lt;br /&gt;Dia mendengar saya datang bersama petenis nasional,langsung sorenya dicari dilapangan tenis. Dia juga hobi main tenis. Waktu dia sanggupi mau sponsori TDP Nasional, ada pertanyaan yang sama. "Apakah lapangan ini memenuhi syarat?" Saya beritahukan kepada Walikota tersebut bahwa kalau banyak turnamen nasional di Jawa juga lapangannya tidak memenuhi syarat. Padahal ini hanya tipuan saya agar niatnya jangan sampai lepas gara2 lapangan tidak memenuhi syarat. Saya katakan sama walikota karena dia seorang dokter, maka saya cenderung kearah kesehatan. " Yang penting adalah toiletnya harus bersih." So pasti beresin toilet tidak butuh dana besar.&lt;br /&gt;Dan saya sampaikan kepada rekan2 di Papua Barat. Ibaratnya anda mau hajatan dirumah, sedangkan rumah anda kumuh, tentunya sebelumnya rumah itu akan dirapi rapikan karena akan ada tamu. Sama juga dengan lapangan tenis. Begitu hari H nya saya datang ternyata lapangannya sudah di cat rapi. Ini contohnya saya berikan untu memotivasi kepada rekan rekan didaerah. Papua Barat memiliki kota Sorong yang ada klub yang aktif dan sarana memadai dibandingkan Manokwari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika ingin adakan TDP Nasional kelompok Umum, ajukan dan isi formulir TDP dan PP Pelti akan tunjuk tenaga Referee dari luar Papua Barat. Tenaga Wasit dari setempat sudah cukup digunakan walaupun minim atau belum berpengalaman. Satu dua hari sebelumnya bisa dilakukan penataran wasit oleh Referee Nasional yang ditunjuk. That's All !&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3746622095216415652-8814409341518638228?l=afraturandang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://afraturandang.blogspot.com/feeds/8814409341518638228/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3746622095216415652&amp;postID=8814409341518638228' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/8814409341518638228'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/8814409341518638228'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://afraturandang.blogspot.com/2011/03/kampanye-adakan-tdp-nasional-di-papua.html' title='Kampanye Adakan TDP Nasional DI Papua Barat'/><author><name>AFR</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01220833789333873360</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_c_SIwpZEocc/SpDkPpX0atI/AAAAAAAAA6k/YMmKv46V-rU/S220/foto+AFR+di+P+Raya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3746622095216415652.post-7791636455106959181</id><published>2011-03-19T21:44:00.000-07:00</published><updated>2011-03-19T22:24:19.213-07:00</updated><title type='text'>Tenaga Referee di Tanah Air sangat dibutuhkan</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jakarta, 19 Maret 2011&lt;/span&gt;. Tenis di Tanah Air sebenarnya sudah sangat membutuhkan tenaga pelaksana turnamen, karena menurut saya, turnamen nasional atau dikenal dengan TDP itu makin meningkat, sehingga sudah sangat dibutuhkan tenaga pelaksana TDP. Untuk menunjang gagasan saya dalam bentuk pelaksana TDP Nasional RemajaTenis saya sudah menyerahkan pelaksanaan TDP ini ke satu tim, sehingga saya tidak perlu lagi terlibat langsung, cukup mengawasinya sehingga jika ada kesalahan lebih mudah mengetahuinya. &lt;br /&gt;Memang mulai tahun 2009 saya perkenalkan RemajaTenis di Jakarta kemudian di Jogja, Cirebon dan Medan. Ini terjun langsung mulai perencanaan dan pelaksanaan dari hari pertama sampai selesai. Yang terasa adalah capek fisik dan pikiran. Ada nikmatnya adalah bisa jalan jalan keluar Jakarta.&lt;br /&gt;Di tahun 2010 , tanpa disangka bisa selenggarakan di Mataram, Sumbawa Besar, Palu, Solo, Pontianak, Banjarmasin, Bandung dan Jakarta yang seluruhanya 12 kali. Hal yang sama akan saya kembangkan, tetapi saya sempat mau mengundurkan diri saja dengan membatalkan keinginan adanya RemajaTenis akibat dari cemohan dari dalam.&lt;br /&gt;Karena permintaan datang dari rekan2 di pelaksana RemajaTenis dan melihat dukungan dari orangtua petenis maka keinginan mundur itu saya tunda, hanya sepenuhnya seluruh pelaksanaan diserahkan kepada tim yang dibentuk RemajaTenis. Untungnya gagasan saya mau dijalankan oleh mereka dengan tujuan agar memberikan contoh kepada pelaksana TDP Nasional lainnya agar bisa memberikan pelayanan terbaik kepada peserta. Tapi ini tidak mudah, karena saya sendiri sampai capek memberikan masukan kepada rekan Referee yang bertugas di RemajaTenis. Kenapa susah sekali, karena mereka ini sudah terbiasa dengan pola kerja yang lama. Merubah ke cara baru masih sulit dilakukan.&lt;br /&gt;Bisa dibayangkan saya kontrol setiap hari dari jauh bahkan ketika saya berada diluar Jakarta sekalipun. Bisa dibayangkan jam 04.00 saya terbangun karena menerima SMS dari Referee tentang order of play baru selesai. Ternyata ketahuan Refereenya itu pergi mancing dulu baru buat order of play.&lt;br /&gt;Saya sendiri sudah wanti wanti, setiap hari kalau sudah selesai turnamen, buat order of play atau laporannya harus langsung dilapangan, jangan dibawa pulang baru dikerjakan dirumah. Ini butuh waktu agar bisa lancar tetapi mereka harus bisa lakukan ini demi RemajaTenis.  Tapi satu saat akan bisa dan lancar sesuai dengan gagasan saya ini dan keinginan saya ini cukup besar. Dulu setiap kesalahan Referee saya tidak ambil pusing tetapi demi nama RemajaTenis maka saya harus pusing juga alias harus ikut bertanggung jawab. Hal ini langsung saya sampaikan kepada tim RemajaTenis agar merasa memilikinya dengan ikut bertanggung jawab. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa yang seharusnya mendidik tenaga Referee, karena selama ini Referee di Indonesia itu otodidak alias belajar sendiri. Sebenarnya saya juga bisa jadi Referee tetapi saya bukan type orang serakah mau ambil porsi orang lain. Ini sebenarnya PR bidang yang membawahinya.&lt;br /&gt;Selama RemajaTenis terus terang ada 2 rekan yang ikut membantu saya paksakan jadi Referee yaitu Eko Supriatna dan Pardjan. Mereka terpaku dengan cara kerja mereka sendiri. Tetapi akhirnya mereka dengan kesadaran sendiri mau merubahnya. Tapi terus terang butuh waktu.&lt;br /&gt;Ada lagi yang lucu, tahun 2009 saya pernah terima telpon dari orangtua peserta yang minta agar si A jangan ditunjuk jadi Referee RemajaTenis karena caranya berikan informasi atau menjawab pertanyaan kepada anak2 tidak mendidik. Hal seperti ini langsung saya sampaikan kepada Referee tersebut atas kekurangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada satu keinginan saya dalam mencetuskan gagasan TDP RemajaTenis yaitu dalam waktu yang sama bisa gelar 3 turnamen di 3 kota/provinsi yang berbeda. Tapi baru 2 kota berbeda yang sudah terlaksana yaitu tahun 2009 di Cirebon dan Medan, tahun 2010 di Palu dan Solo. Andaikan 3 kota bisa tercapai tentunya saya ingin 4 kota/provinsi. Ini bukan serakah keinginan seperti ini karena saya tahu atlet khususnya diluar Jawa sangat menbutuhkan sekali kehadiran TDP Nasional didaerahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun 2010, sudah tercatat 30 TDP kelompok yunior artinya terserap 30 tenaga Referee, dan 12 itu RemajaTenis. Boleh bangga dong andilnya RemajaTenis di tahun 2010. Andaikan keinginan saya di tahun 2011 ada RemajaTenis sebanyak 20 kali maka suatu tantangan sediakan tenaga Referee. Tapi saya pernah diberi masukan ketika saya lemparkan kekurangan2 Referee yang bertugas di RemajaTenis yang sudah saya mati. Dianjurkan mencoba yang lain saja agar ketahuan mana yang lebih baik daripada kedua Referee yang sudah jalankan RemajaTenis.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3746622095216415652-7791636455106959181?l=afraturandang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://afraturandang.blogspot.com/feeds/7791636455106959181/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3746622095216415652&amp;postID=7791636455106959181' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/7791636455106959181'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/7791636455106959181'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://afraturandang.blogspot.com/2011/03/tenaga-referee-di-tanah-air-sangat.html' title='Tenaga Referee di Tanah Air sangat dibutuhkan'/><author><name>AFR</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01220833789333873360</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_c_SIwpZEocc/SpDkPpX0atI/AAAAAAAAA6k/YMmKv46V-rU/S220/foto+AFR+di+P+Raya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3746622095216415652.post-1422274755459222196</id><published>2011-03-19T21:16:00.000-07:00</published><updated>2011-03-19T21:42:13.058-07:00</updated><title type='text'>Referee buat kekeliruan</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jakarta, 19 Maret 2011&lt;/span&gt;. Sewaktu berada di Makassar, saya menerima SMS dari rekan tenis di Manado Asiano Lontoh. Ternyata ada kejadian yang merupakan kekeliruan dibuat oleh Referee turnamen RemajaTenis di Jakarta. Putrinya masuk semifinal tunggal putri KU 16 tahun. Ini prestasi tersendiri setelah saya amati perjalanan putrinya Angelica Irena Lontoh selama ini belum pernah  masuk semifinal KU 16 tahun di RemajaTenis.&lt;br /&gt;Disampaikan kalau Referee sudah menjadwalkan pertandingan semifinal pukul 10.00 (Minggu 13 Maret)dan Angel sudah hadir pukul 09.00 mempersiapkan diri mau tanding. Lawannya Suryaningsih (DKI) yang juga unggulan 1 belum muncul sampai pukul 11.15. Ini kekeliruan yang dibuat oleh Referee yang sayapun tidak bisa intervensi. Mungkin banyak pertimbangan yang dipikirkan oleh Referee RemajaTenis saat itu, tetapi pertimbangannya itu sebenarnya tidak perlu dilakukan. Suryaningsih baru muncul kurang lebih 11.30 dan akhirnya dipertandingkan. Sayapun forward SMS tersebut kepada Referee yang bertugas. Dan mendapatkan jawaban yang membela diri. Tapi saya tidak tanggapi jawabannya karena saya menganggap ini jawaban membela diri.Dan tidak bisa merubah keputusannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah tiba di Jakarta, tepatnya 18 Maret 2011, Referee Pardjan datang kepada saya melaporkan kedjaian tersebut dan menceritakan kekeliruannya dengan memberikan pertimbangan pertimbangannya sehingga memutuskan demikian. Kelihatannya dia merasa sudah disemifinal sangat jelek kesannya kalau ada yang kalah w.o. Dan sebagainya alasan lainnya. Tetapi saya tekankan itu suatu kesalahan yang seharusnya tidak perlu memikirkan pertimbangan seperti yang dikemukakannya. Seharusnya Suryaningsih tidak berhak melanjutkan pertandingan tersebut. Dan harus mendapatkan hukuman karena kalah w.o.&lt;br /&gt;Tetapi ini sudah terjadi, dan sulit untuk merubahnya lagi. Hanya bisa dilakukan adalah sebagai pelajaran dimasa depan. Inilah dia karena tidak ada pendidikan khusus tentang Referee dilakukan oleh PP Pelti. Saya sendiri sudah pernah mengemukakan kepada PP Pelti masalah seperti ini. " Siapa yang kontrol kerja Referee? Dan siapa yang harus mendidik Referee."&lt;br /&gt;Tetapi saya sendiri menyadari kalau melihat perkembangan TDP Nasional cukup pesat maka PP Pelti sangat membutuhkan tenaga Referee bukan hanya wasit. Saya cukup bangga kalau RemajaTenis di tahun 2010 bisa digelar sebanyak 12 TDP Nasional.Ini sebagai sumbangan saya sebagai penggagas pelaksanaan TDP tersebut.&lt;br /&gt;Tapi yang tidak diketahui kalau dengan aktipnya saya galakkan TDP Nasional khususnya yunior dengan galakkan daerah melalui TDP Nasional RemajaTenis, justru dikalangan sendiri dimunculkan beberapa rumor yang sangat menyedihkan. Seperti dikatakan kalau saya memberikan angka PNP cukup besar untuk turnamen RemajaTenis. Seolah olah saya tidak transparan. Padahal saya sendiri melalui RemajaTenis selalu menyebutkan kalau kategori turnamen RemajaTenis itu paling rendah yaitu J-5. Ini kategori berlaku untuk semua TDP Nasional Yunior yang baru pertama kali diselenggarakan seperti RemajaTenis, Bakrie Series dll. Kalau dikatakan kategori J-5, maka juaranya hanya mendapatkan poin 6 saja. Tetapi sayapun sudah harus bersabar saja dengan tegar menghadapi rumor rumor yang tentunya sangat negatip. Hanya saya sayangkan munculnya rumor tersebut datang dari teman teman sendiri. Yang seharusnya berterima kasih kalau saya mau menjadi gila dengan selenggarakan turnamen turnamen yunior bukan hanya di Jakarta tetapi bahkan keluar kota maupun pulau Jawa. Bisa dibayangkan RemajaTenis sampai sempat dikatakan bukan TDP padahal Surat Keputusan PP Pelti yang ditanda tangani Ketua Umum PP Pelti itu ada. Kalau orang luar yang mengatakan demikian maka saya tidak ambil pusing. Mungkin kalau orang lain maka sudah akan mundur. Tapi saya tetap akan maju terus selama dukungan itu justru datang dari masyarakat tenis yang menyadari kalau turnamen itu adalah kebutuhan atlet tenis.&lt;br /&gt;Tetapi saya sempat emosi juga waktu itu, sehingga pulang rumah saya menubruk motor dan motor itu menabrak mobil Mercy. Apes deh....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3746622095216415652-1422274755459222196?l=afraturandang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://afraturandang.blogspot.com/feeds/1422274755459222196/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3746622095216415652&amp;postID=1422274755459222196' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/1422274755459222196'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/1422274755459222196'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://afraturandang.blogspot.com/2011/03/referee-buat-kekeliruan.html' title='Referee buat kekeliruan'/><author><name>AFR</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01220833789333873360</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_c_SIwpZEocc/SpDkPpX0atI/AAAAAAAAA6k/YMmKv46V-rU/S220/foto+AFR+di+P+Raya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3746622095216415652.post-548036280907415744</id><published>2011-03-19T00:48:00.000-07:00</published><updated>2011-03-19T21:07:26.038-07:00</updated><title type='text'>Kekuatiran karena Tsunami</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jakarta, 18 Maret 2011&lt;/span&gt;.&lt;span style="font-style:italic;"&gt; &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Sebelum ke Manokwari saya sempat juga kuatir karena sore harinya mengikuti siaran TV tentang Tsunami melanda Jepang. Kekuatiran ini bukan hanya saya sendiri tetapi juga Ketua Umum PP Pelti Martina Widjaja. Memang soe hari sebelum ke bandara Soekarno Hatta, saya ketemu dirumah kediamannya untuk melaporkan persiapan ke Papua Barat dan Sulawesi Selatan.&lt;br /&gt;"Nanti jam 20.00 coba telpon ke Manokwari cek situasi disana." ujar Martina Widjaja kepada saya. Kekuatiran dia selaku wanita cukup besar, dan kelihatan tidak ingin akan terjadi sesuatu ke saya.&lt;br /&gt;Menurut saya sendiri dan waktu itu saya sampaikan kepadanya, kalau nanti di bandara Soekarno Hatta andaikan Tsunami melanda Manokwari tentunya counter Batavia akan menyampaikan kepada penumpangnya kalau penerbangan itu batal.Itu prisip saya waktu. tetapi Martina Widjaja masih belum tenang mengikuti berita di TV.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sewaktu didalam taxi ke bandara, saya sempat terima telpon darinya dan menyampaikan jika saya mempunyai perasaan kurang enak, maka jangan paksakan berangkat. Karena kepergian saya ini ke Manokwari dalam rangka tugas melantik kepengurusan Pelti Papua Barat menggantikan Ketua Umum dan Sekjen PP Pelti yang berhalangan, maka tidak heranlah kalau Ketua Umum PP pelti sangat kuatir juga.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3746622095216415652-548036280907415744?l=afraturandang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://afraturandang.blogspot.com/feeds/548036280907415744/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3746622095216415652&amp;postID=548036280907415744' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/548036280907415744'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/548036280907415744'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://afraturandang.blogspot.com/2011/03/kekuatiran-karena-tsunami.html' title='Kekuatiran karena Tsunami'/><author><name>AFR</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01220833789333873360</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_c_SIwpZEocc/SpDkPpX0atI/AAAAAAAAA6k/YMmKv46V-rU/S220/foto+AFR+di+P+Raya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3746622095216415652.post-8910366197658053906</id><published>2011-03-19T00:28:00.000-07:00</published><updated>2011-03-19T21:15:55.553-07:00</updated><title type='text'>Pertama kali menginjakkan kaki ditanah Papua</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jakarta, 18 Maret 2011. &lt;/span&gt;M&lt;span style="font-style:italic;"&gt;engingat kembali perjalanan dari Bandara Soekarno Hatta ke Manokwari tanggal 11 Maret 2011 pkl 22.45 WIB. Udara Jakarta cukup cerah saat itu dan karena sudah mengantuk, dipaksakan untuk tidur. Tetapi tidurnya so pasti tidak nyaman. Soalnya saya pikir penerbangan ini langsung ke Manokwari tetapi sewaktu boarding dikatakan melalui Makassar. Berarti tidak bisa tidur nyenyak.&lt;br /&gt;Betul juga tiba di bandara Hasanudin yang baru dan terbesar di Indonesia Bagian Timur, hanya ada waktu 20 menit tetapi seluruh penumpang ikut keluar dari pesawat.&lt;br /&gt;Karena sudah larut malam yaitu pkl.02.00 waktu setempat, semua sepi sekali di bandara Hasanudin. Akhirnya pesawat berangkat ke Manokwari langsung.&lt;br /&gt;Mencoba tidur tetapi apa boleh buat seadanya saja, untuk mencobakan diri beristrahat diudara.&lt;br /&gt;Yang menarik adalah sewaktu menjelang masuk Manokwari. Dijadwalkan tiba pukul 07.30 waktu Indonesia Timur artinya beda 2 jam dengan Jakarta. Jam waktu Jakarta adalah 05.30. Terlihat dari jendela udara diluar masih gelap sewaktu terbangun. Tetapi begitu melihat kearah depan pesawat terlihat dari jauh udara sudah terang. Berarti ada yang gelap dan ada yang putih. Dibelakang gelap tetapi didepan terang. Wow fantastik sekali. Suatu poemandangan yang indah sekali. Mau ambil kamera ternyata tidak terbawa, justru yang terbawa chargernya saja. Waduh rugi besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian setelah memasuki udara terang berarti sudah memasuki tanah Papua atau Papua Barat. Saya mencoba melihat kebawah, kelihatan daratan Papua ini penuh dengan pegunungan atau bukit bukit tetapi tidak kelihatan adanya rumah rumah. Setelah itu terlihat adanya landasan pesawat terbang. Oh ini lapangan perintis diarea pegunungan atau bukit bukit yang selama ini saya baca di media massa. Kok tidak kelihatan rumah rumahnya. &lt;br /&gt;Kemudian disaat mau mendarat saya melihat pesawat terbang itu memasuki bandara Manokwari berputar dari arah laut sehingga tidak kelihatan adanya perumahan lazimnya suatu kota. Langsung terpikirkan kalau kota Manokwari itu sangat kecil. Begitu sudah mau menginjakkan rodanya kelandasan baru terlihat adanya perumahan.&lt;br /&gt;Ternyata area bandara itu tidak ada batas batas sebagai lazimnya landasan pesawat terbang. Sehingga terlihat begitu mudahnya penduduk melewati landasan dan terlihat juga beberapa masyarakat Papua Barat menikmati turunnya pesawat diudara pagi ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah tiba sayapun turun dan dijemput oleh rekan rekan dari Pelti Provinsi Papua Barat. Muncul pertama Willem Wamaty SH dan Ferry Manoppo. Langsung masuk ruang VIP. Sayapun teringat selama ini kalau berkunjung kedaerah disambut ke ruang VIP yaitu di Banda Aceh, kemudian Surakarta sewaktu diundang oleh Kombes Pol Yoce Mende selaku Kapolwil Surakarta dan ini yang ketiga. Menunggu kehadiran Ketua Pengprov Pelti Papua Barat yang baru Sius Dowansiba SE yang merupakan putra asli Manokwari.&lt;br /&gt;Setelah itu berangkat ke Swiss-BelHotel di Manokwari. Inilah pertama kali saya menginjakkan kaki ke daratan Papua di Manokwari.&lt;br /&gt;Setelah check in langsung sarapan pagi bersama dihotel tersebut, dan setelah itu saya minta acara siang ini yaitu rencana gladi resik pelantikan. Dan menanyakan siapa yang hadir dari KONI Provinsi Papua Barat. Sayapun sampaikan jika yang datang Ketua Umum KONI Papua Barat maka naskah pelantikan dibacakan oleh Ketua Umum KONI Prov Papua Barat. Tetapi dapat laporan diwakilkan oleh Wakil Ketua KONI Prov Papua Barat Yan Renwarin yang saya kenal karena sering ikuti Rapat KONI Pusat di Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah selesai acara gladi resik dalam waktu singkat, maka saya diberi kesempatan pergi melihat lihat koya Manokwari yang saya baru tahu disebut kota Injil. Bersama salah satu rekan pengurus Pelti saya dibawanya melihat pantai yang saya perhatikan ada ombak dan angin kencang yang merupakan imbas dari Tsunami di Jepang&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3746622095216415652-8910366197658053906?l=afraturandang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://afraturandang.blogspot.com/feeds/8910366197658053906/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3746622095216415652&amp;postID=8910366197658053906' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/8910366197658053906'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/8910366197658053906'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://afraturandang.blogspot.com/2011/03/pertama-kali-menginjakkan-kaki-ditanah.html' title='Pertama kali menginjakkan kaki ditanah Papua'/><author><name>AFR</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01220833789333873360</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_c_SIwpZEocc/SpDkPpX0atI/AAAAAAAAA6k/YMmKv46V-rU/S220/foto+AFR+di+P+Raya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3746622095216415652.post-5250452083068887913</id><published>2011-03-18T00:34:00.000-07:00</published><updated>2011-03-18T01:06:32.157-07:00</updated><title type='text'>Mendapat Tugas ke Papua Barat</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jakarta, 17 Maret 2011&lt;/span&gt;. Setelah selesai lakukan perjalanan ke Papua Barat , baru bisa mengisi blogger ini. Ketika mendapatkan tugas mewakili Ketua Umum PP Pelti ke Manokwari yang saya baru tahu dikenal sebagai kota Injil di Papua, sayapun merasa bangga juga karena belum pernah saya lakukan ataupun rekan rekan lainnya di PP Pelti bisa melantik Pengprov Pelti tanggal 12 Maret 2011. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanggal 11 Maret 2011, saya diminta datang kerumah kediaman Martina Widjaja di Ragunan oleh Zandra karena mau mendapatkan laporan persiapan pelantikan Pengprov Pelti Papua Barat dan Sulawesi Selatan. Sayapun siap pukul 16.00. Pikiran sudah tidak tenang karena saya malam itu berangkat ke Papua Barat jam 22.30.Pikiran tidak tenang karena melihat macetnya Jakarta jika mau ke bandara.&lt;br /&gt;Tunggu punya tunggu Zandra yang juga mau datang, saya diberitahu Martina agar nonton TV aja dulu melihat kejadian Tsunami di Jepang. Dalam hati saya katakanapa hubungannya dengan materi rapat sore ini. Ternyata di TV disebutkan kalau dampaknya akan datang juga ke Papua. Sayapun diminta hubungi Pengprov Pelti Papua Barat jika terjadi sesuatu di Manokwari. Karena ini untuk pertama kali bagi saya menginjakkan kaki ke tanah Papua, sayapun belum tahu dimana letaknya Papua, apakah diutara atau selatan kepala burung tanah Papua. Sayapun diminta agar hubungi rekan di Manokwari jam 20.00 karena diperkirakan dampat Tsunami sampai disana sekitar jam itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah selesai jam 18.00 sayapun kembali menuju Senayan untuk simpan kendaraan dan langsung naik taksi ke bandara. Setelah sampai Senayan, jam 20.30 sayapun ke bandara naik taksi tetapi tidak lewat tol dari Senayan , tetapi menuju kebon jeruk dan masuk tol Puri Kembangan, ternyata perkiraan saya tepat karena jalan lancar berbeda dengan tol dalam kota yang macet.&lt;br /&gt;Akhirnya berangkat pukul 22.45 dengan Batavia. Saya pikir pesawat ini langsung ke Manokwari sesuai dengan tiketnya tetapi ternyata transit ke Makassar dulu. Waduh, kapan bisa tidur. Tempat duduk di Batavia Air kurang nyaman sehingga pasti akan alami kesulitan tidur. Akhirnya pesawat bisa berangkat juga&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3746622095216415652-5250452083068887913?l=afraturandang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://afraturandang.blogspot.com/feeds/5250452083068887913/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3746622095216415652&amp;postID=5250452083068887913' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/5250452083068887913'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/5250452083068887913'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://afraturandang.blogspot.com/2011/03/mendapat-tugas-ke-papua-barat.html' title='Mendapat Tugas ke Papua Barat'/><author><name>AFR</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01220833789333873360</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_c_SIwpZEocc/SpDkPpX0atI/AAAAAAAAA6k/YMmKv46V-rU/S220/foto+AFR+di+P+Raya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3746622095216415652.post-5356116489716163305</id><published>2011-03-07T08:19:00.000-08:00</published><updated>2011-03-07T08:36:46.365-08:00</updated><title type='text'>Talk Show AYO INDONESIA di Hard Rock FM</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jakarta, 7 Maret 2011.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt; Kalau mendengar Talk Show, tentunya semua pihak sudah mengenalnya sebagai salah satu upaya dilakukan dengan mengundang komentar dari pendengarnya. Saya hari ini mengikuti acara Talk Show yang dilakukan oleh Radio Hard Rock FM di Gedung Sarinah Thamrin. Bersama dengan petenis nasional Ayu Fani Damayanti sebagai bintangnya sedang saya diminta sebagai nara sumbernya.&lt;br /&gt;Ikut dalam acara talk show ini di media massa bukan untuk pertama kali. Pertama kali sewaktu acara di ANTEVE beberapapuluh tahun silam dengan materi yang tidak berhubungan dengan olahraga. Waktu itu topiknya adalah Istri bekerja, dengan pembawa acaranya Tika Bisono.&lt;br /&gt;Kali ini dalam rangka PR campaign dari program &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Ayo Indonesia&lt;/span&gt;, maka dengan bintang tenis yang digunakan adalah Ayu Fani Damayanti maka program Ayo Indonesia yang sebenarnya dengan tujuan membantu olahraga Indonesia yang selama ini alami kesulitan didalam menggalang sponsor. Ini program dilakukan oleh swasta bukan oleh KONI ataupun Pemerintah. &lt;br /&gt;Program ini pertama kali diperkenalkan kepada saya tahun lalu dimana dimintakan satu petenis top yang akan dimasukkan kedalam program Ayo Indonesia. Jika atlet tersebut sudah masuk dalam program Ayo Indonesia maka atlet tersebut akan mendapatkan dana rutin setiap bulannya kerekening langsung ke atlet. Waktu itu saya menyodorkan petenis nasional putra dan putri . Tetapi karena yang dipilih baru satu atlet maka dipilihlah oleh mereka Ayu Fani Damayanti karena saat itu Ayu sebagai peringkat tertinggi dari petenis nasional putri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi dalam hal ini kendala atlet dalam financialnya sudah bisa diatasi dengan bantuan ini.Sebagai kompemsasinya atlet tersebut harus bersedia digunakan sebagai icon produk sponsor yang digalang oleh penggagas Ayo Indonesia yaitu Densko Sport Indonesia. Tahun lalu sebenarnya Ayo Indonesia ditargetkan untuk persiapan SEA Games 2011 di Jakarta dan Palembang.&lt;br /&gt;Sebenarnya dengan adanya pihak swasta yang peduli terhadap olahraga ini dimanfaatkan baik baik oleh masyarakat olahraga. Tetapi dalam perjalanannya tidak semudah yang kita perkirakan. Karena apa, seperti yang saya ungkapkan karena si pelaku olahraga ini bukanlah seorang profesional sejati didunia olahraga. Akibatnya persetujuan dicapai ditingkat tinggi tetapi dalam pelaksanaan tidak dijalankan oleh pelaku dibawahnya. Inilah dunia olahraga kita.&lt;br /&gt;Saya sendiri salam percakapan dengan rekan2 penggagas Ayo Indonesia ini sampaikan kalau gaungnya Ayo Indonesia itu jalan ditempat bahkan tidak terdengar kecuali beberapa kali di iklan TV saja.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3746622095216415652-5356116489716163305?l=afraturandang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://afraturandang.blogspot.com/feeds/5356116489716163305/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3746622095216415652&amp;postID=5356116489716163305' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/5356116489716163305'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/5356116489716163305'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://afraturandang.blogspot.com/2011/03/talk-show-ayo-indonesia-di-hard-rock-fm.html' title='Talk Show AYO INDONESIA di Hard Rock FM'/><author><name>AFR</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01220833789333873360</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_c_SIwpZEocc/SpDkPpX0atI/AAAAAAAAA6k/YMmKv46V-rU/S220/foto+AFR+di+P+Raya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3746622095216415652.post-218829878751546881</id><published>2011-03-05T18:59:00.001-08:00</published><updated>2011-03-05T19:25:43.665-08:00</updated><title type='text'>Masalah Training camp 2011</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jakarta, 5 Maret&lt;/span&gt; 2011. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Memasuki tahun 2011 seperti tahun lalu ada satu program yang menarik yaitu training camp untuk KU 10 tahun dan 12 tahun. Kalau tahun lalu idea ini oleh Ketua Umum PP Pelti Martina Widjaja disampaikan langsung kepada saya. Waktu itu ada keinginan petenis luar Jakarta atau Jawa, karena saya sering buat turnamen RemajaTenis diluar Jawa seperti Cirebon, Medan, Mataram, Sumbawa Besar (Des 2009-April 2010). Dari kota kota tersebut memang saya sempat memperhatikan bakat bakat petenis daerah dikelompok uur tersebut. Masalah terpenting didaerah tersebut adalah minimnya pengetahuan pelatih daerah tersebut atas perkembangan tenis ini. Contohnya, saya lihat anak di KU 10 tahun menggunakan raket dewasa seperti yang dilihat di televisi atau gambar gambar petenis dunia. &lt;br /&gt;Langsung saat itu saya buat daftar dari petenis daerah, saya melirik ke Mataram, Sumbawa Besar. Maka saya temukan sekitar 10 nama petenis daerah Nusa Tenggara Barat tersebut. Dibutuhkan KU 10 sebanyak 10 petenis demikian pula KU 12 butuh 10 petenis. Tetapi setelah saya komunikasikan ke pelatih didaerah tersebut ternyata yang dari Selong, Lombok Timur berhalangan hadir. Sayang, peluang dilepas. Karena petenis putri dari Lombok Timur cukup bagus dan waktu itu di Sumbawa Besar, saya dan adik Alfred Henry Raturandang selaku pelatih melihat sendiri atlet2 tersebut. Jadi ada rekomendasi dari pelatih Alfred maka sayapun mengundang mereka. Begitu juga saya melihat di Banjarmasin ada petenis kidal sewaktu ikuti Piala Ferry Raturandang di Palangka Raya Kalimantan Tengah. Begitulah sekilar gambaran mempersiapkan petenis yang diundang ke Training camp.Disampig itu saya konsultasikan juga dengan rekan Aga Soemarno dan Terry Soegiyanti (Semarang) karena mereka juga  orang tua yang sering ikuti turnamen turnamen diluar Jakarta. Maka muncullah nama nama tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun 2011, program ini masih ada. Setelah berkonsultasi dengan Ketua Umum PP Pelti, maka saya ada gambaran yaitu sama seperti tahun lalu. Tetapi yang diundang adalah yang belum pernah ikut training camp tahun 2010. Disini tujuannya adalah hanya membedah kekurangan kekurangan petenis usia dini, dimana kekurangan ini akan disampaikan tertulis kepada pelatihnya sendiri setelah kembali ke daerah masing masing.&lt;br /&gt;Diawali dengan lakukan pertandingan antara mereka sendiri selama 3 hari  disaksikan oleh pelatih ITF Suresh Menon, sehingga hasilnya sekitar 15-20 anak diundang masuk training camp di Rumah Kediaman Ketua Umum PP Pelti di Ragunan. Sebelum masuk camp, maka semua beaya merupakan tanggungan sendiri. Tetapi jika sudah masuk camp, maka selama 10-12 hari dalam camp disediakan penginapan atlet dirumah Ketua umum PP Pelti yang memiliki fasilitas [penginapan memadai. Tetapi yang harus diingat kalau orangtua pendamping tidak boleh ikut menginap disana.&lt;br /&gt;Nah, siapakah saja yang kira kira akan diundang, tetapi saya sudah memilikinya berdasarkan pengamatan saya dibeberapa turnamen. Nama nama ini dinominasikan kebeberapa teman lainnya sehingga tidak menimbulkan kecemburuan dari masyarakat tenis. Memang ada email yang saya terima dari daerah daerah yang sayangnya petenis yang diminta itu sudah pernah ikuti training camp tahun lalu.&lt;br /&gt;Untuk tahun 2011, saya harus konsultasi dengan Suresh Menon tetang waktunya di Jakarta. Rencana sebenarnya 1-3 April 2011 seleksi tanding untuk dilihat langsung oleh Suresh Menon dan 4 April langsung masuk camp di Ragunan. Masalah waktu ini perlu dibicarakan dengan Suresh Menon sendiri. Tanggal tersbut bisa saja berubah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Program ini sebenarnya ada yang menganggap negatip saja tetapi lupakalau tujuan sebenarnya hanya mau membedah kekurangan dan kelebihan talit tenis usia dini. Saya sendiri awalnya sama seperti mereka kurang sepakat dengan training camp ini tetapi setelah melihat jalannya training camp yang pertama ternyata saya melihat positipnya.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3746622095216415652-218829878751546881?l=afraturandang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://afraturandang.blogspot.com/feeds/218829878751546881/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3746622095216415652&amp;postID=218829878751546881' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/218829878751546881'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/218829878751546881'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://afraturandang.blogspot.com/2011/03/masalah-training-camp-2011.html' title='Masalah Training camp 2011'/><author><name>AFR</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01220833789333873360</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_c_SIwpZEocc/SpDkPpX0atI/AAAAAAAAA6k/YMmKv46V-rU/S220/foto+AFR+di+P+Raya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3746622095216415652.post-1340407050526680949</id><published>2011-03-01T20:58:00.000-08:00</published><updated>2011-03-01T23:31:16.942-08:00</updated><title type='text'>Ngobrol tentang status Turnamen</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jakarta, 1 Maret 2011.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Pertanyaan masalah status suatu turnamen selalu datang kepada saya. Karena ada kebimbangan masyarakat terhadap promosi turnamen yang mengklaim  merupakan TDP (Turnamen Dakui Pelti). Untuk tidak menjatuhkan turnamen tersebut saya lebih baik bersikap netral saja dengan tujuan agar turnamen tersebut bisa berjalan dengan baik sehingga salah satu kebutuhan atlet terhadap turnamen bisa dipenuhi.&lt;br /&gt;Hal ini saya sampaikan kepada rekan rekan yang datang kepada saya di Senayan. Rekan2 tersebut adalah Goenawan Tedjo dan Satria Negara.&lt;br /&gt;"Untuk mendapatkan pengakuan sebagai Turnamen Diakui Pelti itu sangat mudah, cukup dengan mengisi formulir Pendaftaran TDP yang disediakan oleh PP Pelti, kemudian akan dikeluarka oleh PP Pelti surat pengakuan dalam bentuk Surat Keputusan PP Pelti yang akan ditanda tangani oleh Ketua Umum." ujar saya kepada mereka.&lt;br /&gt;Memang saya diberitahu kalau Satria belum lama ini sudah mengirim surat kepada PP Pelti minta pengakuannya dan juga oleh Bidang Pertandingan melalui  Slamet Widodo selaku administrator Pertandingan telah kirimkan formulir pendaftaran TDP melalui email. Ternyata email tersebut tidak diterima oleh Satria Negara karena dikirimkan ke rekannya Satria Negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, jika bulan Maret mau adakan turnamen maka ajukan sekarang saja dan isi formulirnya. Fee hanya Rp. 750.000 setiap TDP Nasional Yunior. Dan persyaratan lainnya adalah harus ada Referee dan wasit yang digunakan setiap matches babak final saja." demikian penjelasan saya kepada mereka berdua. Disamping itu juga saya sampaikan agar memberikan pelayanan yang terbaik kepada peserta.  Kalau mau hanya statusnya Persami maka tidak diperlukan minta ijin, cukup saja kirimkan laporan hasil pertandingannya yang lengkap artinya kirim juga bagan undiannya, bukan hanya hasil akhir saja. Persami ada poin juga dikonversikan ke PNP yang nilainya sangat rendah. S"Sebagai contoh juara di Persami dapat angka 16, maka dikonversikan ke PNP nilainya menjadi 1,6. "&lt;br /&gt;Kemudian saya beritahukan kepada mereka selama saya kirimkan SMS tentang piala FR selalu saya sebutkan Persami FR bukan TDP FR. Hal ini diakui mereka berdua yang sudah mengenal turnamen Persami Piala Ferry Raturandang beberapa tahun silam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3746622095216415652-1340407050526680949?l=afraturandang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://afraturandang.blogspot.com/feeds/1340407050526680949/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3746622095216415652&amp;postID=1340407050526680949' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/1340407050526680949'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/1340407050526680949'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://afraturandang.blogspot.com/2011/03/ngobrol-tentang-status-turnamen.html' title='Ngobrol tentang status Turnamen'/><author><name>AFR</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01220833789333873360</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_c_SIwpZEocc/SpDkPpX0atI/AAAAAAAAA6k/YMmKv46V-rU/S220/foto+AFR+di+P+Raya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3746622095216415652.post-1993143693553681386</id><published>2011-02-27T22:39:00.000-08:00</published><updated>2011-02-27T22:52:20.306-08:00</updated><title type='text'>Turnamen Disebut TDP</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jakarta, 27 Februari 2011.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Saya sering terima pertanyaan dari masyarakat tenis masalah status suatu turnamen yang akan berlangsung. Hari inipun saya masih terima pertanyaan tersebut. Tetapi saya tidak menjawab, kuatir akan timbul seolah olah turnamen tersebut tidak perlu diikuti. Karena namanya turnamen itu kebutuhan atlet, dimana dibutuhkan sarana pertandingan sebagai ajang latih tanding atlet. Tetapi ada juga yang bertujuan mencari PNP melalui turnamen diakui Pelti.&lt;br /&gt;Hari ini setelah berlangsung turnamen tersebut maka saya hanya kemukakan kalau untuk menjadi TDP Nasional maka persyaratannya adalah mengisi Formulir Pendaftaran TDP yang sudah disediakan oleh PP Pelti, setelah diterima oleh PP Pelti maka akan dikeluarkan Surat Keputusan dari Ketua Umum PP Pelti. Setelah keluar SK tersebut maka turnamen tersebut dimasukan dalam Kalender TDP 2011.&lt;br /&gt;Memang ada turnamen yang sudah melaporkan rencana tersebut, tetapi setelah diberitahu harus mengisi formulir pendaftaran TDP ternyata tidak ada balasannya sampai turnamen itu sudah berlangsung belum ada tanda tanda untuk mengisi formulir pendaftarannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang perlu diketahui adalah semua turnamen yang akan mendapatkan angka untuk PNP ada 2 macam, yaitu turnamen Persami dan TDP Nasional. Kalau Persami tidak perlu melaporkan tetapi untuk mendapatkan poin PNP maka laporkan saja hasil lengkap. Lengkap yang dimaksud adalah hasil Draw seutuhnya dimana terlihat jelas kalah menangnya atlet. Disini berbeda dengan TDP Nasional yaitu harus keluar SK Pelti baru disebut TDP Nasional.&lt;br /&gt;Tetapi tidak perlu kuatir jika turnamen tersebut tidak mengisi formulir pendaftaran TDP, tetap saja turnamen tersebut akan mendapatkan poin Persami saja. &lt;br /&gt;Memang dalam promosi turnamen tersebut sering disebutkan kalau TDP, tetapi yang harus diketahui adalah pengakuan PP Pelti dalam bentuk SK Ketua Umum PP Pelti. Perbedaan TDP Nasional dengan Persami adalah poin PNP dimana TDP Nasional jauh lebih besar dibandingkan Persami. &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3746622095216415652-1993143693553681386?l=afraturandang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://afraturandang.blogspot.com/feeds/1993143693553681386/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3746622095216415652&amp;postID=1993143693553681386' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/1993143693553681386'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/1993143693553681386'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://afraturandang.blogspot.com/2011/02/turnamen-disebut-tdp.html' title='Turnamen Disebut TDP'/><author><name>AFR</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01220833789333873360</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_c_SIwpZEocc/SpDkPpX0atI/AAAAAAAAA6k/YMmKv46V-rU/S220/foto+AFR+di+P+Raya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3746622095216415652.post-5432287923081615924</id><published>2011-02-27T07:26:00.000-08:00</published><updated>2011-02-27T07:32:06.282-08:00</updated><title type='text'>Kartu Tanda Anggota Pelti bisa tanyakan ke Pelti</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jakarta, 27 Februari 2011&lt;/span&gt;. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Pelti sedang galak galakan soal Kartu Tanda Anggota (KTA) Pelti sebagai persyaratan peserta untuk ikuti TDP Nasional. Sayapun meminta kepada rekan rekan RemajaTenis agar juga membantu mengumpulkan formulir KTA bagi yang belum mempunyainya. Dan cukup banyak yang sudah terkumpul. Sekarang masalahnya bagaimana hasil dari pembuatan KTA Pelti tersebut. Ternyata sudah banyak yang selesai tetapi belum diambil atau dbagikan. Sayapun mencoba membantu dengan membagikan kepada penyelenggara RemajaTenis sewakltu dilaksanakan.&lt;br /&gt;Tetapi saya juga berikan data KTA yang sudah selesai akhir ini yang mana dikumpulkan melalui RemajaTenis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu sebaiknya petenis bisa menanyakan langsung ke PP Pelti melalui telpon 021 5710298 ditujukan ke Agus Widagdo soal KTA tersebut. Jika sudah ada catat saja nomernya sehingga sewaktu mendaftarkan di Turnamen cukup menyebutkan nomornya saja karena Referea akan memeriksa juga dalam daftar pemegang KTA Pelti yang akan dibagikan kepada setiap Referee.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3746622095216415652-5432287923081615924?l=afraturandang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://afraturandang.blogspot.com/feeds/5432287923081615924/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3746622095216415652&amp;postID=5432287923081615924' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/5432287923081615924'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/5432287923081615924'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://afraturandang.blogspot.com/2011/02/kartu-tanda-anggota-pelti-bisa-tanyakan.html' title='Kartu Tanda Anggota Pelti bisa tanyakan ke Pelti'/><author><name>AFR</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01220833789333873360</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_c_SIwpZEocc/SpDkPpX0atI/AAAAAAAAA6k/YMmKv46V-rU/S220/foto+AFR+di+P+Raya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3746622095216415652.post-1110755185549110494</id><published>2011-02-27T07:20:00.000-08:00</published><updated>2011-02-27T07:25:46.006-08:00</updated><title type='text'>Puas setelah lihat sendiri</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jakarta, 27 Februari 2011&lt;/span&gt;. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Dua hari lalu saya sempat bertemu dengan salah satu orangtua petenis yang datang dari Kediri. Saat itu maksudnya datang ke Senayan untuk melihat PNP putrinya yang menurut dia sebelumnya tidak masuk akal hasilnya seperti tidak ada perubahan sedangkan prestasinya menurut dia dibeberapa turnamen terakhir ada kenaikan prestasi.&lt;br /&gt;Setelah melihat dan mendengar sendiri penjelasan dilakukan oleh Agus Widagdo yang menangani PNP (Peringkat Nasional Pelti), diapun baru mengerti.&lt;br /&gt;"Ternyata cukup jelas sekali apa yang ada di komputer Pelti. Bisa lihat hasil yang didapat oleh petenis disetiap turnamen." ujarnya kepada saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang selama ini banyak tudingan miring jatih ke Pelti karena dianggap PNP selama ini tidak transparan. Bahkan lebih sadis lagi dimunculkan rumor bahwa PNP bisa dibeli. Begitulah kecaman yang muncul selama ini. Bahkan rumor ini dimunculkan oleh orang Jakarta sendiri. Coba kalau mau datang lihat sendiri ke Pelti maka bisa didapatkan data data yang diinginkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Salah besar kalau dikatakan PNP itu tidak benar selama ini. Coba datang saja lihat ke Pelti pasti dapat." ujarnya kepada saya.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3746622095216415652-1110755185549110494?l=afraturandang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://afraturandang.blogspot.com/feeds/1110755185549110494/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3746622095216415652&amp;postID=1110755185549110494' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/1110755185549110494'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/1110755185549110494'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://afraturandang.blogspot.com/2011/02/puas-setelah-lihat-sendiri.html' title='Puas setelah lihat sendiri'/><author><name>AFR</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01220833789333873360</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_c_SIwpZEocc/SpDkPpX0atI/AAAAAAAAA6k/YMmKv46V-rU/S220/foto+AFR+di+P+Raya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3746622095216415652.post-1563316487462539567</id><published>2011-02-27T07:02:00.001-08:00</published><updated>2011-02-27T07:18:23.196-08:00</updated><title type='text'>Selenggarakan saja turnamen didaerah sendiri</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jakarta, 27 Februari 2011&lt;/span&gt;. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Mencoba agar turnamen sebagai kebutuhan petenis bisa diselenggarakan disetiap daerah adalah pekerjaan yang tidak mudah. Setiap kali bertemu dengan masyarakat "gila" tenis yang datang jauh jauh ke Jakarta ataupun kota lainnya di Pulau Jawa, saya selalu memberikan masukan atau menghimbau agar mereka bisa juga selenggarakan suatu turnamen tenis didaerahnya sendiri. &lt;br /&gt;Dengan selenggarakan turnamen didaerahnya sebenarnya banyak keuntungan bisa didapat oleh daerah tersebut, bukan hanya dampaknya terhadap pertenisan saja tetapi bisa dinikmati oleh masyarakat non tenis sendiri seperti hotel, usaha transportasi, restoran dll.&lt;br /&gt;Kenapa sampai daerah tersebut tidak ada turnamen tenis? Karena selama ini semua tanggung jawab itu dilimpahkan kepada induk organisasi tenis yaitu Pelti didaerah tersebut. Kalau menurut saya hal seperti ini harus dirubah, karena masyarakat sendiri bisa lakukan hal ini, sedangkan Pelti sebagai fasilitatornya saja. Bukan karena saya masih duduk dikepengurusan Pelti maka saya bisa berkata demikian. Karena saya sendiri sudah lakukan sebagai penyelenggara turnamen tenis sewaktu tidak duduk dalam kepengeurusan Pelti.&lt;br /&gt;Tetapi memang tidak semua petinggi Pelti didaerah itu mau menerimanya. Masih ada juga rekan kita di Pelti daerah merasa semua pelaksana turnamen harus minta ijin ke Pelti. Ini yang menurut saya sedikit keliru.&lt;br /&gt;Saya sendiri pernah alami sedikit gangguan sewaktu selenggarakan RemajaTenis disalah satu kota di Jawa ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada satu masalah yang cukup memberatkan selaku penyelenggara turnamen adalah masalah beaya. Menurut pengamatan saya, 30 % beaya itu dari SDM, 30-40 % hadiah dari seluruh beaya turnamen. Jadi bisa dibayangkan betapa besarnya beaya dibutuhkan suatu turnamen. Dengan bekal seperti ini saya mencoba buat konsep turnamen yang meringankan penyelenggara yang tidak tergantung dari adanya sponsor yang saat ini sudah sulit didapat. Yaitu melalui Piala Ferry Raturandang dan sekarang RemajaTenis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaiknya masyarakat bisa kumpulkan beberapa pecinta tenis untuk bersama sama mencari dana, daripada secara perorangan kirimkan atletnya ikuti turnamen diluar daerahnya. Ikut serta beberapa atlet keluar daerah jika dihitung beaya yang dikeluarkannya sudah bisa selenggarakan turnamen didaerahnya sendiri. Dan yang bisa nikmati lebih banyak lagi atlet daerah tersebut.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3746622095216415652-1563316487462539567?l=afraturandang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://afraturandang.blogspot.com/feeds/1563316487462539567/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3746622095216415652&amp;postID=1563316487462539567' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/1563316487462539567'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/1563316487462539567'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://afraturandang.blogspot.com/2011/02/selenggarakan-saja-turnamen-didaerah.html' title='Selenggarakan saja turnamen didaerah sendiri'/><author><name>AFR</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01220833789333873360</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_c_SIwpZEocc/SpDkPpX0atI/AAAAAAAAA6k/YMmKv46V-rU/S220/foto+AFR+di+P+Raya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3746622095216415652.post-221337687899461871</id><published>2011-02-26T20:21:00.000-08:00</published><updated>2011-02-26T20:34:40.861-08:00</updated><title type='text'>Tidak lakukan lagi</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jakarta, 26 Februari 2011&lt;/span&gt;. D&lt;span style="font-style:italic;"&gt;alam beberapa bulan ini saya sering menerima SMS ataupun email dan juga Facebook tentang kalender TDP 2011. Harus saya akui kalau tahun sebelumnya saya yang mengedarkan kalender TDP keseluruh masyarakat tenis mulai dari Pelti dari Pusat, Provinsi, Kabupaten, Kotamadya dan juga klub tenis, pelatih tenis maupun petenis yang memiliki email. Begitu juga rekan rekan anggota pengurus Pelti diseluruh tingkatan. Bahkan kalau ada TDP baru masuk, langsung saya buatkan dan kirimkan secepatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa sekarang saya tidak lakukan lagi? Padahal dulu setiap bulan minimal 2 kali saya kirimkan kalender TDP keseluruh Pelti Provinsi, Kabupaten, Kotamadya, Klub, pelatih dan orangtua maupun  petenis.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3746622095216415652-221337687899461871?l=afraturandang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://afraturandang.blogspot.com/feeds/221337687899461871/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3746622095216415652&amp;postID=221337687899461871' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/221337687899461871'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3746622095216415652/posts/default/221337687899461871'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://afraturandang.blogspot.com/2011/02/tidak-lakukan-lagi.html' title='Tidak lakukan lagi'/><author><name>AFR</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01220833789333873360</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_c_SIwpZEocc/SpDkPpX0atI/AAAAAAAAA6k/YMmKv46V-rU/S220/foto+AFR+di+P+Raya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
